Tatler Best Indonesia 2025 untuk pertama kalinya mempersembahkan 20 restoran luar biasa yang telah menetapkan standar dalam hal keunggulan, inovasi, dan pengalaman bersantap tak terlupakan di kota-kota destinasi gastronomi Nusantara.
Dunia kuliner Indonesia terus berkembang dengan pesat, diperkaya oleh penghormatan mendalam terhadap warisan kuliner, budaya, semangat inovatif, bakat global, serta apresiasi yang semakin luas terhadap kualitas bahan-bahan lokal terbaik.
Mulai dari restoran modern Indonesia dengan pendekatan progresif hingga konsep fine dining farm-to-table yang melampaui batas, restoran-restoran terdepan di Jakarta dan Bali tengah mendefinisikan kembali makna santapan yang sesungguhnya—di mana cita rasa, layanan yang hangat dan professional, desain, dan suasana, menyatu dalam harmoni yang meninggalkan kesan mendalam.
Tatler Dining Guide pertama diluncurkan pada tahun 1993. Sejak itu, kami telah menjadi panduan tepercaya bagi para penikmat kuliner yang berkelas, dengan kurasi restoran terbaik tanpa sistem peringkat. Panduan ini dibuat dengan menggabungkan wawasan dari panel pakar industri dan sosok-sosok berpengaruh dalam dunia kuliner yang menominasikan dan memilih restoran-restoran paling menarik, berpengaruh, dan menginspirasi.
Dengan penekanan pada keunggulan dan keberagaman, daftar Tatler Best 20 Restaurants merayakan lanskap kuliner Indonesia yang paling istimewa—di mana setiap detail, dari amuse-bouche pertama hingga manisnya hidangan penutup, dirancang untuk meninggalkan kesan yang mendalam.
1. Apéritif
Apéritif adalah destinasi fine dining di Ubud yang mengundang Anda memasuki era glamor tahun 1920-an—dengan interior elegan dan atmosfer hangat berbalut keramahan Bali. Rangkaian menu degustation mereka, mulai dari Signature, Avant-Garde, hingga Vegan, dirancang dengan presisi tinggi oleh Executive Chef Nic Vanderbeeken dan timnya. Setiap sajian merupakan perpaduan gaya kuliner Eropa modern dan cita rasa Asia yang tanpa batas—atau yang mereka sebut sebagai borderless cuisine. Dengan koleksi wine terkemuka dan pelayanan yang sempurna, Apéritif tak hanya menyajikan santapan—ia mengundang tamu untuk berdandan dan menikmati sebuah malam dengan pengalaman gastronomi yang sulit dilupakan.

Above Ruang makan utama Apéritif di Ubud, Bali
2. August
Didirikan oleh Hans Christian dan Budi Cahyadi, August di Kawasan SCBD Jakarta, terasa seperti rumah yang hangat. Tidak ada kesan angkuh, hanya pengalaman kuliner yang nikmat dan pelayanan ramah khas Indonesia. Ruang makan dan dapur yang terbuka tidan berjarak, hingga tamu dapat melihat dinamika dapur saat para koki terbaik tanah air menyiapkan hidangan untuk mereka. Kesempuranaan tasting menu di restoran ini juga dicapai berkat kepiawaian pastry chef Ardika Dwitama dalam menciptakan makanan penutup yang berkesan. Kohesi antara tim front-of-the-house dengan tim dapur yang berjalan dengan seamless, turut menjadikan August sebuah pengalaman makan yang berkesan. Tidak heran mengapa para panelis memilih restoran ini sebagai pemenang Restaurant of the Year pada Tatler Best Indonesia 2025.
Above Salah satu menu andalan di August

Above Hans Christian dan Budi Cahyadi dari August
3. Bar Vera
Berlokasi tepat di jantung Pererenan, Canggu, bistro dan wine bar ini adalah manifestasi elegan dari visi Chef Benjamin Cross yang menyatukan teknik klasik Prancis dengan bahan lokal dalam suasana yang santai namun bergaya. Tamu hendaknya datang sebelum gelap, memesan salah satu martini koktail andalan dari Bar Vera, dan perlahan menikmati berbagai santapan dari a la carte menu, yang ideal datang dalam ukuran kecil hingga cukup besar untuk dibagi.
4. Costa
Cita rasa hasil laut dan daratan khas Catalonia dihadirkan dalam restoran bergaya Mediterania di bilangan Gunawarman. Costa yang dipimpin oleh Chef Ryan Theja ini menyajikan menu inovatif bertema mar i muntanya—harmoni antara laut dan pegunungan—melalui bahan-bahan segar lokal dan sentuhan kuliner Spanyol yang otentik. Interior dengan dapur terbuka dan bar menciptakan suasana inklusif, sebuah ruang tempat ide dan rasa saling berpadu. Banyak hidangan dirancang untuk dinikmati bersama, mencerminkan tradisi makan kolektif khas budaya Catalan.

Above Ruang makan Costa dengan sentuhan Mediterania di Jakarta
5. Cuca
Chef Kevin Cherkas dan Virginia Entizne telah membuktikan diri sebagai pasangan sekaligus pemilik restoran yang tangguh. Sejak membuka Cuca 12 tahun lalu di Jimbaran, mereka berhasil menjadikan tempat ini sebagai destinasi kuliner yang menyajikan comfort food berkualitas fine dining dalam suasana kasual. Berbagai hidangan à la carte yang menggugah selera, dibuat dari bahan-bahan lokal berkualitas tinggi, disajikan dengan plating yang tekstural, humoris, dan penuh warna.

Above Cuca telah buka sejak tahun 2013 di Jimbaran, Bali

Above Kevin Cherkas dan Virginia Entizne
6. Esa
Didirikan oleh Chef Aditya Muskita bersama kedua mitranya, Jessica Eveline dan Kevindra Soemantri, Esa menegaskan diri sebagai pelopor New Jakarta Cuisine—sebuah estetika kuliner yang mengangkat cita rasa Jakarta dan khazanah silang budayanya lewat sajian kontemporer. Restoran ini memadukan nuansa fine‑casual dengan pendekatan visual yang hangat dan berpusat pada open kitchen serta desain interior bak galeri seni. Di atas piring, Esa menafsirkan kembali kekayaan rasa Betawi, Sunda, Tionghoa, dan Eropa melalui menu degustation dengan hidangan khas seperti Besan yang terinspirasi oleh hidangan sayur khas Betawi, Duck Porridge, dan Memories of Copenhagen, dessert yang sarat nostalgia.

Above Esa di SCBD, Jakarta
7. Home by Chef Wayan
Home by Chef Wayan adalah oase kuliner yang tenang di tengah hiruk-pikuk Pererenan. Didirikan oleh Chef Wayan Kresna Yasa, yang telah menimba pengalaman di restoran ternama seperti Blue Hill at Stone Barns di New York dan Acadia di Chicago, restoran ini menyajikan masakan Bali dan Indonesia dalam balutan pendekatan modern, estetika plating terkini, serta sentuhan teknik kontemporer yang tetap menghormati cita rasa asli. Hidangan di sini dirancang untuk dibagi, menghadirkan kehangatan dan rasa yang membangkitkan nostalgia akan masakan rumahan.

Above Cita rasa otentik Bali dengan penyajian modern di Home by Chef Wayan

Above Chef Wayan Kresna Yasa
Home by Chef Wayan
$ $
Jl. Pantai Pererenan No.92, Pererenan, Kec. Mengwi, Kabupaten Badung, Bali 80361
8. Ironplate
Terletak di MD Place, Jakarta, restoran yang dipimpin oleh Chef Patron Andri Dionysius ini menyajikan pengalaman bersantap steakhouse dengan sentuhan Franco-Asia yang berani dan berkelas. Suasana ruang makan Ironplate dirancang dramatis dengan interior bernuansa gelap, tekstur batu alam, dan pencahayaan yang menyoroti panggangan serta para chef yang bekerja. Hidangan dimasak langsung di atas iron grill, tepat di hadapan para tamu. Teknik kuliner Prancis dipadukan dengan cita rasa khas Asia dalam sajian lezat seperti Saucisson en Briochè, Duck à la Kankitsukei, dan penutup manis penuh kejutan helaian bunga mawar, La Vie en Rose.

Above Ironplate, salah satu restoran di Kuningan, Jakarta
9. Jinjoo
Terinspirasi dari kilau Jakarta yang memesona, nama Jinjoo—yang berarti “mutiara” dalam bahasa Korea—merangkum harapan Chef Jin Beom untuk menjadikan restoran ini sebagai permata dalam lanskap kuliner Tanah Air. Chef asal Korea yang pernah bekerja di restoran-restoran ternama seperti Mosu dan TocToc ini menghadirkan sajian avant-garde yang berakar pada warisan kuliner negaranya. Melalui konsep omakase, para tamu diajak menyaksikan secara langsung proses persiapan hidangan mereka di dapur terbuka yang intim dan tanpa sekat.

Above Ruang makan utama di Jinjoo
10. Jung Chan Dining
Jung Chan Dining merupakan pengalaman kuliner yang dipandu oleh Chef Jung Chan-hyuk dan pasangannya, Stella. Beroperasi dari kediaman mereka di Dago Hills, Bandung, restoran ini hanya menerima 12 tamu per sesi dan menawarkan dua pengalaman berbeda dalam satu ruang: enam tamu duduk di chef’s table, berhadapan langsung dengan sang chef, sementara enam tamu lainnya menikmati suasana ruang makan yang elegan. Suhu Dago yang dingin memungkinkan fermentasi bahan-bahan autentik seperti kimchi, makgeolli, dan nuruk, yang menjadi roh dari masakan Korea yang mereka sajikan—sebuah kolaborasi seni rasa dan teknik khas yang tak sekadar menyuguhkan kuliner, tetapi juga dedikasi filosofis dan emosional.

Above Jung Chan Dining yang hangat di Bandung yang sejuk
Jung Chan Dining
$ $ $ $
Jl. Bukit Pakar Timur No.76E, Ciburial, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40198
11. Kindling
Di balik pintu sebuah rumah kolonial tua di Cikini, tersimpan kreativitas Chef Vallian Gunawan, yang menghadirkan Kindling sebagai ruang kuliner hangat bak menjamu sahabat. Bertempat di kediaman pribadi Lily Kasoem—putri pionir industri optik Indonesia—bangunan awal abad ke-20 ini dipugar dengan penghormatan mendalam terhadap elemen desain aslinya. Tamu diajak menikmati tasting menu bercita rasa Asia dengan teknik kuliner Prancis di tiga ruang berbeda, jauh dari citra fine dining yang kerap terasa intimidatif. Crab Custard dengan bafun uni dan saus crab roe, serta Paofan yang disajikan bersama spiny sand lobster, fish maw, dan kacang ginkgo menjadi dua hidangan andalan yang mencuri perhatian. Kesempurnaan cita rasa inilah yang membuat Kindling pantas menjadi salah satu juara Tatler Best Indonesia 2025.

Above Kindling menempati rumah kediaman bersejarah di Cikini, Jakarta Pusat
12. Locavore NXT
Dipimpin oleh duo chef visioner, Eelke Plasmeijer dan Ray Adriansyah, Locavore Nxt hadir sebagai pionir dalam gerakan kuliner berkelanjutan di Indonesia. Bertempat di Lodtunduh, Ubud, restoran ini menawarkan pengalaman gastronomi yang menggugah selera dan kesadaran—mengangkat bahan-bahan lokal terbaik dari petani, nelayan, dan produsen kecil tanah air, lalu mengolahnya dengan teknik kuliner modern yang presisi dan berkelas. Tiap hidangan di destinasi ini bukan sekadar sajian, melainkan narasi progresif yang immersive tentang bagaimana restoran memiliki penting bagi keberlanjutan. Sungguh, sebuah pencapaian yang membuat para panelis Tatler Best Indonesia 2025 terkesan.
Locavore Nxt
$ $ $ $
Jl. A.A. Gede Rai Gang Pura Panti Bija, Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571
13. Lulu Bistrot
Bistro dan bar bergaya Paris ini tampil sebagai destinasi elegan di Canggu, memadukan keanggunan kuliner Prancis dengan semangat tropis khas Bali. Didirikan oleh Rafael Nardo dan dipimpin oleh Head Chef Austin Milana, restoran ini menyajikan hidangan bistro Prancis tanpa pretensi, diperkuat dengan bahan lokal musiman dan sentuhan global. Onion Tarte Tatin, Lamb Bourguignon, dan Steak au Poivre adalah beberapa hidangan andalan di restoran berdesain cantik ini.

Above Desain interior Lulu Bistrot yang molek berhasil membawa suasana Paris ke Canggu
Lulu Bistrot
$ $ $
Jl. Pantai Batu Bolong No.72, Canggu, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361
14. Nusantara by Locavore
Dipimpin oleh Head Chef I Putu Dodik Sumarjana, Nusantara by Locavore menyajikan menu yang menggali resep tradisional dari berbagai daerah, menggunakan teknik memasak klasik dan bahan lokal berkualitas tinggi. Interior restoran yang hangat dan elegan, dengan sentuhan kayu alami dan partisi rotan, menciptakan suasana yang nyaman dan intim. Dengan dedikasi terhadap keberlanjutan dan pelestarian warisan kuliner, restoran di tengah kota Ubud ini menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi bagi para pencinta masakan Indonesia yang ingin merasakan cita rasa otentik dalam suasana menyenangkan.

Above Head Chef I Putu Dodik Sumarjana

Above Welcome snack khas Nusantara by Locavore
15. Pierre
Tersembunyi di tengah hiruk-pikuk kawasan Senopati, Pierre menjelma sebagai ruang elegan yang menawarkan sentuhan Prancis klasik, dengan perhatian terhadap detail serta pelayanan hangat khas The Union Group. Diluncurkan pada tahun 2021 bersama Chef Brandon Foo dari Singapura—yang dikenal dengan keahliannya meracik sajian kuliner Prancis—interior rustic dan antik restoran ini membuat Jakarta seolah melambat sejenak. Warna-warna hangat yang membumi memberikan para tamu sensasi seakan tengah berkunjung ke rumah seorang sahabat di Paris.

Above Interior ruang makan di Pierre, Jakarta
16. Room4Dessert
Surga dessert kreatif yang digerakkan oleh pastry chef Will Goldfarb ini berawal sebagai bar dessert mungil di New York. Sebelas tahun kemudian, Room4Dessert tumbuh menjadi destinasi kuliner utuh di Ubud dengan filosofi banjar (komunitas lokal Bali) sebagai inspirasi. Goldfarb menghadirkan tidak hanya menu tasting dessert yang penuh keajaiban rasa, tetapi juga ruang belajar seperti Academy, butik pastry Powder Room, serta guesthouse Shelter Island. Suasana kompleks ini memancarkan kehangatan melalui elemen alami seperti ubin terakota dan kayu daur ulang, serta kebun hutan mini yang dirancang dengan metode Miyawaki sebagai bentuk komitmen terhadap regenerasi dan keberlanjutan. Room4Dessert telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar restoran—ia menjadi komunitas tempat gastronomi, pendidikan, dan keramahan berpadu dalam harmoni yang penuh makna.

Above Will Goldfarb, pendiri Room4Dessert

Above Prawn Praline, salah satu sajian dari menu terkini, Season 19: The Fight Club
17. Rumari
Di bawah arahan Chef Gaetan Biesuz, Rumari menghadirkan sajian progresif dengan pendekatan organik dan kontemporer, mengusung filosofi 80/20—yakni 80 persen bahan berasal dari Indonesia, sementara sisanya dipilih secara selektif dari luar negeri. Tersedia pilihan menu pencicip (tasting menu) tujuh atau sembilan hidangan. Dengan suasana yang intim dan elegan, restoran ini menjadi tempat ideal untuk menikmati eksplorasi rasa yang berani, diiringi koleksi wine berkelas dunia. Filosofi dan komitmen terhadap penggunaan bahan loka ini menjadikan Rumari mendapat tempat khusus pada Tatler Best Indonesia 2025.
18. SKOOL Kitchen
Berlokasi tepat di atas deburan ombak Pantai Batu Bolong, Skool Kitchen adalah restoran yang merayakan keindahan kuliner dalam nuansa modern. Teknik kuliner primitive cooking berpadu indah dengan estetika modern dining di tangan para koki visioner di bawah bendera Project: BLACK. Hidangan-hidangan disiapkan di dapur terbuka yang menyala dengan bara kayu dan arang, menyulut aroma hangat serta cita rasa autentik dalam setiap sajian. Tempat ini menjadi destinasi yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memikat indera melalui pemandangan laut lepas, karya seni kontemporer, dan suasana intim yang hangat—sebuah bukti bahwa api dapat menghasilkan pengalaman bersantap yang benar-benar menyala.

Above Sunset yang menawan dapat dinikmati dari ruang makan SKOOL Kitchen
19. SU MA
Oase kuliner yang memikat di balik gemerlap urban Blok M, SU MA adalah sebuah destinasi fine dining Asia Timur progresif yang dipimpin oleh Chef Rachel Tjahja dan Pastry Chef Ryan Kim. Restoran ini terletak di lantai dua sebuah bangunan ramping karya Andra Matin, dengan fasad serba putih dan interior minimalis kontemporer yang menerangi ruang makan intim berkapasitas terbatas. Melalui dua pilihan tasting menu eksklusif (7-course atau 10-course), mereka menenun warisan kuliner Cina, Indonesia, dan Korea menjadi narasi multisensori yang lezat. Opsi makanan penutup, Nasi Goreng “Encore”, menjadi kejutan yang berhasil memikat para foodie di Jakarta.
20. YOUNG
Pengalaman bersantap bergaya samrub—hidangan untuk dibagi—dengan sentuhan kontemporer dan teknik memanggang menjadi ciri khas YOUNG. Mengusung konsep menu musiman yang berganti setiap empat hingga lima bulan, para tamu dapat mencicipi khazanah kuliner regional Thailand yang kaya dan beragam. Di balik dapur, Chef Yohans Gozal—dengan pengalaman kuliner internasional dari Singapura hingga Bali—membawa perspektif baru ke restoran yang buka untuk makan siang dan makan malam ini.

Above Fish Gaeng Khiao Wan, masakan regional Thai yang dihadirkan di YOUNG

Above Chef Yohans Gozal dari YOUNG
Credits
Gambar: Foto milik masing-masing restoran















