Di tengah ritme hidup yang semakin cepat dan kompleks, Parag Dhingra, Head of Wealth & Retail Banking Standard Chartered Indonesia, berbagi pandangan mengenai bagaimana struktur, intensi, dan kejelasan (clarity) dapat membantu keluarga affluent Indonesia hidup dengan lebih tenang dan penuh arah. Hari ini, esok, dan selamanya

Bagi banyak keluarga affluent, kekayaan pernah didefinisikan melalui sesuatu yang tampak: portofolio yang bertumbuh, aset yang kian luas, atau bisnis yang diwariskan lintas generasi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, cara pandang itu berubah. Di antara ambisi, mobilitas cepat, dan tekanan hidup modern, muncul kebutuhan baru yang jauh lebih sederhana tetapi justru lebih esensial: kejelasan.

“Banyak orang kini mencari ruang untuk bernapas,” ujar Parag Dhingra. “Mereka ingin merasa tenang, tahu ke mana mereka menuju, dan yakin bahwa keputusan yang mereka buat hari ini sejalan dengan tujuan hidup mereka.”

Baca juga selanjutnya: Parag Dhingra: membangun warisan kekayaan yang bertahan lintas generasi

Tatler Asia
Above Parag Dhingra, Head of Wealth & Retail Banking, Standard Chartered Indonesia berbagi pandangan tentang pentingnya menata kekayaan berdasarkan intensi

Banyak orang kini mencari ruang untuk bernapas. Mereka ingin merasa tenang, tahu ke mana mereka menuju, dan yakin bahwa keputusan yang mereka buat hari ini sejalan dengan tujuan hidup mereka.

- Parag Dhingra -

Dari Aset ke Nilai: Evolusi Cara Pandang Warisan

Pandangan itu terasa relevan dalam keseharian para profesional dan keluarga mapan di kota-kota besar Indonesia. Dengan jadwal yang padat dan arus informasi yang tak pernah berhenti, keputusan finansial tidak lagi berdiri sendiri. Banyak yang menyadari bahwa ketenangan emosional dan arah hidup yang jelas sering kali lebih berharga daripada sekadar pertumbuhan angka di layar.

Menurut Parag, struktur menjadi kunci untuk menciptakan ruang tersebut. Bukan struktur yang kaku, melainkan kerangka berpikir yang membuat langkah seseorang terasa lebih teratur dan tidak tergesa-gesa. Inilah yang menjadi dasar pendekatan Today, Tomorrow, and Forever yang diterapkan Standard Chartered dalam mendampingi klien-kliennya.

“Struktur membantu orang melihat hidup dalam tiga dimensi,” jelasnya. “Today, mereka memastikan kebutuhan jangka pendek terpenuhi. Tomorrow, mereka mempersiapkan aspirasi jangka panjang. Forever, mereka membangun fondasi untuk nilai dan warisan yang ingin mereka tinggalkan.”

Inilah alasan mengapa advisory Standard Chartered menggunakan kerangka Today, Tomorrow and Forever, yang membantu klien memandang kekayaan dengan lebih jelas dan penuh intensi. Today membantu klien mengelola kebutuhan langsung seperti pendidikan, proteksi, dan cicilan properti. Tomorrow mendukung aspirasi jangka panjang melalui portofolio terdiversifikasi. Forever menyiapkan perencanaan warisan yang terstruktur. Pendekatan ini menciptakan keseimbangan dan kejelasan bagi klien.

Tatler Asia
Above Struktur membantu orang melihat hidup dalam tiga dimensi. Memastikan kebutuhan jangka pendek terpenuhi, mempersiapkan aspirasi jangka panjang, dan membangun fondasi untuk nilai dan warisan

Saat Nilai Keluarga Menjadi Kompas Utama

Menurutnya, perubahan paradigma ini muncul seiring kesadaran bahwa hidup modern menuntut lebih dari sekadar kemampuan mengakumulasi. Hidup modern menuntut kejernihan. Para klien affluent Indonesia bukan hanya ingin membuat keputusan tepat; mereka ingin membuat keputusan yang terasa benar untuk diri mereka sendiri, keluarga mereka, dan generasi berikutnya.

Maka jika berbicara tentang warisan, yang diteruskan lebih dari sekadar warisan finansial, tapi juga nilai, prinsip, dan arah hidup. Banyak keluarga kini memasukkan keberlanjutan dalam tiap percakapan. “Mereka tidak hanya bertanya bagaimana aset diwariskan, tetapi apa dampaknya,” jelas Parag. “Itulah mengapa ESG funds, sustainable deposits, dan pendekatan berbasis tujuan menjadi semakin relevan.”

Riset dari Standard Chartered Private Bank pun membuktikan  bahwa perencanaan warisan modern tidak lagi terbatas pada transfer kekayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Keluarga kini semakin fokus pada transfer nilai, perilaku, dan rasa tanggung jawab, bersamaan dengan aset finansial. Ini mencerminkan kesadaran bahwa kemakmuran yang bertahan lama berasal dari keselarasan lintas generasi, tujuan bersama, dan hubungan yang kuat.

Parag juga melihat pergeseran menuju kesejahteraan holistik, di mana kesehatan emosional dan kualitas hubungan memiliki peran yang sama pentingnya dengan rencana investasi. “Ketika seseorang memiliki kejelasan finansial, ia bisa hadir sepenuhnya untuk keluarganya, pekerjaannya, dan dirinya sendiri,” tuturnya. “Struktur memberi rasa aman, dan rasa aman membuka jalan bagi keseimbangan.”

Teknologi turut membantu proses ini. Melalui SC Mobile, klien dapat membandingkan produk, membaca informasi pasar, dan membuat transaksi dengan mudah. Namun Parag menegaskan bahwa teknologi hanya alat, bukan pengganti hubungan manusia. “Konteks keluarga, nilai, dan aspirasi tidak bisa sepenuhnya dibaca oleh algoritma,” katanya. “Peran penasihat tetap penting dalam memberi perspektif dan ketenangan.”

Kekayaan sejati adalah kemampuan untuk hidup dengan niat, menciptakan dampak positif, dan menyiapkan warisan yang mencerminkan nilai Anda

- Parag Dhingra -

Memperkuat Warisan yang Berdampak

Pada akhirnya, Parag percaya bahwa kekayaan yang paling berarti adalah kemampuan untuk hidup dengan niat. Dalam dunia yang bergerak cepat, kejelasan menjadi bentuk kemewahan baru. “Jika keputusan hari ini membantu Anda hidup lebih tenang, mendukung orang-orang yang Anda cintai, dan memberi dampak baik maka itulah kekayaan yang sesungguhnya,” ujarnya.  “Kekayaan sejati adalah kemampuan untuk hidup dengan niat, menciptakan dampak positif, dan menyiapkan warisan yang mencerminkan nilai Anda,” lanjutnya.

Saat ditanya bagaimana mendefinisi  “warisan” bagi seorang Parag Dhingra, ia menjawab mantap: melalui dampak. “Jika keputusan yang Anda buat hari ini dapat meningkatkan kehidupan orang lain, meski dalam cara yang kecil, itulah warisan yang bermakna. Hal ini juga merupakan inti dari perencanaan berbasis tujuan dalam pilar Forever dari advisory kami.”