Setelah kembali dibuka, ternyata restoran Italia yang berlokasi di BSD ini menyimpan begitu banyak cerita

Sore pukul 16.30, tepatnya pada hari Sabtu, 4 Maret 2023, Tatler Indonesia bertemu dengan sosok ramah yang sangat menyenangkan. Ia adalah Andrea Giannini. Pria asal Tuscany, Italia, yang telah menjalani bisnis restoran di Tangerang Selatan, tepatnya di area BSD sejak tahun 2016 silam ini, membagikan begitu banyak kisah mulai dari bagaimana ia mendirikan Sale Ristorante dengan kumpulan ide liarnya sampai momen tak terlupakan yang pernah ia alami di sini. Semua ia bincangkan sembari duduk santai dan menikmati segelas koktail dingin di tengah cuaca mendung dan berangin. So, ikuti wawancara ekslusif Tatler bersama Andrea seputar pembukaan kembali Italian dining place berikut.

 

Baca lagi:Rasakan sensasi pengalaman gastronomi terbaik di 6 restoran

 

Hai, Andrea! Boleh ceritakan latar belakang dibangunnya Sale Ristorante dan kenapa kini perlu direnovasi?

Dulu, saya membeli ruko ini tanpa ada rencana apa-apa. Clueless! Saya tak tahu apa yang harus saya lakukan dengan properti yang sudah jadi milik saya ini. Lama kelamaan, karena senang memasak dan saya datang dari Italia, maka saya pikir kenapa tak saya buat saja tempat makan yang menyajikan ragam masakan autentik Italia. Tak masalah di dalam ruko dan bukan pada tempat atau bangunan mewah layaknya another sophisticated Italian resto di Jakarta. Malah, hal itulah yang pada akhirnya ajdi ciri khas Sale Ristorante. Meski terbangun di dalam ruko, suasana yang akan segera kamu dapatkan saat masuk ke sini adalah homey! Terasa seperti di rumah sendiri, maka kamu akan merasakan vibe seperti sedang makan di rumah keluarga atau teman. Sangat hangat, dekat, dan tidak ‘neko-neko’. Kenapa direnovasi? Karena sepertinya restoran ini memang memerlukan pembaruan setelah sekian lama jadi bagian dari hidup saya dan banyak pelanggan.


Adakah desainer, arsitek, atau pemberi jasa tertentu yang digunakan dalam proses renovasi ini?

Tidak. Semua saya pikirkan sendiri mulai dari ide tampilan tiap ruangan, hiasan yang harus digunakan, lukisan-lukisan yang akan tergambar pada dinding, hingga segala sesuatu yang bersangkutan dengan tempat ini, saya sendiri yang mengerjakannya. 


Wow! Jadi boleh dibilang, apakah restoran ini benar-benar mencerminkan kepribadian seorang Andrea Giannini beserta segala selera tata ruang dan dekorasinya?

Well, bisa dibilang begitu. Dengan proses renovasi yang terhitung cepat yaitu dua bulan saja, saya merasa puas dengan hasil akhirnya. Mulai dari lantai satu sampai lantai tiga, semua terasa memuaskan.

 

Baca lagi: Menjelajahi perpaduan cita rasa tradisional dan modern di restoran Jepang Shikaku

arrow left arrow left
arrow right arrow right
Photo 1 of 2 Andrea Giannini menjalani restoran ini dengan sepenuh hati. Foto: Dok. Irwan Kurnia
Photo 2 of 2 Berbincang sembari menikmati segelas koktail. Foto: Dok. Irwan Kurnia

Ok, then. Kini bicara mengenai menu. Menu apa saja yang andalan di Sale Ristorante?

Steak and Pasta. Kami punya the best steak in town. The real Italian steak yang lezat dan dimasak dengan resep saya sendiri. Kalau pasta, kami selalu punya deret hidangan pasta segar yang sungguh enak dan bisa dinikmati siapa saja. Tapi kalau untuk koktail, saya boleh berbangga diri menyatakan bahwa kami punya Negroni dengan rasa yang istimewa. Selain itu, tentu saja ada pizza dan tak ketinggalan gelato untuk hidangan pencuci mulut.


Tunggu. Steak? Apakah steak termasuk hidangan khas Italia?

Tentu saja! Di Italia, terdapat dua regional yang sangat memengaruhi resep tradisional masyarakat setempat. Pertama ialah regional yang dekat dengan laut, kedua ialah yang dekat dengan peternakan sapi. Untuk yang dekat dengan laut, resep-resep masakan berbasis seafood banyak tercipta di sana. Sedangkan yang dekat dengan peternakan sapi, makanan kami sehari-hari tentulah daging sapi. Tak heran, kan, jika produksi keju, susu, bahkan aparel berbahan dasar kulit sangat banyak di Italia? 


Lalu, apa bedanya steak Italia dengan American style steak?

Bumbu yang kami gunakan tak sekompleks American style. Karena pada dasarnya, semua masakan Italia itu sangat gampang untuk dibuat. Tak pakai bumbu macam-macam dan hanya mengandalkan karakter asli bahan yang akan digunakan. Itulah kemudian yang menjadikan makanan kami punya karakter ‘honest’. Yaitu bercita rasa jujur di mana kami takkan bisa menyembunyikan rasa sesungguhnya dari masakan yang kami hidangkan. JIka rasanya enak, maka bahannya pasti bagus, berkualitas tinggi, dipilih dengan hati-hati, dan juga segar. Jika tidak, maka bahannya tentu tidak bagus. Taste doesn’t lie and cannot lie either

 

Baca lagi: A Wine Transformation by Climate Change

Tatler Asia
Above Sajian pizza yang tampak sederhana tapi punya rasa yang tak terlupa. Foto: Dok. Irwan Kurnia

Baiklah. Lanjut kita bicara mengenai bahan-bahan yang digunakan. Adakah yang dikirim langsung dari Italia karena di Indonesia tak tersedia?

Oh, banyak. Terutama bumbu dan juga tomat. Tomat Italia dengan tomat Indonesia punya rasa yang jauh berbeda. Tomat Indonesia lebih asam dibandingkan tomat yang tumbuh di Italia. Begitu manis sehingga tak perlu ditambah gula saat dimasak adalah ciri tomat Italia yang tak bisa digantikan dengan tomat dari negara lain. Selebihnya tentu berupa herbs dan bahan lain yang sengaja diimpor untuk memberi palet rasa khas Negeri Menara Pisa.


Bagaimana dengan minuman yang akan disajikan di bar? Ada jugakah yang dikirim langsung dari Italia?

Tentu. Amaro namanya. Punya karakter rasa bitter-sweet dan berempah, minuman khas Italia ini pasti cocok untuk mereka yang senang dengan minuman dengan rasa ‘obat batuk’ yang sifatnya menghangatkan dan punya rasa pahit yang bold. Namun meski begitu, ada pula Amaro yang mengedepankan rasa manis dengan aroma seperti buah-buahan. Semua tergantung karakter peminumnya ingin disajikan minuman yang seperti apa. Intinya, kami punya banyak pilihan Amaro yang dikirim langsung dari Italia. Selain itu, tentu ada minuman lain yang bisa jadi pilihan.


Kembali bicara mengenai restoran secara keseluruhan, apa ada rencana untuk mengembangkan bisnis dengan membuka cabang di tempat lain seperti Jakarta dan sekitarnya?

Sampai saat ini tidak. Karena buat saya, Sale Ristorante hanya ini. Di sini. Rasanya saya sulit untuk memberikan fokus ke banyak tempat dalam satu waktu  bersamaan. Di sini, selain sebagai pemilik, saya juga berlaku sebagai chef, hingga supervisor. Jadi, saya menaruh hati saya sepenuhnya di sini. Jika ada tempat lain, saya tak yakin hati saya bisa terbagi-bagi. Maka lebih baik, maksimalkan dan sempurnakan saja apa yang sudah ada.

 

Baca lagi: New Celebrity Chef Restaurants Worldwide

Tatler Asia
Above Deret Amaro untuk dicoba. Foto: Dok. Irwan Kurnia

Kalau begitu, bagaimana cara untuk bersaing dan bertahan di tengah gempuran skena Italian dining yang sedang tumbuh subur di Indonesia?

Sejujurnya, saya tak pernah ada keinginan untuk bersaing karena ibu saya selalu bilang “lakukan segala sesuatu yang kamu suka tanpa perlu melulu memikirkan uang. Karena jika kamu suka pada apa yang kamu kerjakan, keuntungan akan menghampirimu dengan sendirinya. Konsisten saja. Asal kamu bahagia. Sebaliknya, jika kamu hanya memikirkan uang, maka kamu takkan lagi gembira dengan apa yang kamu jalani. Akhirnya, bisnismu tak lagi terasa ‘hangat’ dan menyenangkan”. Jadi karena nasihat itu, saya menjalani Sale Ristorante dengan hati saya seutuhnya.


Terakhir, setelah selama 7 tahun restoran ini berjalan, adakah momen paling sulit dilupakan yang terjadi dalam tempat ini?

Hmmmm… Saya jadi berpikir karena begitu banyak kejadian yang terjadi sepanjang tahun mulai dari pelanggan yang berkelahi sampai momen-momen kumpul keluarga yang manis, semua terjadi begitu saja dalam tempat ini. Tapi saya rasa kejadian paling tak terlupakan adalah saat seorang pria menghampiri saya dan mengatakan bahwa ia ingin melamar pujaan hatinya. Ia ingin meyakinkan bahwa rencananya bisa berjalan baik tanpa kendala apa pun. Saat itu, saya sampai berdoa pada Tuhan untuk melancarkan special moment tersebut. Untungnya semua berjalan seperti yang diharapkan. Membayangkan bahwa tempat ini bisa jadi bagian dari hari bahagia seseorang adalah pengalaman paling berharga untuk saya karena artinya, restoran ini memberi makna bagi hidup mereka.

 

Baca lagi:

6 Restoran Terlezat untuk Mengawali Tahun 2023

5 Unique dining around the world

The New Icon Dinner

Topics