Beristirahat di dalam pesawat kini makin nyaman dengan adanya tempat tidur bertingkat untuk para penumpang
Mendapatkan tidur yang nyenyak di atas pesawat merupakan sebuah kemewahan yang dicari banyak orang. Hal ini bisa terwujud jika seseorang tersebut cukup beruntung mendapatkan kursi yang dapat diatur menjadi datar atau bahkan ruangan pribadi yang bisa digunakan kapan saja.
Namun bagi sebagian besar penumpang, tidur siang di pesawat memerlukan kreativitas khusus terutama dalam menata posisi tubuh dan menggunakan beberapa benda spesifik seperti bantal leher misalnya. Kendati demikian, pada September 2024 mendatang, hal ini akan berubah karena Air New Zealand bakal segera mengenalkan airplane bunk beds eksklusif untuk pertama kalinya bagi pelanggan kelas ekonomi.

Above Bisa dipesan saat membeli tiket pesawat atau saat check in di bandara. Image: The Guardian

Above Tersedia 6 tempat tidur untuk digunakan. Image: Executive Traveller
Tempat tidur yang diberi nama Skynest ini berbentuk pod dan merupakan bagian dari retrofit perusahaan pada wide-body planes milik company dan Boeing 787 Dreamliners yang baru saja dibeli. Meskipun rencana untuk Skynest ini telah diumumkan pada Juni 2022 silam, namun baru-baru ini maskapai penerbangan telah menyelesaikan pengujian dan mengumumkan tanggal pasti kapan pod berikut dapat ditemukan pada penerbangan mereka. Para pelanggan di kelas ekonomi atau premium ekonomi akan dapat memesan slot waktu dari enam tempat tidur yang disediakan.
Setiap pod yang memiliki panjang 6 kaki 7 inci dan lebar 2 kaki ini dibuat setenang dan seprivat mungkin sehingga menjamin rasa damai bagi penggunananya. Cahaya ungu yang sengaja diaplikasikan pun turut memberi tampilan futuristik dan akan redup dengan sendirinya selama kamu tidur. Tiap pod juga akan dilengkapi dengan kasur dan seprai yang akan diganti oleh awak kabin setelah habis pakai. Setiap pod pun akan dilengkapi dengan tirai privasi, pengisian USB, dan "outlet ventilasi".
Lima kursi ekonomi akan dihapus untuk memberi ruang bagi enam pod Skynest yang akan dipasang di delapan Boeing 787-9 Dreamliner, Air New Zealand mulai akhir 2024 nanti.
Baca lagi: The Way to Sustainable Aviation
Above Meski sudah lama dikonsepkan, namun tempat tidur ini baru akan beroperasi pada tahun 2024 mendatang.
Menurut seorang jurnalis dari The Washington Post yang baru-baru ini mengunjungi pesawat, pelanggan akan dapat menghabiskan waktu selama empat jam di tempat tidur tersebut. Waktu tersebut dipilih agar memungkinkan dua siklus REM 90 menit dan waktu untuk tertidur dan bangun kembali. Susunan pod terlihat seperti tour bus, dengan tiga tempat tidur tumpuk di setiap sisi lorong. Proses desain susunan pod tersebut pun dilaporkan memerlukan waktu sebanyak 170.000 jam untuk mencapai hasil yang sempurna.
Baca lagi: 5 App AI yang dapat membantu kreativitasmu

Above Apa kamu mulai tertarik untuk tidur di sini? Image: Stuff

Above Maskapai pertama yang menyediakan tempat tidur di kelas ekonomi untuk perjalanan jarak jauh. Image: The Design Air
Meskipun biaya untuk penggunaan pod belum diputuskan, Air New Zealand mengatakan kepada The Washington Post bahwa mereka awalnya mempertimbangkan biaya sekitar $400–$500 untuk satu periode empat jam. Pelanggan dapat memesan pod sebagai tambahan pada boarding pass mereka, namun maskapai penerbangan juga berharap untuk menjual pod yang tidak dipesan pada penerbangan. Menurut Leanne Geraghty, brand’s chief customer and sales officer Air New Zealand, maskapai ini merupakan yang pertama di dunia dalam menawarkan layanan bunk bed di dalam pesawat.




