Cover Photo: Antoni Shkraba/Pexels

Bekerja dan membuat karya dengan AI dapat menjadi keberuntungan bagi yang mengerti penggunaannya.

Meskipun kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah digunakan, dipelajari, dan dikembangkan sejak pertengahan abad ke-20, teknologi ini mencuri banyak perhatian pengguna dan bisnis baru-baru ini. Salah satunya berkat munculnya chatbot berbasis AI oleh OpenAI, ChatGPT, yang membuat semakin banyak orang menyadari kekuatan dan potensi teknologi ini.

Bagi para pelaku seni, banyak perdebatan bagi AI yang disebut mengancam pekerjaan mereka dan bahkan dalam orisinalitas karya. Namun, sebuah tulisan karya Marcus du Santoy dari University of Oxford menyebutkan bahwa meskipun AI dapat menghasilkan ‘seni’, ia tidak dapat memunculkan ide-ide baru yang fundamental. AI dapat mendukung dan meningkatkan kreativitas manusia, terutama ketika alat tersebut dapat mengerjakan apa yang kita anggap biasa dengan otomatis. Seperti halnya beberapa aplikasi yang didukung AI di bawah, untuk siapapun yang ingin meningkatkan kreativitas dan imajinasinya. 

Baca juga: 5 Apps to help you grow your business

Thoth

Gen.T honouree asal Singapura, Chia Yee Hui, merupakan sosok dibalik Thoth. Platform dengan AI ini membantumu mengubah tulisan menjadi infografik secepat kilat. Software ini dapat memotong banyaknya teks dan mengubah berlembar-lembar informasi menjadi satu laman visual yang cantik, memudahkan siapapun mengerti bahkan ide kompleks sekalipun. Alat AI melakukan ini dengan menentukan poin-poin penting di teks panjang dan menyulapnya menjadi grafik, sesuai dengan warna dan tata letak yang dipilih pengguna.

Ide untuk Thoth muncul dari pekerjaan Chia sebagai konsultan visual, Idea Ink, yang menyediakan ringkasan visual live dan infografik interaktif.

Canva

Tatler Asia
Above (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Perusahaan desain grafis milik Gen.T honouree 2020, Melanie Perkins, baru-baru ini mengumumkan penggunaan AI melalui tools “Magic” barunya. Canva yang kini telah menjadi unicorn menawarkan fitur Magic Design baru, yang dapat menghasilkan desain terkustomisasi untuk presentasimu hanya dengan mengunggah gambar referensi atau menulis deskripsi singkat. Sementara itu, Magic Write dapat memunculkan teks pendek maupun panjang untuk copywriting, presentasi, dan bahan media sosial. Magic Eraser dapat menghapus elemen yang tidak diinginkan dalam foto, menjadikannya alat baik untuk pemula yang tidak terbiasa dengan aplikasi pengeditan foto.

Colormind

Tentunya, warna adalah salah satu aspek terpenting dari desain. Mereka yang ingin meningkatkan kemampuannya dapat melihat panduan dengan Colormind, sebuah generator skema warna. Alat ini menggunakan deep learning untuk menganalisis gaya dan skema warna pada foto, film, hingga karya seni populer. Colormind dapat membantumu dalam studi warna dan memproduksi desain dan karya seni orisinil.

In case you missed it: How Technology Improves Beauty Industry

Fronty

Fronty memungkinkanmu untuk membuat website hanya dalam hitungan menit, tanpa perlu mengetahui cara coding. Aplikasi ini dapat menghasilkan source code dari suatu gambar atau desain dan membantumu mengubah laman situs dengan online editor-nya. Pengguna juga dapat mendaftarkan domain melalui Fronty.

Let's Enhance

Jika masa depan adalah visual, memiliki gambar yang baik menjadi krusial. Let’s Enhance membantumu memperindah gambar dengan meningkatkan quality dan clarity-nya. Aplikasi ini juga dapat memperbaiki masalah umum seperti blurring dan pixelation, serta mengoreksi warna.


See more honourees from the Technology category of the Gen.T List.

NOW READ

The First Indonesian Consumer Technology Company Backed By Y-Combinator

How to better manage your time, according to Gen.T honourees

Fintech Kredivo Peroleh Funding $270 juta Seri D

Topics