Cover Teknologi berperan penting dalam memajukan beauty industry dewasa ini. Foto: perfectcorp.

Canggihnya perkembangan teknologi yang memajukan industri kecantikan saat ini

Kita tentu sadar bagaimana teknologi sudah sangat berpengaruh dalam hidup sehari-hari. Termasuk dalam industri kecantikan. Beberapa tahun lalu, penggunaan teknologi dalam industri ini hanya sebatas mempercantik foto diri menggunakan software, kini teknologi sudah mampu melakukan hal yang lebih canggih. Misalnya, satu-dua tahun terakhir berkembang fitur virtual make up try on dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence dan augmented reality. Masa-masa ini kemudian kita kenal dengan inovasi beauty tech. Perubahan ini tentu mendorong terjadinya pengaruh yang signifikan terhadap brand kecantikan terkait. Berikut pengaruh beauty tech dalam meningkatkan kesuksesan sederet brand kecantikan dunia.

Baca Juga: Eco-Friendly Beauty Routine

Produk yang lebih personal untuk konsumen

Tatler Asia
Above Teknologi AI dan AR membantu personalisasi produk bagi konsumen melalui cara digital. Foto: Pexels.

Salah satu nilai yang tercipta dari perkembangan teknologi adalah semakin banyak orang menyadari bahwa kecantikan dimiliki setiap orang dengan fitur uniknya masing-masing. Industri kecantikan perlu menjawab tantangan tersebut dengan mempersonalisasi produknya sesuai kebutuhan spesifik konsumen. Adanya teknologi artificial intelligence (AI) dan augmented reality membuat hal tersebut tak lagi mustahil. Berbekal smartphone, konsumen bisa mendapatkan produk yang terpersonalisasi untuk kebutuhannya. Misalnya, mencoba shade lipstick secara virtual (virtual try on) menggunakan bantuan aplikasi, hingga mendapat rekomendasi skincare yang sesuai dengan kondisi kulit wajah. 

Membantu penjualan produk kecantikan

Tatler Asia
Above Pengaruh teknologi di bidang kecantikan nyata terlihat manfaatnya. Foto: perfectcorp

Pengaruh teknologi terhadap kemajuan bisnis kecantikan sungguh nyata terlihat. Selain dapat menghadirkan produk terpersonalisasi yang dapat diakses sesuai dengan kebiasaan belanja masa kini (belanja online), ada unsur unik dan menyenangkan dalam pengalaman yang didapat konsumen ketika memilih produk kecantikan yang akan dibeli. Hasilnya, omset penjualan dan loyalitas konsumen pun meningkat. Melalui produk lipstick bertajuk Perfect Corp. yang dilengkapi dengan fitur virtual try on, brand Estée Lauder berhasil meningkatkan conversion rate-nya hingga 2,5 kali lipat. Sementara brand Benefit Cosmetics mendapati 101% konsumennya menghabiskan lebih banyak waktu mengeksplorasi situs webnya.

Baca Juga: 5 Celebrity Beauty Line You Might Love

Meningkatkan KPI brand

Tatler Asia
Above Saat pandemi, banyak brand memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan penjualan. Foto: suntrics.

Bila melihat lagi ke belakang, saat masa pandemi,  mayoritas brand memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan penjualan. Adapun indikator untuk mengetahui keberhasilan tujuan tersebut adalah besaran angka KPI (key performance indicator). Ada beberapa faktor seperti tingkat conversion rate dan pembelian yang menunjukkan bahwa teknologi mendongkrak KPI. Shopify melaporkan bahwa brand yang menggunakan AR mendapatkan conversion rate 94% lebih tinggi daripada brand yang tidak menggunakan teknologi tersebut. AR yang hadir dalam format filter yang ceria dan menyenangkan juga membuat konsumen semakin terikat dengan brand terkait.

Mengurangi pengembalian produk

Tatler Asia
Young pretty girl looking in little mirror on table using red lipstick recording new video for vlog
Above Fitur virtual try on terbukti memenuhi kebutuhan konsumen. Foto: garetvisual
Young pretty girl looking in little mirror on table using red lipstick recording new video for vlog

Ternyata kepuasan konsumen dalam mencoba virtual try on turut meningkatkan keyakinan mereka dalam membeli suatu produk. Dampaknya, angka retur/pengembalian produk dapat ditekan. Lebih lanjut, banyak konsumen senang dengan pengalaman belanja di suatu situs brand lalu kembali  untuk melakukan pembelian ulang. Misalnya, brand KATE melaporkan bahwa konsumen cenderung tinggal 4,3 kali lipat lebih lama di situs web dengan fitur virtual try on.

Menjawab kebutuhan pengalaman belanja konsumen masa kini

Tatler Asia
Above Teknologi menjawab berbagai tantangan pemasaran produk kecantikan masa kini. Foto: nutritional outlook.

Beauty tech telah menjawab berbagai tantangan pemasaran produk kecantikan masa kini. Terutama saat pandemi Covid-19 lalu, hadirnya beauty tech dapat memuaskan pengalaman belanja konsumen yang tak dapat mencoba produk secara langsung, bahkan menjangkau yang selama ini berada di luar jangkauan. Beberapa di antaranya adalah lahirnya komunitas-komunitas visual try on, pengadaan konsultasi kecantikan secara online hingga tutorial makeup terpersonalisasi secara virtual.

Baca Juga: 6 Asian-Owned Beauty Brands That Are Worth Trying

Topics