Cover (Foto: Alexander Suhorucov/Pexels)

Para eksekutif membagikan tip dan trik mereka dalam membagi waktu untuk diri sendiri, pekerjaan, dan keluarga.

Mungkin kita semua memiliki 24 jam yang sama dalam sehari. Tetapi bagaimana kita memanfaatkannya, tentu akan berbeda. Inilah pentingnya time management atau manajemen waktu—proses kita dalam merencanakan dan mengontrol seberapa banyak waktu yang akan kita gunakan untuk beraktivitas. 

Time management yang baik tentu akan berbuah manis. Waktu yang kamu miliki menjadi lebih efektif dan efisien, mencapai lebih banyak hal dalam waktu yang sedikit, hingga mengurangi stres dan membantu kamu meraih kesuksesan.

Para Gen.T honourees ini membagikan tip dan trik mereka dalam membagi waktu untuk diri sendiri, di tengah kesibukan sebagai eksekutif.

Habit stacking

Istilah ini mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya, tetapi teknik simpel ini rupanya sangat brilian dan efektif dalam membangun kebiasaan baru. kamu ‘menumpuk’ kebiasaan baru yang ingin dilakukan dengan kebiasaan lama, agar kamu terus mengingatnya dan mengurangi effort yang kamu perlukan.

Misalnya, jika kamu ingin terbiasa minum air di pagi hari, gabungkan dengan kebiasaan konkret yang selalu kamu lakukan tiap pagi. Tentukan seperti: “Setiap selesai gosok gigi, saya akan minum air.” Semakin sering kamu lakukan, semakin otomatis kebiasaan ini terpatri dalam benakmu.

Tatler Asia
Above Talita mempelajari pastry di Le Cordon Bleu, Paris, dan kembali ke Indonesia pada 2013. (Foto: Tatler Indonesia)
Tatler Asia
Above (Foto: Cottonbro/Pexels)

Habit stacking ini menjadi salah satu kunci kesuksesan Talita Setyadi, founder dan CEO BEAU Bakery. Gen.T honouree 2018 ini mempelajari prinsipnya dalam buku-buku seperti “Atomic Habits” dan “5am Club”. Setiap hari, ia bangun pukul 5 pagi dan berangkat ke gym pukul 6 pagi. Pada pukul 8, ia memulai hari dengan perasaan segar dan siap menghadapi tantangan apa pun yang ada di depan.

“Melalui teknik ini, saya dapat membangun kebiasaan yang sudah ada dan menggabungkan kebiasaan baru, menghasilkan rutinitas harian yang lebih produktif dan efisien,” ujarnya kepada Tatler Indonesia. 

Baca juga: #TatlerNYE: Rayakan Malam Tahun Barumu di Restoran Rekomendasi Chef Talita Setyadi Ini

Prioritas dan delegasi

Tatler Asia
Above Shinta Nurfauzia membangun Lemonilo berkat kekhawatirannya dengan banyaknya zat kimia berbahaya pada makanan kita. (Foto: Tatler Indonesia)
Tatler Asia
Above Meski di tengah kesibukannya dengan Lemonilo, Shinta tetap membagi waktunya dengan keluarga. (Foto: Instagram @snurfauzia)

Waktu adalah metrik paling penting di dunia—karena waktu tidak bisa dibeli. Itulah yang dipercaya oleh Shinta Nurfauzia, Gen.T honouree 2021. Co-founder dan co-CEO Lemonilo ini juga hanya memiliki 24 jam sehari, sehingga menurutnya skala prioritas menjadi sangat penting. Shinta memastikan ia selalu punya waktu untuk kegiatan yang tidak bisa ia tinggalkan; baik itu dalam pekerjaan seperti rapat dengan eksekutif atau bahkan menonton pentas anak-anaknya di sekolah. 

“I treat my calendar like a bible—jika tidak dijadwalkan di sana, tidak akan terjadi,” sebutnya ketika bercerita pada Tatler Indonesia. Shinta pun menambahkan, “menjadi tepat waktu dan menghargai waktu orang lain juga sangat penting.”

Baca juga: Meet Our Gen.T List Honouree: Shinta Nurfauzia

Fill your (emotional) cup

Setelah rutinitas yang melelahkan, wajar jika ‘gelas’ yang kita miliki telah kosong. ‘Gelas’ atau emotional cup ini adalah gudang energi, dorongan, dan semangat yang kita miliki untuk menghadapi kehidupan. Emotional cup ini akan kosong ketika kita sudah ‘menuangkan’ isinya kepada orang lain, atau mungkin kepada keseharian kita. Namun, we can’t pour into others when our own cups are empty. Kekosongan ini juga dapat berakibat stres dan burnout, yang akhirnya berdampak negatif pada fisik kamu.

Tatler Asia
Above Talita mempelajari pastry di Le Cordon Bleu, Paris, dan kembali ke Indonesia pada 2013. (Foto: Tatler Indonesia)
Tatler Asia
Above (Foto: Cottonbro/Pexels)

Ketika kamu sudah merasa lelah secara fisik, mental, emosional, dan spiritual, penting untuk berhenti dan recharge your batteries. Izinkan dirimu untuk beristirahat, menyegarkan kembali diri dengan berbagai bentuk self-care yang dapat dilakukan; tidur cukup, makan dengan baik dan sehat, serta berjalan-jalan.

Vanessa Kalani Ong, co-owner the jamu BAR dan pendiri Nona Kalani’s Turmeric and Herbs, meyakini hal ini begitu penting dalam caranya membagi waktu. Hal ini menjadi langkah terakhirnya setelah seharian menentukan skala prioritas, berkomunikasi efektif sebagai pemimpin.

“Menurut saya pribadi,” ujar Gen.T honouree 2018 ini pada Tatler Indonesia, “yang terbaik adalah menyelesaikan seluruh tugas, kemudian beristirahat untuk fill my cup at the end of the day.”


See more honourees of Indonesia from the Gen.T List.

NOW READ

5 Ways to Improve Your Financial Literacy

How Dr Dan McAdams' Identity Theory helps define who you are

Self Help Book That Will Change Every Woman's Life

Topics