Pentingnya ‘melek finansial’ sedini mungkin
Pada zaman yang telah serba mudah, diiringi dengan perkembangan teknologi yang semakin meningkat tentu dapat memudahkan seseorang dalam mengakses informasi. Cepatnya perolehan data dapat secara bersamaan menciptakan gaya hidup yang konsumtif. Hal ini dapat dicegah melalui financial literacy, yaitu kemampuan memahami dan memanfaatkan berbagai skill keuangan termasuk financial management, budgeting, dan investasi.
Pentingnya ‘melek secara finansial’ sedari muda bisa menjadi salah satu cara agar kamu memiliki kesejahteraan bahkan kebebasan finansial di kemudian hari. Selain itu, kamu dapat terselamatkan dari berbagai masalah ekonomi yang bisa terjadi tanpa bekal literasi finansial yang tepat. Berikut 5 langkah yang dapat membantumu dalam literasi finansial.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Tentang Pendiri Startup Di Balik Yukepo, Steven Wongsoredjo
Senantiasa Mempelajari Serta Mengikuti Perkembangan Finansial

Above Mempelajari Perkembangan Keuangan Melalui Buku. Foto: Dok. FireLiv
Kamu dapat mulai mengedukasi diri ke hal-hal yang berhubungan dengan keuangan. Cara ini bisa didapatkan dengan membiasakan diri melihat berita di media sosial, membaca buku yang berhubungan dengan keuangan, hingga melakukan riset mengenai keuangan lewat berbagai macam aplikasi finansial.
Executive Director dari Vertex Ventures, Joshua Agusta, turut menjelaskan bahwa baginya cara meningkatkan literasi keuangan pribadi dapat dilakukan dengan mengikuti lima langkah penting. Pertama, kita bisa belajar tentang dasar-dasar keuangan seperti pengelolaan uang, investasi, dan perencanaan keuangan. Kedua, membaca buku dan sumber daya online tentang keuangan. Ketiga, mengikuti kursus atau program edukasi keuangan. Selanjutnya, berkonsultasi dengan profesional keuangan seperti financial planner. Terakhir, mencatat dan mengawasi pengeluaran setiap bulan.
Perencanaan Keuangan

Above Merencanakan Keuangan. Foto: Dok. GoBankingRates
Selain mempelajari perkembangan finansial, kamu bisa mengatur keuanganmu dengan melakukan financial planning. Dimulai dengan menerapkan anggaran pengeluaran bulanan dan investasi ke hal yang lebih dibutuhkan. Melalui perencanaan ini tentunya kamu akan belajar mengefisiensikan pengeluaran di tiap-tiap aspek kehidupan.
“Tingginya literasi keuangan akan membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang terbaik, misalnya untuk berinvestasi, menabung, atau menggunakan uang untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif. Apabila seseorang dapat mengatur keuangan mereka dengan baik, maka kesejahteraan hidupnya pun akan meningkat”. Sampai Steven Wongsoredjo, CEO Super App saat ditanya mengenai perencanaan keuangan.
Baca Juga: 5 Top-Funded Local Fintech Start-ups That Are Changing Indonesia
Mengawasi Cash Flow

Above Mengawasi Cash Flow. Foto: Dok. Jurnal.id
Setelah mulai membiasakan diri untuk melakukan perencanaan keuangan, kamu juga bisa mengawasi cash flow selama periode yang telah ditentukan. Kamu dapat melihat seberapa konsumtif dan pada aspek mana untuk menyadari bahkan mewujudkan target-target finansialmu.
Saat ditanya terkait pentingnya mengawasi keuangan, CEO & Co-Founder Verihubs, Rick Firnando menyampaikan bahwa “Menurut saya, terlepas di sektor manapun, literasi keuangan harus terus diasah, karena semakin tajam pengetahuan finansial yang dimiliki, maka semakin bijak dan tepat pula kita dalam pengelolaan keuangan.”
Memiliki Target Finansial

Above Planning Keuangan. Foto: Dok.
Menjadi seseorang yang sudah melek secara finansial tidak sekedar mengatur masuk dan keluarnya keuangan, namun juga memiliki target finansial yang perlu dicapai. Sehingga kamu dapat mendisiplinkan pengaturan keuangan agar dapat semakin dekat dengan target masa depan. Seperti menginvestasikan uang pada properti, bahkan kebebasan finansial itu sendiri.
Gen.T Honouree Ardelia Apti yang juga merupakan CEO Mapan turut mengungkapkan bahwa, literasi finansial amatlah penting untuk mencapai target finansial, “It's important for young generation to start understanding how to manage your finances to reach your financial goals as early as possible. the value of money and the price of things differ in various ways and require different levels of savings and investment.”
Menyisihkan Dana Darurat

Above Menyisihkan Dana Darurat. Foto: Dok. ZAP Finance
Terakhir, semakin kamu ‘melek secara finansial’, juga membuatmu semakin sadar akan pentingnya memiliki dana darurat. Orang-orang yang telah pandai dalam pengelolaan keuangan, tentu akan bijak dalam mempertimbangkan resiko tak terduga pada savings mereka. Itu sebabnya menyisihkan dana darurat merupakan poin yang perlu diterapkan sedini mungkin dan tidak mengganggu savings-mu.
Terapkan 5 poin di atas dan capai kebebasan finansial sedari muda!
See more honourees from Indonesia on the Gen.T List.
NOW READ
Nominasi Untuk Gen.T 2023 Dibuka




