Berkendara di angkasa bukan lagi angan belaka. Tak perlu lisensi pilot untuk bisa membawanya terbang!
Sepertinya ini merupakan tahun di mana sebuah personal flying machine tak lagi memerlukan lisensi pilot untuk penerbangnya. Tiga perusahaan pun telah mengumumkan pesawat one-person eVTOL yang mulai akan dijual ke publik pada 2023. Ryese Recon, Jetson One, dan RotorX Dragon akan segera disertifikasi di bawah kategori Ultralight FAA yang tidak mengharuskan pembawanya memiliki lisensi pilot meski masing-masing perusahaan mewajibkan pelatihan terlebih dahulu.
EVTOL pribadi keempat dari Prancis yaitu AirRacer, disebutkan akan datang ke Amerika Serikat untuk memamerkan kemampuan penerbangannya yang diklaim sangat mudah. Ide dari Franky Zapata, mantan pembalap Jet-Ski yang menemukan alat terbang liar seperti Flyboard Air, menyatakan bahwa AirRacer adalah jenis baru yang sangat berbeda dari yang pernah ada sebelumnya. Pesawat ini dibangun di atas carbon-fiber chassis dengan 10 mesin jet yang berpotensi menghasilkan kecepatan antara 125 dan 155 mph hingga kemungkinan ketinggian mencapai 9.800 kaki – menurut situs perusahaan – meski sebagian besar pilot mungkin akan terbang antara 20 - 40 kaki dari permukaan tanah.
Baca lagi: Mercedes-Maybach Exclusive Launching Event

Above Siap berkendara di langit? Foto: Dok. Ivy DIgital
Dengan adanya begitu banyak mesin penggerak di dalam satu kendaraan, maka boleh dibilang kendaraan ini cukup aman untuk digunakan sehari-hari karena meski ada satu atau dua mesin yang berhenti, masih ada mesin lain yang jadi cadangan. Pun semua mesin sudah memiliki kontrol listrik independen jadi akan bisa beroperasi dengan sendirinya tanpa harus diaktifkan oleh pengendara.
Sebuah video dari Zapata malah sempat merekam AirRacer sedang melakukan barrel roll. Sistem kontrol berbasis software khusus dirancang untuk stabilitas kendaraan. Oleh karenanya tak diperlukanlah sebuah lisensi pilot untuk tiap pengendara. Lalu, untuk penerbangan dalam kondisi cuaca yang kurang ideal, kendaraan ini juga dirancang untuk bisa terbang secara mandiri. Oleh sebab itu, pilot diarahkan untuk memilih arah dan ketinggian yang sesuai dengan kemampuan berkendara. Berukuran 7'2' x 6'5”, AirRacer bahkan mampu membawa pilot dan kargo dengan berat hingga 400 lbs.
Baca lagi: 5 Top Electric Car Launches
Perhatikan cara terbang Zapata AirRacer pada menit ke 4:20 dalam video di atas. Namun sayangnya, jika kamu suka dengan unit ini, AirRacer takkan pernah kamu temukan di mana pun karena memang ia tidak akan dijual ke pasaran. Perusahaan menyatakan bahwa mereka khusus merancang AirRacer untuk menguji teknologi pengontrol penerbangan serta menunjukkan pada publik bahwa mereka mampu membuat pesawat yang “aman, mudah, dan dapat diakses oleh semua orang”
Namun, para calon pilot tak usah berkecil hati karena mereka sedang mengerjakan VTOL baru yang dinamakan AirScooter (yang punya kemampuan mirip JetRacer) dan akan diperlihatkan pada publik tahun ini serta mulai dikomersialkan pada tahun 2024.
Baca lagi: Fakta Menarik Perusahaan Elon Musk

Above Kendaraan ini diklaim aman karena punya beberapa motor penggerak. Foto: Dok. Ivy Digital
Selain untuk sarana rekreasi, AirRacer dapat juga digunakan untuk pengangkutan material industri seperti ke anjungan minyak lepas pantai hingga pemantauan militer atau pengintaian. Tak cuma itu, Zapata juga punya ide lain di mana salah satunya ialah mendirikan berbagai “pusat penerbangan” yang menyewakan AirRacers seperti ATV atau Jet Ski.
Perusahaan Prancis yang tersebut di atas pun akhirnya berencana untuk datang ke Amerika Serikat pada musim panas mendatang untuk mendemonstrasikan AirRacer dan menawarkan kesempatan pada 25 warga sipil untuk mengemudikan pesawat jika memang mereka tak dapat membelinya. Meski demikian, perusahaan tak lupa mengatakan bahwa AirScooter atau pesawat listrik hibrida yang lebih besar tentu akan memiliki jangkauan yang lebih jauh saat dikendarai.
Baca lagi:
In Pictures: 30th Anniversary Of The Innovative Lenovo ThinkPad




