Cover Rasakan sensasi berada di luar bumi tanpa harus jadi astronot. Image: Observer

Perusahaan aeronautika Prancis, Zephalto, akan beri perjalanan antariksa pertama di dunia dengan balon udara beremisi karbon rendah pada tahun 2024

Perjalanan antariksa yang kasual selalu tampak seperti prospek yang sangat jauh, seperti hal-nya galaksi itu sendiri. Meski "billionaire space race" (julukan untuk persaingan antara Jeff Bezos, Richard Branson, dan Elon Musk) telah membuat perjalanan komersial di luar stratosfer terasa lebih nyata dari sekedar angan-angan, namun jelas gagasan ini masih terasa asing bagi banyak orang.

Sementara para miliarder ini berseteru dalam persaingan roket dan kemajuan teknologi futuristik, Vincent Farret d'Astiès, seorang insinyur aeronautika yang telah menghabiskan sebagian besar kariernya dengan bekerja sebagai pilot, memutuskan untuk menciptakan pengalaman antariksa yang berbeda dengan apa yang pernah dilakukan Zephalto pada tahun 2016 silam. Oleh sebab itu, dalam upayanya untuk menggabungkan hasrat pribadi terhadap penerbangan yang berkelanjutan, ia pun  memimpin tim penelitian yang inovatif dan berdedikasi tinggi untuk mengubah lanskap antariksa menjadi lanskap baru yang lebih explorable. Dari segala apa yang telah dilakukan, salah satu hasil dari penelitian ini adalah hadirnya Céleste, sebuah kapsul bertekanan yang mampu diangkat oleh sebuah balon stratosfer.

Baca lagi: The Robot Dog That Have Gone from Paris Runway to New York Streets

Setelah tujuh tahun proses penelitian dan pengembangan dilakukan, Zephalto akhirnya dinyatakan siap untuk meluncurkan perjalanan antariksa pertama di dunia dengan emisi karbon super rendah. Pada akhir tahun 2024, para tamu dikabarkan mulai dapat naik ke balon udara dan melakukan perjalanan ke ketinggian 25 kilometer - melayang sangat tinggi di atas 98% atmosfer bumi. Secara keseluruhan, perjalanan ini diperkirakan bakal memakan waktu hingga enam jam untuk mencapai ketinggian puncak. Prosesi ini tentu memungkinkan para tamu untuk menikmati pemandangan paling epik di sepanjang hidup mereka yaitu menyaksikan 'Overview Effect' (kurva bola dunia) dengan mata telanjang. Dengan pencapaian ini, artinya Zephalto telah membuktikan bahwa pengalaman antariksa yang berkelanjutan dan rendah karbon bukan lagi sekadar mimpi, tetapi juga suatu kenyataan yang dapat dicapai dan direalisasi.

Dirancang oleh tim insinyur yang bekerja sama dengan para ahli dunia, Zephalto juga berkolaborasi dengan Badan Antariksa Pemerintah Prancis (The National Centre for Space Studies, CNES), ahli penerbangan, dan ahli antariksa lainnya (termasuk Airbus) untuk menciptakan pengalaman ini. Dalam hal ini, mereka telah memanfaatkan beberapa ilmuwan dan peneliti paling berpengalaman di dunia dalam mewujudkan prosedur yang ramah lingkungan dan aman untuk balon udara. Dengan kapasitas hingga enam tamu per penerbangan, perjalanan ini akan menjadi pengalaman eksklusif dengan biaya €120.000 (sekitar £106.207) sekali terbang. Jika kamu tertarik, maka tiket pre-sale dapat dibeli di situs resmi zephalto.

Baca lagi: Introducing: The world's first airplane bunk beds

Tatler Asia
Above Sebentar lagi kamu bisa menikmati pinggiran bumi dengan balon udara. Image: Space

Lalu, salah satu prestasi terbesar perusahaan ini adalah menjaga agar aktivitas berikut punya dampak buruk sesedikit mungkin di masa yang akan datang (sustainable). Tujuannya ialah "untuk melakukan perjalanan ke bintang-bintang tanpa polusi, sejalan dengan alam, dan mengapung seperti perahu layar di ujung langit"; mereka berusaha memberi kesempatan pada para pelancong untuk mengagumi dan menghormati bumi tanpa merusaknya. Untuk Céleste, 26,6 kilogram CO2 adalah jumlah terendah yang diperlukan untuk penerbangan antariksa - setara dengan produksi satu pasang celana jeans. "Metode perjalanan kami benar-benar sejalan dengan alam. Itu pun tergantung pada angin, di bumi dan di stratosfer, serta pada kondisi cuaca secara umum," kata Vincent. "Bagi kami, masa depan dilakukannya perjalanan ini adalah untuk mengagumi apa yang ditawarkan bumi dengan cara yang berkelanjutan dan penuh rasa hormat dengan menggunakan karbon rendah atau netral " Dibandingkan dengan jumlah polusi yang diciptakan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka lain di dalam ranah perjalanan antariksa, perjalanan ke luar angkasa dengan emisi karbon rendah ini membuktikan bahwa masa depan perjalanan tidak harus dibayar dengan kerusakan lingkungan.

"Kami percaya bahwa masa depan perjalanan seperti ini akan berdampak baik dan penuh makna karena siapa pun yang ikut terbang bersamanya akan dapat berbagi pengalaman yang langka seumur hidup dengan keluarga dan juga teman dekat. Personalisasi adalah kunci - that’s why pengalaman perjalanan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pribadi," lanjut Vincent. Personalisasi ini akan hadir dalam bentuk penawaran makanan dan minuman kelas dunia: sebelum perjalanan dilakukan, tamu akan dapat memilih makan siang mereka dari daftar menu istimewa rancangan para koki berbintang Michelin sehingga makin mampu menciptakan pengalaman yang benar-benar unik untuk setiap orang. Pengalaman yang lebih personal juga akan tersedia dalam waktu dekat dan dapat dipesan sebelum perjalanan dilakukan. Keamanan dan kenyamanan adalah kunci utama yang ingin dihadirkan pada perjalanan ‘gila’ ini.

So, dengan diluncurkannya pengalaman baru berikut, maka Zephalto jelas membuktikan bahwa perjalanan komersial ke luar angkasa bisa jauh lebih dekat dan nyata daripada yang selama ini kita pikirkan. 

Baca lagi:

The Way to Sustainable Aviation

Detail Mewah dalam Superyacht Steamer 888

5 kapal pesiar mewah untuk mengarungi lautan

Topics