Cover Lila Grace Moss tampil bersama robot anjing Spot pada Paris Fashion Week 2023 Foto: Getty Images.

Setelah berjalan bersama Coperni di Paris Fashion Week, robot anjing “Spot” akan bergabung dengan kepolisian New York.

Masih ingat peragaan busana rumah mode Coperni di Paris Fashion Week (PFW) Fall/Winter 2023? Di saat para model berlenggang di atas runway, sejumlah robot anjing ikut berjalan di panggung menemani mereka. Keberadaan robot anjing atau Digidog yang berinteraksi dengan model memberikan sentuhan keunikan pada fashion show Coperni dan membuatnya berhasil menarik perhatian pada PFW yang diadakan Februari lalu.

Mulai sekarang, jangan heran jika suatu saat kamu melihat robot dengan tampilan yang sama di New York, sebab robot-robot K-9 berwarna kuning itu telah resmi diangkat menjadi bagian dari polisi di kota Big Apple. Robot buatan perusahaan desain teknik dan robotika asal Amerika Serikat bernama Boston Dynamics ini diberi nama “Spot”.

Baca lagi: Best Looks from the Spring 2023 Runway Paris Fashion Week 

Meet Spot

Spot pertama kali diperkenalkan oleh Boston Dynamics pada tahun 2016 dengan nama SpotMini. Diperkenalkan sebagai model robot yang mampu dipergunakan di dalam rumah untuk keperluan rumah tangga, sehingga Spot memiliki ukuran yang jauh berbeda dibandingkan robot lainnya pada saat itu dengan berat 30 kilogram dan bentuk yang minimalis.

Setelah melalui sejumlah pembaruan sistem hingga model, pada tahun 2019 Spot mulai tersedia untuk kepentingan komersial dan mulai dijual untuk publik pada pertengahan 2020. Sejak itu, robot yang dikontrol dengan remot jarak jauh ini telah berkelana di berbagai industri, dari perminyakan hingga konstruksi, untuk membantu mereka meningkatkan produktivitas dan efektivitas perusahaan. 

A Fashion Statement for Coperni

Tidak hanya sebatas pekerjaan keras, kehadiran Spot juga menjadi daya tarik tersendiri, dibuktikan dengan aksinya yang menjadi sorotan saat fashion show Coperni pada PFW Fall/Winter 2023

Kehadiran Spot sempat menimbulkan kontroversi karena adanya kekhawatiran bahwa penggunaan teknologi seperti robot anjing memiliki potensi bahaya. Namun, Coperni mengatakan penampilan Spot adalah wujud dari visi Coperni, yaitu menyatukan manusia dan mesin dalam satu harmoni. Dengan komitmen ini, Spot menjadi salah satu dari sejumlah langkah yang telah diambil Coperni untuk lebih mengeksplorasi tema teknologi dalam karyanya. 

What Spot Will Do for NYPD

Tatler Asia
Above Penampilan Spot si robot anjing Foto: Harry Murphy/Getty Images.

Setelah membantu berbagai industri dan mengikuti fashion show, Spot kini akan bergabung dengan kepolisian kota New York. Pada bulan April lalu, walikota New York, Eric Adams mengumumkan tiga teknologi baru yang akan dipergunakan oleh NYPD dan Spot menjadi salah satunya. Robot-robot anjing ini dinilai akan sangat berguna untuk meredakan situasi genting. Misalnya jika terdapat situasi mengancam nyawa seperti ancaman bom ataupun penyanderaan, Spot, yang akan dikendalikan dari jarak jauh oleh anggota kepolisian, dapat dikirimkan untuk membantu mendapatkan informasi dan menilai kondisi lapangan. 

Percobaan ini akan menjadi kedua kalinya dari NYPD untuk mengadopsi Spot. Sebelumnya, Spot sempat digunakan pada tahun 2020-2021 dan mendapat reaksi buruk dari publik yang menganggap robot anjing tersebut berpotensi memberikan jalan bagi kebijakan pengawasan yang terlalu agresif. Karena kekhawatiran yang besar kala itu, NYPD terpaksa menarik kembali Spot dan membatalkan kontrak dengan Boston Dynamics. 

Sejauh ini, menurutmu apakah kehadiran Spot kali ini adalah sebuah ide yang baik?

Topics