Lexus Feast 2025 kembali hadir, bukan sekadar perayaan kuliner biasa. Melalui sentuhan personalisasi dan komitmen keberlanjutan, Lexus mengajak para pencinta gastronomi merasakan kemewahan sejati yang diracik khusus untuk setiap individu
Sebagai seorang yang kerap berpergian dan menjelajah, saya sering kali menemukan bahwa kemewahan sejati bukanlah sekadar kemegahan, melainkan sesuatu yang terasa akrab, personal, dan mampu menyentuh hati. Di tengah hiruk pikuk dunia kuliner yang kian semarak, Lexus kembali hadir dengan Lexus Feast 2025, sebuah perayaan rasa yang bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga melekat di memori. Ini adalah sebuah perjalanan, bukan sekadar hidangan, yang dirancang khusus bagi para pencinta kuliner yang memahami esensi "kemewahan personal".
Jangan ketinggalan untuk membaca: Buku masak COMO Simple: Merayakan rasa, warisan, dan keintiman kuliner

Above Bersantap dengan filosofi omotenashi, keramahan tulus milik Jepang
Selama hampir dua dekade, Lexus telah menorehkan jejaknya di Indonesia, bukan hanya sebagai produsen otomotif mewah, tetapi juga sebagai brand yang menginspirasi. Filosofi Omotenashi, keramahan tulus khas Jepang yang penuh perhatian terhadap setiap detail, menjadi fondasi kuat di balik setiap pengalaman yang mereka ciptakan. Omotenashi inilah yang memungkinkan Lexus mewujudkan Experience Amazing bagi para pelanggannya. Hubungan Lexus dengan dunia kuliner merupakan perwujudan langsung dari nilai-nilai Omotenashi itu sendiri, di mana setiap detail, setiap sentuhan, dan setiap pengalaman disiapkan dengan penuh perhatian, sama seperti seorang koki yang teliti meracik hidangan sempurna.

Above Berlangsung di Immersion, brand space Lexus satu-satunya di Asia Tenggara

Above Santap siang yang memanjakan tiap panca indera, termasuk sajian musik yang menemani rangkaian menu racikan chef Rachel Tjahja dari SU MA Jakarta
Dan kini, semangat itu terwujud sempurna dalam Lexus Feast 2025. Berlangsung di IMMERSION by Lexus, brand space Lexus yang menjadi satu-satunya di Asia Tenggara , Lexus Feast tahun ini mengusung tema "The Pinnacle of Luxury – Perfected by Omotenashi, Crafted for You". Tema ini bukan sekadar rangkaian kata indah; ia adalah janji akan pengalaman yang personal dan bermakna. Bayangkan, sebelum Anda melangkahkan kaki ke acara ini, sebuah kuesioner personal disajikan. Apakah Anda seorang Artisan yang menghargai detail dan keunikan, Explorer yang haus akan petualangan rasa baru, atau seorang Passionate yang penuh gairah?
Lexus berupaya menjembatani dan memahami setiap preferensi, menjadikan kemewahan ini terasa begitu akrab dan intim. Bahkan, tahun ini Chef Rachel Tjahja dari SU MA Jakarta dipercaya untuk meracik hidangan lezat dengan bahan makanan ramah lingkungan, dengan tiga buku menu yang disiapkan dan disesuaikan dengan kepribadian setiap tamu: Artisan, Explorer, dan Passionate. Hasil dari kuesioner inilah yang kemudian menginspirasi setiap menu yang disajikan, memastikan bahwa setiap hidangan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga merefleksikan keunikan karakter personal masing-masing pelanggan. Ini adalah making luxury personal dalam definisi sesungguhnya.
Lexus Feast tidak berhenti pada personalisasi semata. Komitmen terhadap keberlanjutan atau sustainability juga menjadi pilar penting. Setiap hidangan yang tersaji diolah dengan bahan-bahan pilihan dan proses yang ramah lingkungan.
Bansar Maduma, General Manager Lexus Indonesia, dengan lugas menyatakan, “Lexus Feast merupakan cara kami untuk menunjukkan bahwa kemewahan sejati hadir saat pelanggan merasa dimengerti, dihargai, dan dilayani sepenuh hati”.
Lebih dari sekadar selebrasi, Lexus Feast 2025 adalah sebuah apresiasi, sebuah privilege bagi pelanggan yang menyatukan nilai-nilai inti Lexus: kemewahan, inovasi, keberlanjutan, dan sentuhan personal.
Credits
Gambar: Dok. Lexus








