Cover Mosaic karya Fernand Léger tahun 1952 di La Colombe D'Or. Foto: La Colombe D'Or.

Deretan restoran yang tidak hanya membahagiakan lidah, namun juga memanjakan mata dengan koleksi seni yang sangat indah

Jantung dan jiwa dari sebuah restoran terletak pada hidangan yang disajikan. Namun, kini puluhan restoran baru dibuka setiap harinya di seluruh penjuru dunia. Rasa tidak lagi satu-satunya kunci kesuksesan; menemukan cara untuk menonjol dan berbeda dari yang lain juga menjadi agenda penting. Beberapa restoran telah berinvestasi dalam pemandangan indah, dekorasi unik, dan interior menawan untuk meningkatkan daya tarik. Sedangkan, kelima restoran ini memiliki cara unik untuk menarik lebih banyak pengunjung, yaitu dengan menampilkan koleksi seni yang mengesankan.

Jangan lewatkan: 6 destinasi populer untuk memuaskan lidah selama liburan

La Colombe D'Or, Saint-Paul de Vence

Tatler Asia
Above Lukisan Pierre Tal-Coat. Foto: Prosper Assouline.
Tatler Asia
Above Bagian outdoor La Colombe D'Or. Foto: Style My Trip.

Di usianya yang sudah lebih dari 90 tahun, La Colombe D’Or adalah tempat yang wajib dikunjungi bagi para pecinta seni dan kuliner di Saint-Paul de Vence, Prancis. Restoran yang juga merupakan boutique hotel dengan 25 kamar ini memiliki sejarah panjang. Pendirinya, Paul Roux adalah seorang penggemar seni yang berteman dengan banyak pelukis terkenal dan terkadang memperbolehkan mereka bermalam di hotel dengan bayaran menggunakan karya seni mereka. Tiga generasi kemudian, koleksi di La Colombe D'Or terus berkembang, menjadikannya rumah unofficial untuk seni modern. Kini, kamu bisa menikmati kelezatan masakan Provençale ditemani karya Picasso, Matisse, Léger, dan masih banyak lagi.

Greene St. Kitchen, Las Vegas

Tatler Asia
Above Eksterior Green St. Kitchen. Foto: Clint Jenkins.
Tatler Asia
Above Karya "Smiley Coppers Panel I" Banksy di Greene St. Kitchen. Foto Clint Jenkins.

Jika kamu menyukai street art, kamu pasti ingin melihat Greene St. Kitchen, sebuah restoran unik di Las Vegas yang identik dengan koleksi seni jalanan terpampang di sudut-sudut restoran. Ditampilkan di sebuah sudut dalam restoran Greene St. Kitchen adalah karya Banksy tahun 2002, "Smiley Coppers Panel I". Terletak di Palms Casino Resort, restoran ini adalah yang pertama di Las Vegas untuk menampilkan karya Banksy secara permanen. Tidak hanya Banksy, karya seni dari seniman street art besar lainnya juga dapat ditemukan di sini, termasuk Kenny Scharf, CES, Martha Cooper, dan Cleon Peterson.

Tugu Kunstkring, Jakarta

Tatler Asia
Above Pangeran Diponegoro Hall yang memajang lukisan "The Fall of Java" karya Raden Saleh. Foto: Tugu Hotels.

Pembaca Indonesia, kita tidak perlu bepergian jauh untuk melihat yang satu ini. Bangunan dari zaman kolonial Belanda yang terletak di kawasan Menteng ini menyimpan kilasan masa lalu. Tugu Kunstkring Paleis pertama kali dibuka pada tahun 1914 dan menampung komunitas seni rupa (Fine Arts Circle) Hindia Belanda. Saat itu, tempat ini menjadi rumah bagi mahakarya seni Picasso dan Van Gogh. Setelah dipugar oleh Tugu Hotels and Restaurants Group pada tahun 2013, bangunan bersejarah tersebut kini berfungsi sebagai galeri seni dan restoran mewah. Koleksi seni favorit kami adalah lukisan besar “The Fall of Java” karya Raden Saleh yang langsung menyapa setiap pengunjung yang menginjakkan kaki di ruangan Pangeran Diponegoro.

Kronenhalle, Zürich

Tatler Asia
Above Les Éclats Du Soleil by Joan Miró di ruang makan Kronenhalle. Foto: Kronenhalle.
Tatler Asia
Above Bagian bar dalam restauran Kronenhalle. Foto: Kronenhalle.

Juga dikenal sebagai salah satu restoran tertua di Zürich, Kronenhalle tidak dimaksudkan menjadi rumah bagi mahakarya-mahakarya modernis ketika Hulda dan Gottlieb Zumsteg mendirikannya pada tahun 1942. Kronenhalle baru berkembang menjadi koleksi seni yang luas di tangan putranya yang juga merupakan kolektor seni, Gustav Zumsteg. Selama bertahun-tahun, Gustav & Hulda mengadopsi banyak karya seni yang kini bernilai jutaan rupiah, seperti lukisan Chagall, Braque, Bonnard, Miró, dan banyak lagi. Terletak di pusat artistik Zürich, Bellevue Square, Kronenhalle menawarkan hidangan tradisional Swiss dengan sedikit pengaruh Prancis dalam hidangannya.

Scott's, London

Tatler Asia
Above Platinum Arowana Room memiliki koleksi lukisan dari Renoir, Miró, dan Chagall. Foto: Scott's,
Tatler Asia
Above Tidak hanya lukisan, ruangan juga dihias dengan lantai batu akik yang indah. Foto: Scott's,

Scott's adalah tempat di mana kamu akan mendapatkan pengalaman unik menyantap seafood sembari dikelilingi oleh karya Renoir, Chagall, Pissarro, dan Miró. Terletak di kawasan termewah London, Mayfair, restoran seafood ini membuat ruang makan private yang hanya dapat menampung hingga delapan tamu pada tahun 2019, yang disebut Platinum Arowana Room. Akibat banyaknya lukisan legendaris yang terpampang di dindingnya, interiornya disebut-sebut bernilai 6 milyar, menjadikannya ruang makan termahal di dunia. Jika lukisan tidak cukup membuatmu terkesan, mereka juga memastikan setiap perabot dan dekorasi di ruangan memancarkan kemewahan, seperti kursi berlapis emas dan lantai batu akik hijau yang menyala.

Topics