Cover Model Masjid 3D Print di Dubai Foto: JT+Partners and IACAD.

Pertama di dunia, masjid 3D printed akan mengubah dunia konstruksi secara bertahap.

Dubai dikenal sebagai surga bagi pecinta arsitektur unik. Mulai dari gedung tertinggi di dunia– Burj Khalifa, hingga gedung yang terlihat layaknya ombak di pantai yaitu Atlantis Dubai, kota di Uni Emirat Arab ini merupakan rumah dari berbagai landmark pemecah rekor paling terkenal di dunia. Tidaklah mengherankan jika Dubai telah memulai rencananya dalam membangun masjid melalui print 3D.

3D printing tengah mengalami popularitas yang tinggi. Selain konsepnya yang menarik, cetakan 3D telah membantu manusia dalam merancang barang-barang unik yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemakaiannya yang praktis tentunya membantu manusia untuk hidup lebih mudah dan efisien. Desain 3D yang telah dibuat akan dicetak lapisan demi lapisan secara perlahan hingga akhirnya menghasilkan produk yang sebelumnya hanya sebatas pixel dalam komputer.

Baca lagi: Tatler Travel: Dubai Virtual Tour

Tatler Asia
Above EXO Prosthetic Leg hasil cetak 3D Foto: Behance / William Root.

Masjid 3D print ini bukanlah bangunan pertama yang dibangun dengan memanfaatkan 3D printing. Deretan rumah, kantor, dan bangunan komersial lainnya telah dibangun dengan mesin print 3D di sepanjang kawasan Eropa dan Asia. Hingga kini, bangunan hasil cetak 3D yang dikenal meliputi bangunan hasil 3D print tertinggi yang berlokasi di Suzhou, RRC dan bangunan 3D print kantor komersial pertama di dunia yang berlokasi di Dubai. Bangunan kantor di Dubai ini juga berhasil memecahkan rekor dunia Guinness pada tahun 2022 lalu sebagai bangunan 3D print komersial pertama di dunia. Masjid yang akan dibangun ini juga tidak kalah uniknya, karena akan menjadi masjid pertama di dunia yang dibangun menggunakan teknologi 3D printing.

Tatler Asia
Above Bangunan 3D printed 5 lantai di Suzhou Foto: WINSUN.
Tatler Asia
Above Kantor komersial oleh Dubai Future Foundation Foto: Killa Design.

Masjid Megah Mengakomodasi 600 Jamaah

Tatler Asia
Above Render Masjid 3D print yang akan dibangun tahun ini Foto: JT+Partners and IACAD.

Masjid ini akan dibangun di distrik Bur Dubai— sebuah distrik yang terkenal akan landmark yang digemari para turis. Masjid ini juga merupakan proyek yang secara langsung diolah di bawah Islamic Affairs and Charitable Activities Department (IACAD) Dubai. Struktur dari masjid cetak 3D direncanakan akan dibangun dengan total luas 2000 meter persegi. Difasilitasi 2 lantai dan interior yang unik, masjid ini dikabarkan akan menampung 600 jamaah. Konstruksi masjid akan dimulai pada akhir tahun 2023 dan diprediksi akan tuntas sekitar tahun 2025. 

3D Printing sebagai Upaya Modernisasi

Tatler Asia
Above Tim Dubai Future Foundation peraih rekor Guinness Foto: DFF.

Islamic Affairs and Charitable Activities Department Dubai (IACAD) menyatakan bahwa pemanfaatan 3D printing merupakan tahap perkembangan teknologi yang harus dilewati. Dengan menggunakan 3D print, pembangunan masjid diprediksi akan memakan waktu yang lebih singkat dan meminimalisir sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam konstruksi tradisional. Pembangunan masjid 3D print merupakan realisasi dari “3D Printing Strategy”, di mana 25% dari konstruksi di UEA akan dibangun menggunakan 3D print sebelum tahun 2030. Selain itu, Dubai memiliki target untuk menjadi Capital of 3D Printing di dunia.