Perempuan masa kini makin bersinar dalam urusan karier dan pencapaiannya terutama di dunia mode
Sejalan dengan waktu, fashion brand asal Indonesia tampak makin maju dan punya sinarnya sendiri dalam dunia mode. Desainnya makin beragam mulai dari formal dress, streetwear, hingga modest wear, semua bak berkembang pesat dalam 10 tahun belakangan. Begitu pula dengan Veresa. Hadir sebagai brand yang mengedepankan resort wear dan juga night wear, dunia moda Nusantara kini jadi kian ramai karena fungsi, target pasar, dan ragam jenis outfit di Negeri ini pun semakin variatif.
Berdasarkan kenyataan ini, Tatler Indonesia berkesempatan untuk bicara langsung dengan Veiby Theresia Sumual, perempuan hebat di balik brand Veresa. Simak perbincangan menarik berikut yang tentu tak boleh kamu lewatkan.
Baca lagi: Mesty Ariotedjo: Pediatrician turned CEO
Hai, Veiby! Boleh ceritakan latar belakang pendidikanmu dan apa yang membuat kamu sangat suka dengan fashion?
Sejujurnya tak ada background pendidikan fashion dalam perjalanan edukasi yang saya ambil. Saat kuliah, jurusan saya adalah Marketing Bisnis. Namun, sejak dulu memang I really love to dressed up dan senang sekali membeli fashion magazine sejak SD. Dari situ, saya sudah mulai senang melihat foto-foto baju yang bagus, styling yang oke, hingga makeup yang stunning sehingga saat semua dikombinasi jadi satu kesatuan, ternyata membutuhkan banyak usaha dan teamwork yang mantap sehingga bisa tampak menarik di mata saat dipublikasi.
Lalu, apa arti fashion untukmu dan bagaimana kamu mendeskripsikannya?
For me, fashion is an art, a form of self-expression, taste, and very personal. Fashion is so much more than just clothing. It can be a mood booster that makes your day seem slightly better. And when you are wearing it, it could make you feel more brave, alive, and seems like ready to run the world!
Dalam Instagram-mu, ada dua akun Veresa yang berbeda yaitu Veresa Resortwear dan Night.byveresa. Bisakah kamu jelaskan perbedaan antara dua akun ini dan apa yang ingin kamu capai dalam dua kategori tersebut?
Veresa resort wear sebenarnya adalah baju easy-to-wear atau baju yang bisa kalian pakai sehari-hari jika sedang liburan di Bali. Jadi, keinginan saya adalah orang Indonesia yang sedang ke Bali juga belanja local brand asli Indonesia Bukan hanya beli brand luar yang berbasis di Bali. Lalu, kalau Night by Veresa adalah cocktail dress yang sengaja saya desain untuk datang ke party. Misalnya untuk acara pernikahan atau acara formal lainnya. Night gown! More glamour and sparkle.

Kapan semua ini dimulai? Tatler dengar dulu kamu hanya punya beberapa penjahit di dalam rumah
Awal mula saya mulai membuat brand ini adalah saat masih berada di Surabaya. Start dari sekitar tahun 2014 saat masih kuliah, di sela-sela waktu bolos saya suka pergi mencari kain, saya beli, lalu saya bawa ke penjahit. Awalnya sih karena saya rasa pilihan baju easy-to-wear di Indonesia sangat terbatas pilihannya. Mulai dari model dan ukuran, saya yg punya petite body ini jadi sering kesulitan susah untuk dapat yang benar-benar pas. Sekalinya dapat, pasti harus saya bawa lagi ke penjahit untuk dipermak. Dari situlah akhirnya baju yang saya pakai sering menarik perhatian teman-teman sehingga mulai jualan di Instagram.
Pada tahun 2017, saya pindah ke Bali dengan seorang penjahit di dalam dan beberapa di luar apartemen. Jualan pun tetap berjalan sampai akhirnya saat tahun 2019, pandemi Covid-19 dimulai dan ternyata langsung berdampak besar bagi Veresa. Ketika saya baru launching new party collection, lock down pun dimulai. Tak ada acara di mana-mana dan semua orang stay di rumah. Padahal waktu itu, saya sudah punya beberapa karyawan dan penjahit dengan pendapatan penuh dari saya. Saya pun mulai bertanya-tanya, bagaimana saya harus tetap membayar mereka tanpa harus mereka dirumahkan. Saya pun putar otak untuk berpikir tentang bagaimana saya tetap bisa menjalani bisnis ini ketika penjualan baju pesta tidak ada sama sekali cuz’ there’ no party everywhere!
Akhirnya, muncullah ide untuk membuat resort wear dan semi-loungewear yang bisa dipakai sehari-hari saat di rumah. Koleksi ini saya keluarkan di tengah-tengah pandemi saat orang sedang bosan dengan keadaan yang dirasa begitu-begitu saja. Koleksi baru saya pun langsung disambut dengan antusias! Apalagi saat itu sudah mulai banyak orang Indonesia yang tiba-tiba liburan dan menetap di Bali. Maka launching pertama pun membuahkan hasil yang baik. All my workers are very happy with the result! That’s why sampai sekarang saya tetap kembangkan koleksi resort wear saya. Now after covid i can continue running my cocktail dress collection melalui Night by Veresa
Baca lagi: Pesona dr. Widya Putri di Lantai Peraga
Beberapa desain Veresa sepertinya terlihat sama seperti brand luar. Bagaimana kamu melihat Veresa saat digunakan oleh perempuan Indonesia? Atau apakah memang Veresa terinspirasi dari brand luar negeri mengingat sekarang perempuan Indonesia cukup konservatif jika bicara tentang pakaian?
Balik lagi, saya rasa variasi brand pakaian terbuka di Indonesia dulu itu kurang begitu banyak karena belum berani. Jadi meski ada, pilihannya pun kurang variatif. Jadi, saya membuat Veresa ini seperti bagaimana saya suka melihat diri saya sendiri saat dressed up! I want to put my personal style but its hard to find one dengan harga yang affordable, ready to wear, sekaligus good in quality. Maka Veresa pun hadir untuk mereka yang berani bergaya terbuka seperti saya. Sejalan dengan perkembangan Veresa yang berhasil diterima publik, brand-brand pakaian terbuka asal Indonesia pun ternyata semmakin banyak. It means, perempuan indonesia sekarang sudah lebih berani mengekspresikan diri tanpa takut di judge orang lain. Menurut saya, tak ada batasan untuk perempuan dalam mengekspresikan diri dengan memakai pakaian seperti apa yang mereka suka karena hal itu tentu akan meningkatkan their own confidence!
Tantangan terbesar apa yang kamu hadapi saat membangun brand ini?
Salah satu tantangan utama yang saya hadapi saat membuat brand fashion sendiri adalah sulitnya menemukan komoditas yang berkualitas terutama daram urusan kualitas kain dan penjahit yang memiliki kemampuan tinggi hingga mendapat teamwork yang solid serta sesuai dengan visi misi kita. Hal-hal tersebut tentu jadi salah satu tantangan dalam membangun brand ini. Butuh waktu lebih lama dan perlahan agar saya bisa mendapatkan apa yg sesuai dengan standar Veresa.
Siapa dan apa inspirasi utamamu saat membuat Veresa
My inspiration is from everywhere, the people around me, my friends and living in Bali obviously! Kadang, melihat pantai atau warna sunset sudah bisa jadi satu inspirasi tersendiri!
Adakah pelajaran berharga yang kamu dapat selama membangun bisnis ini?
Dont believe people too easily! Karena saya mudah merasa kasihan dengan orang, maka dulu, saat awal sebelum toko dibuka, saya pernah kerja sama teman yang baru saya kenal. Pelajaran berharga pun langsung saya dapat! Not everybody has the same heart as you dan mereka bisa melakukan sebuah kesalahan tanpa rasa bersalah sama sekali! So, please pisahkan urusan friendship dan pekerjaan. Job is still a JOB!
Bagi kamu, hal atau elemen paling esensial apa yang diperlukan kamu untuk bisa jadi fashion designer yang sukses?
Up to date. Kita harus lihat perkembangan dunia dengan sangat cepat terutama dalam urusan fashion. Kalau tak update, maka brand pun bisa terlambat dan ketinggalan. Be yourself! Selalu harus ingat ciri khas brand supaya orang tetap bisa mengingat brand kita! Terakhir, tentu kita harus look sharp and really Focus on what you doing and what you want!
Baca lagi: Anandita Makes: Wanita Multi-Peran & Inspirasinya

Deskrispiskan Veresa dalam dua kata
Veresa is a symbol of versatility. A brand that adapts yet staying true at it’s values and identity. Sexy, bold & sophisticated can be represented from day to day wear, to special moments to celebrate in.
Tren fashion apa yang selalu jadi favoritmu dulu dan sekarang?
Cargo pants, low-waisted jeans, oversized jacket! My favorite!
Sebagai desainer, menurutmu apakah mungkin untuk selalu bisa membuat sesuatu dari apa yang kamu imajinasikan?
Yes! Tentunya imajinasi kita harus tanpa batas sehingga kita betul-betul bisa mengimajinasikan dan bermimpi tentang apapun. Kita pun harus percaya kalau bisa membuat apa saja dari imajinasi itu. Something like manifestation or praying.
Saran apa yang bisa kamu beri bagi mereka yang sedang ingin memulai bisnisnya di bidang fashion?
Don't give up easily! If plan ABCD doesn't work, there is always plan E- Z. Keep trying!
Terakhir, apa pencapaian utamamu sepanjang karier?
I can’t say any greatest achievement cause for me any single achievement is still an achievement. Setiap langkah yang saya raih, entah dari buka toko, masuk majalah luar, masuk website penjualan di luar negeri, dan pakaian saya dipakai oleh artis favorit, semua small step itu saat saya lihat sekarang, ternyata benar terasa seperti greatest achievement! So now, I will be ready to achieve and celebrate each goal in each day!
Baca lagi:
Mengulik gaya dan tren perhiasan 2023
Beauty Brand ESQA Berhasil Meraih Funding Seri A, Senilai $6M!




