Cover Beberapa inspirasi outfit dari brand fashion muslim yang terkenal di Indonesia.

Indonesia yang kaya akan corak dan warna dalam wastra nusantara memberi ciri serta karakter bagi fashion itu sendiri—termasuk busana Islami Indonesia yang memiliki sentuhan berbeda.

Sebagai negara Muslim terbesar, Indonesia diharapkan menjadi kiblat untuk modest wear—terutama busana muslim dan hijab. Terlebih lagi, paduan kombinasi antara busana muslim dan corak wastra nusantara kini tengah didorong untuk semakin menaikkan citra mode Indonesia. Sejak awal tahun 2023, koleksi-koleksi busana muslim dan hijab dengan corak nusantara telah dikeluarkan oleh sejumlah desainer. Masing-masing mengangkat tema serta ciri khas wastra Indonesia dipadankan dengan karakter busana muslim itu sendiri. Beberapa di antaranya bahkan sudah dibawa untuk melenggang di bagian panggung New York Fashion Week dan London Fashion Week. Untuk menyambut bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan datang, berikut kami rangkum beberapa padu padan koleksi busana muslim dan hijab ini rasanya tak boleh terlewat begitu saja.

 

Baca Lagi: 5 Dekorasi Rumah Menyambut Ramadhan

1. Permainan outerwear

Busana muslim dan hijab selalu identik dengan potongan terusan seperti gamis dan dress. Namun, dengan mulainya keterbukaan dunia mode, permainan mix & match kini semakin diminati. Beberapa pengamat mode busana muslim dan hijab melihat akan ada lebih banyak penggunaan outerwear dalam koleksi-koleksi terbaru, seperti jaket, blazer, kardigan panjang, syal. Seperti yang dibawa dalam koleksi terbaru Nada Puspita. Dengan corak bergaris dan bunga-bunga, koleksi Nada Puspita tampil dengan warna dan potongan feminin. Koleksi yang diberi nama A Breath of Modesty ini juga menghadirkan mix & match seperti gaun panjang dengan kardigan dan tunik dengan rok ruffles. 

 

Baca Lagi: Tatlergram: Favorite Moments of Idul Adha 1443 H

2. Warna pastel yang ceria

Dalam beberapa waktu belakangan, warna pastel tengah digandrungi masyarakat. Selain warnanya yang terlihat teduh, pemilihan warna pastel disebut lebih mudah untuk dipadupadankan, terutama dengan warna earth tone. Adopsi warna-warni pastel ini lantas dibawa ke dalam berbagai koleksi busana muslim. Tidak hanya itu, beberapa brand juga menggabungkan motif-motif wastra nusantara dalam koleksi terbaru. Salah satu contohnya adalah Klamby, yang dinaungi oleh Nadine Gaus, meluncurkan 9 koleksi busana muslim dan hijab yang dinamakan Chamatarra. Mengusung corak-corak yang menggambarkan kekayaan alam Pulau Sumatera, seperti perpaduan Tenun Siak dan Batanghari, mencakup flora, fauna, yang dipadupadankan sedemikian rupa sehingga menciptakan tampilan yang lembut dan fresh.

 

Baca Lagi: 7 Bangunan dengan Arsitektur Megah di Qatar

3. Bold & Colourful

Meski penyuka warna pastel meningkat, bukan berarti warna bold & colorful sepi peminat. Tahun 2023 juga diprediksi sebagai ‘kebangkitan’ tren warna terang seperti fuschia, oranye, hingga magenta. Penggunaan warna-warna ini dapat kamu temui pada koleksi terbaru dari byayudyahandari bersama Batik Trusmi. Desainer Ayu Dyah Handari menggabungkan corak batik Cirebon, Megamendung, yang berbentuk seperti awan bergelombang dengan warna-warna terang. Koleksi Basundari: A Lore from the Shore, ditampilkan pada panggung New York Fashion Week ini, terdiri dari atasan, rok, dan gaun gamis serta banyak memiliki siluet lonceng pada bagian tangan. Gaya hijab yang ditawarkan untuk penggunaan warna dan motif ini adalah bentuk turban. Simpel, tetapi tetap mencolok. 


Baca Lagi: Sambut Bulan Suci Ramadhan Dengan 5 Brand Fashion Muslim Indonesia Ini

4. Monogram

Selain warna, corak dengan monogram logo adalah salah satu yang diminati. Busana dengan monogram dapat memberi efek mewah dan elegan bagi penggunanya. Salah satu rumah mode yang membawa tren ini adalah Buttonscarves. Terinspirasi dari kecantikan modern yang dipadukan dengan sentuhan modest. Koleksi yang diberi nama The Dream Capsules ini sempat ditampilkan pada New York Fashion Week. Selain motif monogram, Buttonscarves memilih penggunaan warna-warna klasik yang tak ketinggalan zaman, seperti hitam, midnight blue, hingga merah, serta ungu.

5. Busana syar’i yang klasik

Baru-baru ini, jenis busana syar’i yang mengembalikan fitrah bentuk gamis juga semakin diminati. Hanya saja bagi beberapa kalangan menilai jenis busana ini cenderung monoton, dengan warna monokrom dan polos tanpa corak. Beberapa desainer mode syar’i, seperti Kamila Design, berusaha mendobrak stigma tersebut dengan menampilkan koleksi gamis syar’i dengan warna earth tone serta pastel yang memiliki aneka corak. Salah satunya dengan meluncurkan koleksi bernama Pramesthi, dimana jenama tersebut menghadirkan berbagai gamis dan tunik dengan motif bunga, serta eksplorasi bahan seperti silk—meninggalkan kesan bahwa busana syar’i tak dapat dipadukan dengan mode masa kini.

Topics