Cover Jennie BLACKPINK tampil menggunakan atasan mutiara karya Diana M Putri. Foto: Dok. BLACKPINK.

Simak prestasi Natalia Kiantoro, Michelle Maryam, dan Diana M Putri dalam bidang fashion yang patut diapresiasi.

Membuat lini fashion dengan kualitas yang apik dan mumpuni sehingga dapat bersaing dengan target pasar luar negeri, bukanlah perkara mudah. Memiliki ciri khas dalam segi desain merupakan salah satu bentuk usaha untuk terlihat beda dari yang lain ditengah persaingan fashion internasional. Bukan hanya mampu menciptakan karya dibidang fashion, tiga wanita muda asal Surabaya ini pun telah mengharumkan nama Indonesia. Bak mimpi bagi para desainer Indonesia lainnya, mereka mampu menembus kancah internasional lewat desainnya yang memiliki keunikan tersendiri sehingga menjadi perhatian dan diperhitungkan oleh market luar negeri.

Natalia Kiantoro

Tatler Asia
Above Koleksi Lilium keluaran Natalia Kiantoro yang didominasi dengan warna putih. Foto: Natalia Kiantoro Collections.

Wanita yang lahir di Surabaya, Natalia Kiantoro yang mendirikan fashion brand dengan nama dirinya ini mempertajam ilmunya di bidang fashion dengan mengemban sekolah jurusan Fashion Design di Raffles Design Institute. Semasa sekolah, ia sering kali mengikuti beberapa kompetisi fashion di Asia Pasifik seperti; China, Singapore, dan Indonesian. Setelah ia lulus di tahun 2012, Natalia Kiantoro mengawali karirnya sebagai asisten desainer di sebuah rumah mode bernama Peony Rice yang merupakan bridal brands.

Koleksi pertamanya diperlihatkan pada khalayak untuk pertama kalinya di Shanghai Fashion Week Fall 2012, dan berlanjut pada Singapore Fashion Week yang mana Natalia Kiantoro membawa pulang penghargaan sebagai People Choice Award. Tahun berikutnya, ia pun memperlihatkan koleksi ready-to-wear pada acara fashion tahunan di Indonesia yaitu, Jakarta Fashion Week. Fokus terhadap siluet yang simple, clean, dengan detail yang bold pada koleksinya sehingga terlihat sangat modern. Tidak hanya itu, Natalia Kiantoro pun menyatukan elemen feminin dan maskulin yang kuat sebagai DNA dari desainnya.

Michelle Maryam

Tatler Asia
Model memperagakan busana koleksi Maryalle dalam Jakarta Fashion Week 2023 di Pondok Indah Mall, Jakarta, 24 Oktober 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Above Model memperagakan busana koleksi Maryalle dalam Jakarta Fashion Week 2023. Foto: Febri Angga Palguna.
Model memperagakan busana koleksi Maryalle dalam Jakarta Fashion Week 2023 di Pondok Indah Mall, Jakarta, 24 Oktober 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna

Memiliki personal style yang kuat, membuat Wanita asal Surabaya ini menjadi salah satu desainer yang memiliki ciri khas pada baju rancangannya. Terinspirasi dari kota-kota yang selama ini ia kunjungi, tertuang sangat dinamis disetiap koleksi keluaran MARYALLÉ. Michelle pun menuangkan elemen femininnya yang dikuatkan dengan self-confidence, playfulness, and intellectuality sehingga para penggemar fashion di Indonesia pun tahu benar desain MARYALLÉ yang unik ini, beda daripada yang lain.

Michelle pun menampilkan desainnya dengan ikut berpartisipasi pada Jakarta Fashion Week dari tahun 2018 hingga 2022. Tidak hanya menjual koleksinya di butik dan retail di Indonesia, MARYALLÉ pun tersedia di beberapa butik di Asia yaitu Kuala Lumpur dan Singapore. Tidak berhenti sampai di situ, Michelle yang lebih suka disebut sebagai fashion entrepreneur ini, mampu membawa lini fashionnya yang modern ini ke pasar internasional dengan menjual koleksinya ke beberapa butik di hampir seluruh dunia yaitu Middle East, New York, Eropa, dan Inggris. Ini membuktikan bahwa karya MARYALLÉ mampu bersaing dengan brand luar lainnya.

Diana M Putri

Tatler Asia
Above Rancangan Diana dipakai oleh Ariana Grande saat membawakan lagu God is A Woman. Foto: MTV VMA tahun 2018.

Ketertarikan Diana sebagai desainer bermula dari kesenangannya akan dunia fashion dengan menerima pesanan khusus untuk teman dan kerabatnya. Pendidikan Dia justru jauh dari dunia fashion, ia mengambil jurusan sastra di kampus terbaik di Surabaya, Universitas Kristen Petra. Kecintaannya terhadap fashion membuahkan hasil saat ia terpilih di ajang Couture Fashion Week di New York sebagai desainer terbaik tahun 2015.

Setelah meraih kesuksesan, rancangan Diana dipakai oleh Ariana Grande saat membawakan lagu God is A Woman di MTV VMA tahun 2018. Setahun kemudian, salah satu desainnya dipakai oleh Anne Winters di ajang Oscar 2019. Tidak sampai di situ, Carrie Underwood pun merupakan pelanggan setia desain Diana di setiap acara yang ia datangi. Tahun lalu, Diana memperlihatkan karyanya yang bertemakan Cyber Couture pada acara Los Angeles Fashion Week. Ditahun yang sama, Jennie Blackpink tampil dengan korset putih penuh mutiara saat merilis video musik yang berjudul Shut Down pada September 2022.

Topics