Mulai dari berendam di onsen yang ikonik hingga pola makan ala biarawan Jepang
Kata kunci seperti “health”, “wellness”, dan “kesehatan” tentunya menjadi satu dari sekian banyaknya keywords yang dicari di Google untuk melawan berbagai sumber penyakit yang kerap kali muncul di musim penghujan. Biasanya, beberapa praktik kesehatan yang kerap kali ditemukan adalah hal-hal yang sering dipraktekkan oleh banyak orang seperti yoga, bersepeda, ataupun jogging di pagi hari.
Namun, ketika beberapa netizen mencoba untuk mempersempit pencarian mereka dalam lingkup kesehatan, mereka menemukan beberapa praktik kesehatan yang menarik yang ternyata bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah praktik kesehatan yang ditemukan di Jepang.
Sebagai salah satu negara maju, Jepang tidak meninggalkan praktik kebiasaan yang sudah turun-temurun ada di budaya mereka. Salah satu contohnya adalah berendam di onsen (pemandian air panas). Praktik kesehatan ini tidak hilang, namun justru semakin populer karena banyaknya manfaat kesehatan yang dirasakan oleh tubuh dan sudah diterapkan oleh banyak hotel dunia sebagai salah satu program kesehatan yang banyak dicari oleh pengunjung.
Selain berendam di onsen, beberapa praktik kesehatan ala Jepang ini akan membuatmu termotivasi untuk mendalami hidup sehat.
BACA LAGI: 3 Tips Ayurveda Sehari-hari
1. Shojin Ryori

Above Berbagai jenis sayuran yang sehat. Foto: Dok. Unsplash
Salah satu praktik kesehatan yang populer adalah cara untuk mengatur pola makan. Ada banyak sekali berbagai formula, resep, dan aturan makan yang kerap kali dibagikan oleh artis dan penggiat gaya hidup sehat untuk meraih hidup yang sehat. Dari sekian banyaknya tips diet yang beredar, mungkin banyak yang belum mengetahui praktik khas Jepang ini: Shojin Ryori.
Shojin Ryori adalah gaya masakan yang lebih dari sekadar pola makan; namun juga sebagai gaya hidup. Istilah ini mengacu pada hidangan vegetarian (dan seringkali vegan) yang disajikan di banyak kuil Buddha di negara tersebut.
Apakah membosankan? Tentu tidak. Di sini, Masakan yang disajikan lebih dari sekadar makanan vegetarian biasa. Hal ini dikarenakan sajian makanan yang ditampilkan sering kali cukup mewah dan terllihat banyak menggabungkan produk segar, musiman, serta lokal (yang sering diambil dari tumbuhan liar). Biasanya, tumbuhan-tumbuhan yang dikumpulkan adalah yang berada di sekitaran kuil. Karena produk yang segar dan alami, sajian seperti acar, sup miso, tahu, dan sayuran gunung akan terasa lebih lezat dengan cita rasa yang unik.
Praktik ini merupakan salah satu dari ajaran Buddha Cina. Menurut tradisi Buddhis, membunuh hewan untuk dikonsumsi sangat dilarang keras karena diyakini mengaburkan kemurnian jiwa dan mengganggu meditasi. Tidak hanya itu, banyak para penggiat kesehatan yang percaya bahwa dengan pola makan ini akan menambah umur dan stamina apabila diterapkan setiap hari.
2. Berendam di Onsen

Above Anak-anak bermain di onsen. Foto: Dok. Unsplash
Berendam di air panas, terutama di pemandian dari sumber air panas alami, akan memberikan dampak kesehatan yang baik untuk tubuh dan pemulihan energi. Praktik kesehatan yang terkenal di Jepang ini sudah diterapkan oleh para masyarakat global dan biasa ditemukan sebagai salah satu program kesehatan yang biasa ditawarkan oleh hotel mewah.
Di Jepang sendiri, berendam di onsen atau sumber air panas alami telah lama dianggap sebagai terapi kesehatan alami untuk berbagai macam penyakit, mulai dari masalah kulit dan stres hingga otot lelah dan tulang yang sakit. Namun, berendam yang dimaksud bukan berendam di air hangat biasa. Geografi gunung berapi negara Jepang cocok untuk menjadi rumah bagi pemandian alami kaya mineral yang tak terhitung jumlahnya. Dikatakan bahwa sumber air panas tersebut memberikan khasiat penyembuhan yang tak terhitung banyaknya, apabila dilakukan secara benar dan tidak berlebihan.
Ada berbagai jenis pemandian, masing-masing dikenali karena komposisi mineralnya yang berbeda. Mulai dari onsen belerang yang dipercaya dapat membantu mengobati gangguan kulit dan radang sendi, Iron Onsen yang bagus untuk pengidap anemia, hingga pemandian hidrogen berkarbonasi tinggi. Bahkan jika Anda tidak menderita penyakit apa pun, tidak ada yang lebih menenangkan daripada berendam di air yang kaya akan mineral
3. Zazen Meditation

Above Zazen Meditasi. Foto: Dok. Unsplash
Ada banyak sekali cara untuk menenangkan diri. Salah satunya adalah dengan bermeditasi. Para penggiat kesehatan mungkin sudah sangat mengenal berbagai metode meditasi yang sering disiarkan di televisi maupun media sosial. Namun, apakah kalian pernah mendengar Zazen Meditation?
Berasal dari aliran Zen Buddhisme dan dipraktikkan di kuil-kuil di seluruh Jepang oleh biksu dan orang biasa sehari-hari, Zazen Meditation adalah bentuk unik dari meditasi spiritual mendalam yang dirancang untuk menenangkan tubuh dan memusatkan pikiran.
Tujuan meditasi ini sederhana namun kerap kali sukar dilakukan: menjaga agar tubuh tetap diam dan tenang, termasuk pikiran. Meditasi ini menantang para penggiatnya untuk menyalurkan kata-kata dan kalimat yang muncul di benak pikiran dan membiarkan berlalu seperti aliran sungai yang tenang. Praktik ini sangat terkait dengan ideologi Buddhis yang menghubungkan dengan sifat keberadaan dan sepenuhnya memutuskan hubungan dengan dunia material untuk mencapai tingkat meditasi teratas.
Dengan latihan meditasi ini secara rutin, banyak para penggiat meditasi yang merasakan banyak manfaat kesehatan. Salah satunya adalah kejernihan mental, kedamaian hati, serta kesejahteraan fisik—termasuk memperbaiki postur tubuh, menurunkan stres, dan meningkatkan kesehatan jantung.
4. Shinrin Ryoku

Above Forest bathing aka Mandi Hutan. Foto: Dok. Unsplash
Shinrin-yoku, atau secara harfiah dapat diterjemahkan menjadi “Forest Bathing / Mandi Hutan”, adalah sebuah praktik kesehatan dimana seseorang akan masuk berjalan kaki ke dalam hutan alami untuk menuai manfaat terapeutiknya. Ini adalah praktik yang cukup sederhana; pada dasarnya hanya keluar dari kota , mengunjungi kawasan hutan lebat yang rimbun, dan menikmati ketenangan alam.
Penelitian telah menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di lingkungan alami yang subur, seperti hutan, dapat mengurangi kortisol (hormon stres), menurunkan tekanan darah, merangsang aktivitas saraf parasimpatis, dan membuat Anda merasa lebih baik secara fisik dan mental.




