Jaga kondisi mental dan kurangi rasa cemas dengan melakukan hal-hal sederhana ini.

Deck.JPG

Foto: Dok. pexels.com/energepic

Dewasa ini, ada begitu banyak hal yang membuat kita cemas atau tertekan. Mulai dari masalah keluarga, karier, percintaan, hingga pertemanan. Kalau tidak segera diatasi, tentu kesehatan mental kita menjadi taruhannya.

Makanya, pepatah lama pernah mengatakan 'Mens Sana In Corpore Sano' yang berarti di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Ungkapan ini menandakan bahwa penting menjaga kesehatan mental yang kerap kali diabaikan.

Dalam rangka memperingkati Hari Kesehatan Mental Dunia, yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober, kami ingin memberikan tips kilat yang bisa membantu kamu mengurangi cemas dan menjaga kondisi mental lebih baik. Tentu, ada banyak cara untuk bisa mengurangi cemas dengan metode kamu sendiri. Namun, kelima cara ini bisa diikuti saat pikiranmu begitu penuh dan terus digerogoti oleh rasa cemas. 

1/5 Menemukan aktivitas yang menyenangkan

1.JPG

Foto: Dok. pexels.com

Buat sebagian besar orang, liburan bisa menjadi alternatif untuk mengurangi cemas yang mendera. Namun, tidak semua orang mempunyai kesempatan yang sama. Sehingga, mereka kesulitan untuk meredakan kecemasan.

Saat stres, hal sederhana yang perlu kamu lakukan adalah lepaskan sejenak rutinitas yang dilakukan dan temukan aktivitas lain yang menyenangkan. Menurut seorang Psikolog, Ethan Kross, Ph.D, mengungkapkan bahwa aktivitas lain dapat mengalihkan perhatian kamu dari suara negatif di dalam pikiran.

Tak perlu jauh dan mahal, aktivitas itu bisa berupa membersihkan dan menata ulang kamar yang terlihat berantakan, memasak makanan yang disukai, atau bersepeda di sekitar rumah.

2/5 Mendengarkan musik

2.JPG

Foto: Dok. pexels.com/Victoria Akvarel

Siapa yang suka mengerjakan suatu hal sambil mendengarkan musik? Ternyata, cara yang satu ini ampuh untuk mengurangi kecemasan. Seorang ahli saraf, Kulreet Chaudhary, MD memberitahu jika musik bisa mengubah cara otak bekerja.

Misalnya, musik klasik yang mempunyai ritme dan harmoni tertentu dapat menenangkan kerja otak yang lagi menggebu-gebu. Sebenarnya tidak hanya musik klasik, kamu bisa menyesuaikan genre musik yang disukai seperti Pop, K-Pop, dangdut, atau R&B. Dengan bersenandung kecil, otot tubuh dan otak yang tadinya tegang perlahan menjadi lebih rileks.

3/5 Memperbaiki postur tubuh dengan yoga

3.JPG

Foto: Dok. pexels.com

Merujuk pada konsep yang diciptakan oleh seorang terapis ternama, Aaron Alexander, sekaligus penulis buku berjudul “The Align Method”. Ia membocorkan bahwa postur tubuh dapat mempengaruhi suasana hati, salah satu dengan berolahraga yoga.

Hal ini berdasarkan penelitian di tahun 2017 yang menemukan 87% mahasiswa dapat mengakses kenangan indah dan membangkitkan semangat saat posisi tegak. Sementara itu, kenangan depresi terjadi saat posisi tubuh yang tidak tegak.

4/5 Merapalkan mantra ‘ajaib’

4.JPG

Foto: Dok. verv.com/ mirror_technique

Seperti halnya merencanakan to-do list kerja, kamu juga perlu menuliskan mantra ‘ajaib’ untuk menyemangati diri sendiri ketika merasakan cemas. Lisa Bilyeu, salah satu penulis buku “Radical Confidence: 10 No-BS Lessons on Becoming the Hero of Your Own Life” memiliki satu kalimat yang biasa diucapkan saat perasaan gugup melandanya.

Setidaknya, ada satu mantra ‘ajaib’ yang bisa membangkitkan gairahmu untuk kembali melanjutkan aktivitas. Percaya atau tidak, kalimat penyemangat itu bisa membantu dirimu lebih percaya diri, bahkan di saat tidak ada orang yang bisa kamu andalkan. 

5/5 Menghargai setiap hasil yang diraih

5.JPG

Foto: Dok. pexels.com

Ketika semua hal sudah kamu lakukan, namun rasa cemas tak kunjung mereda. Maka, coba tengok kembali apa yang telah kamu lalui atau capai selama ini. Memang tidak akan sama dengan milik orang lain, namun menghargai setiap hasil yang diraih membuktikan jika dirimu telah jauh berjuang dan berproses selama ini.

Apabila, kamu adalah sosok yang pelupa, maka tidak ada salahnya menulis semua hal baik atau buruk di dalam semua jurnal. Dengan begitu, kamu bisa melihat setiap langkah kecil yang telah dilalui di masa mendatang dan berterima kasih kepada dirimu sendiri, karena telah cukup kuat menjalani semuanya.