Pameran fotografi “Hip Hop: Conscious, Unconscious” menampilkan lima dekade penting musik hip hop
Musik hip hop tidak sekedar suatu genre musik semata. Sejarah dan juga pengaruh yang diberikannya membuat hip hop menjadi sebuah bukti dari pergerakan sosial dan perkembangan musik. Salah satu eksibisi yang memuat seluruh aspek penting tersebut adalah “Hip Hop: Conscious, Unconscious” yang diadakan di Fotografiska, Park Avenue, New York.
Menelusuri asal muasal musik hip hop yang bermula di Bronx pada tahun 1973, “Hip Hop: Conscious , Unconscious” juga menyoroti pengaruh komunitas Afrika, Latin dan Carribean American dalam mengembangkan musik ini. Tidak hanya membahas keberhasilan musik hip hop yang menjadi worldwide phenomenon 50 tahun kemudian, pameran ini juga menampilkan berbagai individu yang turut berjasa dalam memajukkan musik hip hop.
Baca Juga: World’s Best Photography Exhibitions

Above Pameran fotografi ini menampilkan akar musik hip hop yaitu aktualisasi diri dan komunitas. Foto: Fotografiska.
Selain menampilkan sejumlah figur penting yang berperan dalam mengembangkan musik hip hop, pameran ini juga menyorot peranan penting perempuan di dunia musik tersebut yang didominasi para laki-laki. Peranan penting para trailblazer ini disorot dalam 5 dekade krusial yang memuat sejarah, pergerakan dan perkembangan genre hip hop.
Baca Juga: Museum MACAN Best Art Exhibitions

Above Akar sejati musik hip hop berupa aktualisasi diri ditampilkan melalui beragam karya fotografi. Foto: Fotografiska.
Eksibisi yang bekerjasama dengan perusahaan rekaman independen asal Amerika Serikat, Mass Appeal ini menyampaikan sebuah pesan penting – yaitu awal mula lahirnya musik hip-hop yang sarat akan aktualisasi diri dan komunitas. Kesederhanaan yang berawal dari kumpulan anak muda yang mengekspresikan diri melalui pakaian dan gaya dengan sumber daya terbatas mengingatkan publik akan akar sejati dari musik hip-hop – kebebasan dan persatuan komunitas.

Above "Hip Hop: Conscious Unconscious" menampilkan figur wanita penting dalam musik hip-hop. Foto: Fotografiska.
Sally Berman, sang co-curator dari eksibisi ini menampilkan ragam wajah hip hop dengan menampilkan figur perempuan seperti Eve dan Lil’ Kim yang berjasa membesarkan musik ini. Sederet figur ini ditampilkan melalui beberapa foto intimate yang menampilkan sisi lain dari para musisi tersebut.
Baca Juga: Digital Art Fair 2022



