Setelah berhasil diluncurkan tahun lalu, Digital Art Fair kembali hadir untuk putaran kedua

Foto: Dok. Klook
Pendiri Digital Art Fair, Gillian Howard berbagi wawasan tentang seniman digital favoritnya dan masa depan media. Edisi perdana Digital Art Fair Xperience dibuka pada musim gugur 2021. Pameran tersebut menjadi pameran seni pertama di Asia yang didedikasikan untuk seni digital, NFT, dan kripto. Bulan ini, pameran tersebut kembali digelar di tempat seluas 20.000 kaki persegi, tepatnya di Central. Ribuan karya seni digital dipamerkan dalam pameran dengan menggunakan tampilan digital dan realitas virtual berbasis metaverse.
The Immersive Zone of the Xperience show akan menampilkan karya-karya seniman pop China yang berbasis di London, yaitu Jacky Tsai. Tsai terkenal karena menggabungkan referensi simbolis dari seni tradisional timur dengan referensi seni pop barat. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah Parody of Jay's Music pada tahun 2019, yaitu sebuah lukisan akrilik skala besar yang terinspirasi oleh lagu-lagu penyanyi pop Manado dan kolektor seni Jay Chou, serta karya NFT nya China Floral Skull pada tahun 2021, yang dijual seharga US$302.400 di Sotheby's tahun lalu.
Gillian Howard ikut mendirikan pameran untuk memberikan pengalaman unik dan mendalam bagi penonton Hong Kong. Dia turut membawa pengalaman luas dalam manajemen seni dan semangat untuk seni media baru. Howard pun membagikan wawasannya tentang media baru yang sedang booming dan menghilangkan kesalahpahaman tentang hype spekulatif yang mengelilinginya.

Foto: Dok. Gillian Howard
Mengapa kamu memilih untuk menyelenggarakan pameran seni digital secara langsung?
Ada kesalahpahaman besar tentang seni digital yang hanya ada di ruang virtual. Seni digital dimulai di ruang fisik, menggabungkan musik dan instalasi; itu tidak dimulai di internet. Pertunjukan seni sebenarnya memiliki banyak keterbatasan, terutama dalam hal apa yang dapat ditampilkan dan bagaimana caranya. Dimungkinkan untuk menampilkan video atau grafik secara virtual tetapi jauh lebih sulit jika itu adalah karya AR atau imersif.
Kenapa di Hongkong? Apakah ada lokasi lain di dalam rencana mu?
Saya dari Hong Kong, jadi masuk akal [untuk memilih Hongkong], tetapi saya juga merasa [seni digital] kurang di sini [Hongkong]. Saya masih sangat melihat Hong Kong sebagai pusat seni Asia dan sekarang tampaknya perusahaan crypto dan NFT [ikut] tumbuh di sini [Hongkong]. Ada banyak peluang di Eropa dan Amerika Utara, jadi saya ingin membawa karya seniman Asia kesana dan membawa karya seniman Barat ke Asia.

Foto: Dok. Digital Art Fair Asia
Apa istimewanya media digital bagi mu?
Cara berkomunikasi benar-benar berubah, terutama di masa pandemi. Internet telah mengambil alih dan kita harus memperhatikan cara kita menyampaikan pesan serta cara kita mencari informasi. Jika dunia seni tidak menyesuaikan cara kita berkomunikasi maka kita akan kehilangan kontak dengan generasi muda. Seni digital adalah bahasa zaman kita; itu mencerminkan bagaimana kita berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Ini juga lebih mudah diakses oleh seniman dan konsumen, mengubah pengalaman berkesenian, serta imersif dan interaktif.
Siapa pencipta NFT atau seniman digital favorit kamu? Mengapa?
Salah satu seniman pertama yang membawa saya ke luar angkasa adalah Krista Kim. Dia adalah artis Korea Kanada yang berbasis di New York. Dia mulai membuat karya seni digital murni pada tahun 2014. Dia mulai membuat patung digital dan karya meditasi yang sering kali menyertakan suara. Kemudian dia membuat rumah virtual. Itu adalah kejutan bagi saya dan membuat saya berpikir tentang bagaimana seseorang dapat membangun pekerjaan yang hanya ada secara virtual. Refik Anadol yang menghadirkan pengalaman seni imersif berskala besar, membuka mata saya tentang bagaimana karya seni dapat diciptakan. Keduanya adalah dua seniman favorit saya sekarang.

Foto: Dok. Krista Kim
Di mana seni digital dan NFT akan berada dalam tiga tahun dari sekarang?
Saya pikir seni digital akan menjadi arus utama dalam waktu tiga hingga lima tahun, dan alasannya adalah tentang percepatan teknologi. Fakta bahwa NFT adalah kata kunci yang menjadi arus utama, yang begitu cepat menunjukkan kepada dunia betapa terikatnya orang dengan teknologi. Dalam hal seni dan budaya, seni digital—karya seni apa pun yang dibuat dengan cara digital—akan menjadi sangat populer. Segala sesuatu yang membutuhkan perangkat digital untuk menampilkannya karena orang kecanduan cara digital dalam mengkonsumsi sesuatu.
Digital Art Fair Xperience Hong Kong 2022
Mulai dari tanggal 20 Oktober hingga 6 November. G/F & 1/F
Asia Standard Tower, 59–65 Queen’s Road Central.




