Cover Andrye Setiawan, CEO & founder Exquise Patisserie.

Ketika ilmu, koneksi, dan passion bersatu menjadi sebuah bisnis cake & pastry yang terus berkembang pesat.

Tak semua orang mendapat berkat untuk menjalankan pekerjaan yang berkaitan dengan passion-nya. Andrye Setiawan, CEO & founder Exquise Patisserie, adalah salah satu orang yang beruntung untuk dapat menemukan kembali passion dan mengembangkannya menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Tentu saja dalam mengelola passion, ia harus betul-betul telaten, fokus, dan paham atas apa yang dikerjakan. Pastinya, semua hal ini tak terjadi dalam satu malam.

Sebelum terjun ke dunia food & beverage, Andrye Setiawan berkarir sebagai bankir selama belasan tahun. Tak disangka, justru Andrye merasa hal tersebut bukan lagi jadi passion-nya dan memutuskan untuk meninggalkan karir tersebut, mengejar impiannya untuk membuka toko kue. Berkat pendidikannya di NHI Bandung (yang sekarang menjadi Politeknik Pariwisata NHI Bandung), ia memiliki pengetahuan yang cukup memadai tentang administrasi bisnis dan juga sedikit mengenai dunia pastry, dua hal yang menjadi bekalnya dalam membangun Exquise Patisserie.

Inilah kisah Andrye Setiawan dalam mengembangkan Exquise Patisserie.

Tatler Asia
Above Toko Exquise Patisserie identik dengan dekorasi berbunga dan warna yang memikat mata. Foto: Exquise Patisserie Menteng.

Koneksi sebagai peluang

Berkat kecintaannya pada kue, dessert, dan pastry, Andrye memberanikan diri untuk membuat sebuah toko berbasis digital pada 2014 silam. Membangun bisnis dari nol dengan uang tabungannya, Andrye tak memiliki banyak pilihan sehingga memutuskan untuk mulai berjualan secara daring dan memanfaatkan layanan pesan antar (delivery). Konsumen pertamanya adalah bank tempatnya bekerja yang memiliki layanan untuk mengirimkan kue kepada nasabah yang berulang tahun. Andrye melihat program ini sebagai peluang, dan dimulai dari cara ini, Exquise Patisserie sedikit demi sedikit mendapat lebih banyak pelanggan menjadi toko kue langganan beberapa bank lainnya. 

Pada 2015, Andrye memutuskan untuk memperluas Exquise Patisserie dengan membuka toko fisik yang dapat dikunjungi secara langsung di Menteng. Perlahan-lahan Exquise berkembang menjadi salah satu toko kue premium yang terkemuka di Jakarta. Melihat perkembangan dari bisnisnya, Andrye memutuskan resign dari karirnya di perbankan pada 2018. Kini, ia telah memiliki sejumlah toko cabang yang tersebar di Jakarta dan Tangerang.

Layanan home delivery yang memuaskan

Tidak banyak toko kue yang memiliki layanan pesan antar yang memuaskan. Andrye sadar bahwa ia memulai Exquise Patisserie sebagai toko daring dengan layanan pesan antar, sehingga ia selalu mengedepankan kualitas untuk layanan tersebut. Bagaimana persisnya? Andrye dan tim memastikan layanan pesan antar yang dimiliki Exquise tidak sembarangan. Ia membuat sebuah sistem, yang mana toko wajib menelepon pelanggan sesaat sebelum pengantaran. Tujuannya untuk memastikan pelanggan ada di rumah, sehingga kue dapat diantar dan diterima dengan kondisi sempurna. 

Layanan ini juga yang membantu Exquise Patisserie untuk tetap hidup meski badai pandemi menerpa. Bahkan, menurut Andrye, Exquise Patisserie mendapatkan keuntungan yang cenderung meningkat selama pandemi. Selain layanan pesan antar, Exquise Patisserie juga tidak membuka toko di dalam mall, sehingga lebih memudahkan konsumen untuk memesan kue. 

Tatler Asia
Above Produk kue dengan cita rasa Indonesia Exquise Patisserie.

Perpaduan menarik untuk berkembang lebih pesat

Andrye adalah salah satu pebisnis yang memahami betul target market-nya. Ia menggunakan seluruh kemampuan yang dimiliki, mulai dari ilmu, koneksi, dan passion untuk membuktikan bahwa Exquise Patisserie layak berkembang. Andrye terlibat dalam setiap proses perkembangan Exquise, termasuk dalam pemilihan bahan-bahan premium untuk kue. 

Exquise Patisserie memiliki kue dengan berbagai rasa unik, namun tetap dengan harga yang terjangkau. Hal ini kemudian memunculkan beberapa pertanyaan terkait kejelasan bahan baku yang digunakan. Andrye tak ambil pusing. Sejak memulai perjalanan mengembangkan Exquise Patisserie, Andrye bertahan menggunakan bahan-bahan premium dan berkualitas tinggi namun tetao dalam harga jual yang terjangkau. Dua hal inilah yang membuat kue-kue Exquise Patisserie sangat diminati. Semakin banyak kue yang terjual, semakin murah pula harga bahan baku yang berhasil didapatkan. Di sinilah ilmu perbankan Andrye berjalan, agar mendapatkan economic scale yang diinginkan.

Sikap hati-hati saat mengambil keputusan juga dimiliki Andrye. Ia tidak merasa harus terburu-buru membuka cabang toko di mana-mana dan fokus untuk mengembangkannya sedikit demi sedikit. Berkaca dari pandemi dan krisis yang terjadi, Andrye mengungkapkan bisnis pastry kini memiliki dua tantangan. Pertama, persaingan toko-toko kue lain yang membuka banyak cabang dalam waktu singkat; kedua, bayangan krisis ekonomi akibat pandemi. Terlebih hingga sekarang, Andrye menjaga Exquise Patisserie untuk tidak bergantung pada investor, praktis hanya di tangannya lah Exquise Patisserie akan dibawa ke mana. Andrye berprinsip ‘biarlah jalan perlahan, sehingga langkah lebih pasti, dan Exquise Patisserie tetap berkembang’.

Selain itu, Andrye juga menekankan pentingnya sebuah bisnis untuk melakukan research and development. Tujuannya adalah menemukan bahan baku yang sesuai. Selama menggeluti bisnis cake and pastry, Andrye sudah melihat dan merasakan sendiri bahwa ada bahan-bahan pengganti dengan kualitas terbaik dan harga lebih terjangkau. Tentu sebelumnya telah melewati trial and error untuk beberapa waktu. Segmen konsumen memang diharapkan pada kelas menengah hingga atas, tetapi Andrye tak menutup kemungkinan akan lebih banyak orang mencoba kue-kue dari Exquise Patisserie.

Tatler Asia
Above Exquise Patisserie Gading Serpong.
Tatler Asia
Above Exquise Bistro & Patisserie Gunawarman.

Harapan dalam tren selanjutnya

Banyak pebisnis terlalu bergantung dengan tren yang ada di pasar, sehingga terjadi kasus bisnis terlalu bergantung pada tren dan tidak dapat berdiri stabil. Setelah hampir satu dekade berkecimpung dalam bisnis kue, Andrye melihat bahwa tren kue dalam negeri sebenarnya tak banyak berubah. Hanya saja, jenisnya kini jadi lebih beragam. Andrye selalu berusaha untuk tetap mengikuti tren-tren tersebut, termasuk dengan mengedepankan rasa-rasa lokal yang belum pernah tersentuh. Misalnya seperti menggabungkan coklat, markisa, dan andaliman yang terkenal sebagai bumbu rempah di Sumatera Utara. Untuk acuan tren luar negeri, Andrye melihat dari beberapa negara, seperti Jepang, Korea Selatan, hingga Belanda dan Prancis.

“Cake is also like a fashion, sehingga ada baiknya untuk tetap mengacu dari tren yang sedang berkembang.”

- Andrye Setiawan, CEO and founder of Exquise Patisserie. -

Tahun ini, Exquise Patisserie  akan lebih banyak berinovasi dan mengembangkan rasa dan jenis kue baru yang lebih disukai oleh orang-orang Indonesia. Sedikit fakta, ternyata masyarakat Indonesia mayoritas lebih menyukai jenis kue seperti bolu dibandingkan french style. Kondisi ini yang kemudian dimanfaatkan oleh Andrye untuk menghadirkan kue-kue menarik lainnya. 

Sebagai founder, Andrye justru tak memiliki harapan muluk-muluk terkait masa depan Exquise Patisserie. Ia hanya ingin bisa menjadikan Exquise Patisserie toko kue terbesar di Indonesia dan membuat orang-orang bisa merasakan citarasa kue premium dengan harga terjangkau. Terlebih, baru-baru ini Exquise Patisserie berhasil memenangkan Jakarta Tourism Award 2022. Andrye melihat ini sebagai sebuah pencapaian yang tak disangka. Mereka bersaing dengan toko-toko besar yang sudah memiliki nama dan cabang di mana-mana. Hal ini kemudian menjadi titik balik, ia menemukan bahwa selain nama dan jumlah toko, ada hal-hal lain yang juga dipertimbangkan, seperti kreativitas, penggunaan bahan-bahan lokal, hingga CSR yang telah dilakukan.

Tahun depan akan menjadi tahun yang dinantikan, karena Andrye berencana akan membawa Exquise Patisserie ke kota lain di wilayah Jabodetabek. Meski perlahan, Exquise Patisserie akan semakin dekat dengan para konsumen di seluruh Indonesia.

Credits

Fotografi: Tatler Indonesia, Exquise Patisserie.

Topics