Burnt Ends chef Dave Pynt to open modern barbecue restaurant at Waldorf Astoria Bali (Photo: P-A Jorgensen)
Cover Koki Burnt Ends Dave Pynt akan membuka restoran barbekyu modern di Waldorf Astoria Bali (Foto: PA Jorgensen)
Burnt Ends chef Dave Pynt to open modern barbecue restaurant at Waldorf Astoria Bali (Photo: P-A Jorgensen)

The Ledge by Dave Pynt akan diluncurkan di lokasi Waldorf Astoria keduanya pada akhir tahun 2027

Dewa-dewa gastronomi sedang tersenyum kepada Bali, dan sejujurnya, sudah saatnya. Dave Pynt, koki ahli api di balik restoran Burnt Ends di Singapura yang meraih bintang Michelin, membawa seni api terbuka khasnya ke tebing-tebing di Nusa Dua. Dijadwalkan untuk memulai debutnya pada akhir tahun 2027 di Waldorf Astoria Bali yang sangat dinanti-nantikan, The Ledge by Dave Pynt mewakili lebih dari sekadar pembukaan restoran lain tetapi tujuan ziarah bagi siapa saja yang memuja daging yang hangus sempurna. Bayangkan pemandangan matahari terbenam, masakan primal (memasak dengan cara paling dasar), dan aroma khas yang langsung terasa saat sesuatu yang istimewa menyentuh panggangan.

Baca selengkapnya: Bangkitnya Dave Pynt menjadi koki kelas dunia di pucuk pimpinan Burnt Ends

Tatler Asia
Waldorf Astoria Bali is set to open in late 2027 (Photo: Hilton Luxury Brands)
Above Waldorf Astoria Bali akan dibuka pada akhir tahun 2027 (Foto: Hilton Luxury Brands)
Waldorf Astoria Bali is set to open in late 2027 (Photo: Hilton Luxury Brands)

Bagi para pecinta kuliner yang beruntung telah merasakan kenikmatan sulap kayu bakar Pynt di Burnt Ends Dempsey Hill, Singapura, atau The Ledge karya Dave Pynt, yang pertama kali ditayangkan di Waldorf Astoria Maldives Ithaafushi , restoran khas Bali ini akan terasa seperti pagi Natal yang dibalut asap, dan disajikan dengan semilir angin laut.

Pynt bukanlah satu-satunya talenta kuliner ternama yang bekerja sama dengan Waldorf Astoria. Komitmen merek ini terhadap keunggulan gastronomi memperlihatkan cetak biru global yang menyoroti Michael Anthony, mitra koki Gramercy Tavern yang legendaris, yang akan memulai debut restoran Amerika kontemporer khas Waldorf Astoria New York, Lex Yard, pada musim semi 2025.

Bergabung bersama Anthony di Unofficial Palace New York adalah Jeff Bell, mitra bartender ternama dari speakeasy Please Don't Tell di New York City, yang bertanggung jawab atas program koktail progresif untuk Peacock Alley Bar dan Lex Yard yang ikonik di hotel tersebut.

Di Waldorf Astoria London Admiralty Arch, yang akan dibuka pada tahun 2026, terdapat koki ternama Clare Smyth dan Daniel Boulud, yang bersama-sama mengantongi tujuh bintang Michelin, yang masing-masing mengawasi salah satu restoran khas hotel tersebut.

Jika Anda melewatkannya: Burnt Ends Singapore masuk dalam daftar 101 Restoran Steak Terbaik Dunia 2025

“Wisatawan kelas atas masa kini mencari lebih dari sekadar tempat menginap yang indah. Mereka mencari pengalaman yang bermakna dan mendalam yang berakar pada budaya dan keaslian,” ungkap Candice D'Cruz, wakil presiden Hilton Luxury Brands, Asia Pasifik. “Itulah sebabnya resor menjadi tempat perlindungan modern, dengan destinasi seperti Bali yang terus diminati.”

"Di seluruh portofolio Hilton di Asia Pasifik, kami bangga dapat bekerja sama dengan beberapa talenta kuliner paling terkenal di dunia. Di Bali, koki Dave Pynt akan menghadirkan tingkat kecanggihan kuliner baru dan bakat yang membara bagi para tamu kami," kata Marvin Alballi, wakil presiden bidang makanan dan minuman Hilton untuk Asia Pasifik, tentang kuil barbekyu yang paling dinanti di Bali.

Pynt menimpali: “Ada banyak hal yang dapat dieksplorasi dari hasil bumi dan cita rasa lokal. Bila Anda menambahkan keajaiban memasak di atas api kayu, hasilnya akan menjadi sesuatu yang benar-benar istimewa. Di Waldorf Astoria Bali, kami menciptakan pengalaman yang menangkap semangat kehidupan pulau melalui api, cita rasa, kerajinan, dan koneksi, sehingga para tamu membawa pulang kenangan yang tak terlupakan.”

"Saya melihatnya sebagai sesuatu yang terus berjalan. Ketika peluang terbuka, kami ingin berpikir bahwa kami berada dalam posisi untuk meraihnya," kata Pynt, saat ditanya sebelumnya tentang usaha masa depan dalam sebuah wawancara dengan Tatler . "Siapa yang tahu di mana kami akan berakhir dalam satu atau dua tahun ke depan, tetapi kami akan terus maju dan berkembang." Nah, saat asap menghilang sekarang, dunia menanti.


This story was originally written in English by Dawson Tan.

Artikel ini awalnya ditulis dalam bahasa Inggris oleh Dawson Tan dan diterbitkan pada2 Juli 2025. Read the original story here.

Topics