Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Cover Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Di dunia mode, pergantian direktur kreatif sering kali menjadi penanda dimulainya sebuah era baru. Namun ada momen-momen tertentu yang terasa lebih signifikan—ketika seorang desainer tidak sekadar meneruskan warisan sebuah maison, melainkan mengajukan pertanyaan baru tentang bagaimana warisan tersebut dapat hidup kembali untuk generasi berikutnya.

Itulah yang mulai dilakukan Jonathan Anderson di Dior.

Musim ini, sang desainer asal Irlandia memperkenalkan serangkaian koleksi yang memperlihatkan arah kreatifnya bagi rumah mode asal Prancis tersebut. Dari semangat musim panas dalam Dioriviera, eksplorasi sejarah pada koleksi Fall 2026, hingga interpretasi baru atas small leather goods ikonis Dior, Anderson tampak tertarik pada satu hal yang sama: menghadirkan kembali kemewahan dengan rasa bermain yang lebih ringan, spontan, dan personal.

Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Ketika Riviera Menjadi Sebuah Mood

Jika ada satu kata yang dapat merangkum Dioriviera 2026, menurut saya kata tersebut adalah ‘joy’.

Koleksi resort tahunan Dior ini hadir sebagai surat cinta untuk musim panas—dipenuhi warna-warna cerah, motif botanikal, dan energi yang terasa santai namun tetap elegan. Jonathan Anderson menghidupkan kembali dunia Dioriviera melalui interpretasi baru atas motif-motif ikonis House, termasuk Dior Arabesque yang mereinterpretasi karya Christian Bérard, salah satu sahabat terdekat Monsieur Dior.

Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Hasilnya adalah lanskap visual yang terasa seperti taman imajinatif: dedaunan yang rimbun, bunga-bunga yang bermekaran, dan nuansa Riviera yang mengingatkan pada hari-hari panjang di tepi Laut Mediterania.

Untuk perempuan, siluet ikonis seperti Dior Book Tote tampil dalam material terry cloth yang lebih kasual dan modern. Lady Dior serta Dior Blooming juga mendapatkan sentuhan baru yang lebih organik dan ringan.

Sementara itu, koleksi pria menawarkan kombinasi effortless antara kemeja longgar, celana pendek santai, swimwear, bucket hat, dan scarf sutra yang seolah dirancang untuk mengiringi perjalanan dari pantai menuju makan malam saat matahari terbenam.

Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Bahkan aksesori dan perhiasannya pun mengusung semangat yang sama. Koleksi Dior Hortensia merayakan bunga hydrangea yang sangat dicintai Christian Dior, sementara charms berbentuk meteran jahit, bidal, hingga miniatur cermin tampil seperti objek kecil yang mengaburkan batas antara mode dan permainan.

Tak hanya fashion, Dior Maison turut memperluas dunia Dioriviera melalui koleksi tableware, furnitur taman, dan objek dekoratif yang merayakan seni hidup khas musim panas.

Aristokrat Masa Kini

Jika Dioriviera berbicara tentang pelarian menuju pantai, maka koleksi Dior Fall 2026 membawa kita ke dunia yang sama sekali berbeda: sebuah permainan antara masa lalu dan masa kini.

Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Jonathan Anderson mengeksplorasi sejarah tanpa terjebak dalam nostalgia. Heraldik abad pertengahan bertemu estetika abad ke-18. Tailcoat aristokrat berdialog dengan rugby shirt. Donegal tweed khas Inggris berdampingan dengan denim khas Amerika.

Di atas runway, Bar Jacket ikonis Dior muncul bersama chino, bermuda, blouson, hingga messenger bag yang terasa sangat kontemporer. Lambang kebangsawanan diperbesar menjadi motif cetak, sementara denim bahkan dipotong menjadi bentuk frock coat yang biasanya identik dengan busana formal.

Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Yang menarik, Anderson tampaknya tidak tertarik menciptakan nostalgia yang sempurna. Sebaliknya, ia menggunakan elemen-elemen historis tersebut sebagai alat bermain. Koleksi ini mengajak pemakainya untuk mencampur berbagai referensi lintas era, membangun karakter baru setiap kali berpakaian. Ada sedikit sentuhan teatrikal, namun tetap terasa ringan dan menyenangkan.

Di balik seluruh referensi sejarah tersebut, pesan yang muncul justru sangat modern: bahwa gaya adalah ruang untuk bereksperimen, berevolusi, dan mendefinisikan diri sendiri.

Dior yang Lebih Ringan dan Lebih Bebas

Pendekatan serupa juga terlihat pada koleksi terbaru small leather goods Dior. My Tender Dior menjadi salah satu sorotan utama melalui permainan quilted macro-cannage berukuran besar yang memberikan dimensi baru pada motif paling ikonis milik House tersebut. Pita khas Dior hadir sebagai elemen sentral, ditemani charms bertuliskan huruf D-I-O-R yang bergerak mengikuti langkah pemakainya.

Tatler Asia
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Tatler Asia
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Sementara itu, Dior Trianon Soft Vanity mengusung pendekatan yang lebih minimalis. Siluetnya bersih dan modern, dengan detail cannage yang diterjemahkan dalam kulit halus dan logo Dior yang di-hot stamp secara subtil.

Keduanya dilengkapi rantai yang dapat dilepas, menghadirkan fleksibilitas yang menjadi tema besar dalam visi Anderson: kemewahan yang tidak terasa kaku, tetapi bergerak mengikuti kehidupan modern.

Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Awal dari Sebuah Era Baru

Dalam beberapa dekade terakhir, Dior telah mengalami berbagai transformasi kreatif yang dipimpin oleh para desainer dengan karakter kuat. Namun langkah awal Jonathan Anderson terasa berbeda. Alih-alih menawarkan revolusi yang dramatis, ia memilih membangun dunia yang penuh rasa ingin tahu—di mana sejarah, seni, alam, dan budaya populer dapat hidup berdampingan.

Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Tatler Asia
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Above Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu
Dari pesona Mediterranean Riviera hingga permainan aristokrasi modern, Jonathan Anderson menghadirkan visi Dior yang lebih spontan, imajinatif, dan penuh rasa ingin tahu

Lewat Dioriviera yang penuh warna, Fall 2026 yang bermain dengan aristokrasi modern, hingga aksesori yang lebih bebas dan ekspresif, Anderson menghadirkan Dior yang terasa lebih santai namun tetap sophisticated.

Sebuah Dior yang tidak hanya menghormati masa lalu, tetapi juga menikmati kebebasan untuk membayangkan masa depan.


BACA JUGA:

Dioriviera 2025 hadir di Bali: Pop-up eksklusif rayakan musim panas dengan gaya Prancis dan sentuhan tropis Bali

Saksikan Dior Spring-Summer 2026 langsung dari Paris di sini

Saksikan secara langsung karya perdana Jonathan Anderson untuk Dior Summer 2026 di sini

Topics