Sampai 31 Agustus 2025, Dior menghadirkan pop-up butik Dioriviera di Sundara, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay. Sebuah penghormatan terhadap seni hidup, perjalanan, dan penyambutan untuk musim panas
Ada banyak cara merayakan musim panas. Begini cara Dior: melalui koleksi tahunan Dioriviera, rumah mode Prancis ini kembali menafsirkan musim yang penuh cahaya sebagai momen untuk berkelana, beristirahat, dan merasakan kembali keindahan dalam hal-hal yang tak pernah dibuat terburu-buru.
Dirancang oleh Maria Grazia Chiuri sebagai penghormatan terhadap impian perjalanan Christian Dior, Dioriviera setiap tahunnya hadir di berbagai destinasi musim panas di dunia. Untuk edisi 2025, selain Bali, koleksi ini juga menyapa para pencinta fashion di tempat-tempat seperti Ibiza, Capri, Mykonos, Bodrum, Portofino, D-Maris, hingga Seoul—semua dipilih bukan hanya karena keindahan alamnya, tapi karena atmosfernya yang senada dengan filosofi musim panas Dior: cerah, sensual, dan keanggunan yang jujur.
Baca juga: 10 kutipan bijak tentang perjalanan dari penulis terkenal sepanjang masa
Above Motif Toile de Jouy Sauvage yang khas menghiasi bibir pantai
Above Lanskap imajinatif dengan gajah, harimau, dan jerapah dari rotan berskala besar bisa dinikmati hingga 31 Agustus 2025
Di Bali, pop-up butik eksklusif ini dibuka di Sundara, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay, dan akan menyambut publik hingga 31 Agustus 2025. Sebuah jeda estetik yang sekaligus menjadi ajakan untuk memperlambat langkah dan memberi ruang bagi detail yang bermakna.
Lokasi pop-up ini diubah menjadi lanskap imajinatif dengan gajah, harimau, dan jerapah dari rotan berskala besar yang muncul di antara palem dan kaktus. Semua motif ini merujuk pada Toile de Jouy Sauvage, corak yang telah menjadi semacam bahasa visual bagi koleksi musim panas Dior.
Above Berbagai koleksi ready to wear Dioriviera
Warna lembut, material alami, dan tekstur organik mengalir dari satu ruangan ke ruangan lain tanpa benturan. Lounge yang terbuka, butik dua lantai yang menyajikan koleksi ready-to-wear, Dior Book Tote, sandal kulit, hingga aksesori penunjang musim panas.
Di luar butik, pengalaman berlanjut hingga ke tepi kolam dan garis pantai. Payung pantai, kursi malas, pelampung berbentuk hewan liar—semuanya dicetak dalam motif Dioriviera.

Above Deretan koleksi parfum dari Dior Beauty
Above Dior di Pantai Jimbaran
Satu tambahan yang layak mendapat perhatian khusus: Parfums Christian Dior membuka ruang terpisah yang memperkenalkan koleksi La Collection Privée. Dalam setting intim, aroma seperti Gris Dior dan Jasmin des Anges diberi konteks baru—bukan hanya sebagai parfum, tapi sebagai pengingat akan tempat dan suasana. Pengunjung juga dapat mencermati deret koleksi makeup dan skincare.
Secara keseluruhan, pengalaman Dioriviera 2025 di Bali membuktikan bagaimana sebuah rumah mode global bisa hadir di tempat yang sangat lokal. Dior memilih menyatu dengan Bali. Bukankah di antara banyak bentuk kemewahan, yang paling bertahan sering kali yang paling tenang?
Credits
Gambar: Dior



