Langkah terbaru Audemars Piguet ini menandai babak baru dalam dialog panjang antara haute horlogerie, olahraga, dan budaya kontemporer
Ada alasan mengapa olahraga tertentu tiba-tiba menjadi bahasa universal baru bagi komunitas global. Bukan semata soal kompetisi, melainkan energi kolektif yang tercipta di dalamnya—tentang ritme, presisi, koneksi, dan momen-momen spontan yang hanya dapat lahir melalui permainan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Audemars Piguet melihat fenomena itu tumbuh lewat satu disiplin yang kini menjelma menjadi cultural movement global: Padel. Kini, maison haute horlogerie asal Le Brassus tersebut resmi memasuki dunia padel melalui kemitraan global sebagai Official Timekeeper untuk Qatar Airways Premier Padel Tour, sekaligus menjalin kolaborasi baru dengan Agustín Tapia, pemain nomor satu dunia.
Pengumuman ini bukan sekadar ekspansi ke ranah olahraga baru. Bagi Audemars Piguet, ini adalah kelanjutan alami dari hubungan panjangnya dengan sport sebagai ruang pertemuan antara performa, craftsmanship, dan human connection.

Above Langkah terbaru Audemars Piguet ini menandai babak baru dalam dialog panjang antara haute horlogerie, olahraga, dan budaya kontemporer
Mengapa Padel Menjadi Pilihan Audemars Piguet?
Di tengah ledakan popularitasnya secara global, padel telah berkembang jauh melampaui statusnya sebagai olahraga niche. Lahir di Mexico, berakar kuat di budaya Latin America, lalu tumbuh pesat di Spain, padel kini berada di persimpangan antara sport, lifestyle, fashion, dan culture.
Ia dimainkan dalam format berpasangan—membutuhkan sinkronisasi, intuisi, koordinasi, dan sensitivitas terhadap ritme lawan maupun pasangan bermain. Karakter inilah yang membuat olahraga ini terasa sangat selaras dengan filosofi haute horlogerie.

Above Langkah terbaru Audemars Piguet ini menandai babak baru dalam dialog panjang antara haute horlogerie, olahraga, dan budaya kontemporer
Sebagaimana dalam pembuatan jam tangan mekanis, padel menuntut presisi ekstrem, harmoni antar elemen, dan kemampuan membaca waktu dalam hitungan sepersekian detik.
“Sport has always been a part of Audemars Piguet’s story. With padel, we are continuing that journey while opening a new chapter guided by the values that matter to us – inclusion, teamwork and talent,” ujar Ilaria Resta, Chief Executive Officer Audemars Piguet. Lebih dari itu, padel juga mencerminkan cara baru luxury brands membangun kedekatan dengan komunitasnya: melalui shared experiences yang terasa organik dan personal.

Above Langkah terbaru Audemars Piguet ini menandai babak baru dalam dialog panjang antara haute horlogerie, olahraga, dan budaya kontemporer
Premier Padel, Panggung Global Baru
Sebagai mitra resmi Premier Padel, Audemars Piguet akan hadir sepanjang musim kompetisi melalui berbagai integrasi, mulai dari court clocks hingga elemen branding eksklusif di sejumlah turnamen internasional. Didirikan bersama International Padel Federation, Premier Padel telah berkembang menjadi referensi utama untuk kompetisi profesional olahraga ini.
Sirkuit ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dalam venue prestisius lintas benua, sekaligus mempercepat ekspansi padel sebagai fenomena global. Bagi Audemars Piguet, keterlibatan ini membuka ruang untuk terhubung dengan audiens baru—komunitas yang menghargai performa, teknik, dan estetika kompetisi.

Above Langkah terbaru Audemars Piguet ini menandai babak baru dalam dialog panjang antara haute horlogerie, olahraga, dan budaya kontemporer
Agustín Tapia: Presisi, Kreativitas, dan Insting
Untuk memperkuat kehadirannya di dunia padel, Audemars Piguet juga menggandeng Agustín Tapia, sosok yang saat ini dianggap sebagai defining player generasinya. Lahir di Catamarca, atlet asal Argentina ini dikenal berkat gaya bermainnya yang menggabungkan presisi teknis, kreativitas ekstrem, dan kontrol ritme yang nyaris intuitif. Tapia bukan sekadar pemain yang efisien—ia adalah kreator di lapangan.
Kemampuannya menciptakan shot-shot tak terduga, membaca permainan dalam tempo tinggi, dan mempertahankan ketenangan di bawah tekanan membuatnya menjadi figur yang sangat selaras dengan nilai-nilai maison Swiss tersebut.
“It’s an honour to join Audemars Piguet, a manufacturer defined by precision, excellence and the constant pursuit of perfection,” kata Tapia. Kolaborasi ini menempatkan Tapia dalam jajaran athlete partners Audemars Piguet bersama nama-nama seperti Serena Williams, Aryna Sabalenka, Simone Biles, dan Shai Gilgeous-Alexander.

Above Langkah terbaru Audemars Piguet ini menandai babak baru dalam dialog panjang antara haute horlogerie, olahraga, dan budaya kontemporer
Lebih dari Sponsorship: Membangun Komunitas
Masuknya Audemars Piguet ke dunia padel tak berhenti pada sponsorship kompetisi. Maison ini juga tengah menyiapkan berbagai inisiatif experiential, termasuk turnamen Pro-Am yang akan mempertemukan atlet profesional, klien, dan komunitas Audemars Piguet dalam format yang lebih intimate.
Selain itu, jaringan kemitraan klub padel juga akan dikembangkan di berbagai destinasi strategis di Europe, Middle East, Asia, dan the Americas. Langkah ini menegaskan strategi yang semakin banyak diadopsi luxury maisons saat ini: membangun cultural relevance bukan melalui visibilitas semata, tetapi lewat meaningful participation di ekosistem yang sedang membentuk zeitgeist baru.
BACA JUGA:
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Kolaborasi merek Jungkook di tahun 2026, dari Hublot hingga Calvin Klein
Topics



