Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Cover Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026

Melalui Watches & Wonders, Cartier menegaskan kembali identitasnya sebagai jeweller terlebih dahulu, sebelum menjadi watchmaker.

Di dunia di mana waktu kerap diukur dengan presisi mekanis, Cartier kembali mengingatkan bahwa jam tangan juga dapat menjadi medium ekspresi artistik—sebuah pertemuan antara warisan, inovasi, dan keahlian perhiasan tingkat tinggi. Melalui rangkaian peluncuran terbarunya, Maison ini menegaskan kembali identitasnya sebagai jeweller terlebih dahulu, sebelum menjadi watchmaker.

Baignoire: Ikon yang Ditafsir Ulang

Pertama kali diperkenalkan pada 1958, Baignoire telah lama menjadi simbol keanggunan Cartier yang understated. Kini, siluet oval ikonik tersebut dihadirkan kembali dalam interpretasi yang lebih berani dan taktil.

 

Tatler Asia
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Above Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026

Edisi terbaru Baignoire mengusung motif Clou de Paris secara menyeluruh—membentang dari bracelet, case, hingga dial—menciptakan dimensi tekstur yang kaya dan hampir sculptural. Proporsi desain disesuaikan secara presisi untuk memastikan motif tersebut menyatu secara harmonis, sementara penggunaan emas monokrom yang diselesaikan sepenuhnya dengan tangan mempertegas komitmen Cartier terhadap craftsmanship.

Dalam versi yang lebih eksklusif, permainan cahaya semakin diperkuat melalui taburan berlian yang disusun dengan teknik tinggi, menghadirkan volume dan kilau yang nyaris hidup. Hasilnya adalah sebuah jam tangan yang tidak hanya dikenakan, tetapi dirasakan.

Tatler Asia
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Above Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026

Cartier Privé: Merayakan Warisan dalam Tiga Babak

Menandai edisi ke-10 Cartier Privé – Les Opus, Cartier menghadirkan sebuah triptych yang merangkum esensi desainnya: Tank Normale, Tortue Chronographe Monopoussoir, dan Crash Squelette.

Ketiganya disatukan oleh penggunaan platinum yang elegan dan aksen burgundy yang subtil, sebuah palet yang menegaskan karakter refined sekaligus modern.

Tank Normale tampil sebagai reinterpretasi setia dari model 1934, sementara Tortue Chronographe Monopoussoir menonjolkan kompleksitas mekanis dalam bentuk yang sangat tipis. Di sisi lain, Crash Squelette menjadi eksplorasi paling berani, menghadirkan struktur skeleton yang dramatis dalam bentuk yang ikonik.

Melalui koleksi ini, Cartier tidak sekadar melihat ke belakang, tetapi menafsirkan ulang sejarahnya dalam konteks masa kini sekaligus memperkenalkan Cartier Privé – La Collection, sebuah inisiatif baru yang merangkum desain-desain paling emblematis dalam satu narasi yang utuh.

Tatler Asia
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Above Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026

Myst de Cartier: Ketika Jam Tangan Menjadi Ilusi

Lebih dari sekadar penunjuk waktu, Myst de Cartier hadir sebagai objek seni yang nyaris magis. Dirancang tanpa clasp, gelang fleksibel menyerupai rangkaian talisman menciptakan ilusi optik, seolah jam tersebut melingkari pergelangan tangan tanpa batas.

Permainan bentuk menjadi pusat eksplorasi: kurva yang kontras, elemen pavé geometris, detail onyx, serta sentuhan lacquer yang diaplikasikan secara manual. Teknik gem-setting yang kompleks menambah kedalaman visual, menghadirkan dimensi yang berubah seiring cahaya.

Tersedia dalam versi lacquer maupun full diamond-set, Myst de Cartier menegaskan kemampuan Cartier dalam mendorong batas antara desain, teknik, dan imajinasi.

Tatler Asia
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Above Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026

Roadster: Energi Dinamis yang Diperhalus

Diperkenalkan pertama kali pada 2002, Roadster kini kembali dengan interpretasi yang lebih refined. Terinspirasi dari dunia otomotif, desainnya tetap mempertahankan elemen khas seperti dial bergaya speedometer, crown berbentuk kerucut, dan magnifier yang ikonik.

Namun dalam versi terbaru ini, proporsi diperhalus dan detail dipertajam, menciptakan bentuk yang lebih ergonomis dan sculptural. Didukung oleh movement otomatis in-house serta sistem QuickSwitch™ pada bracelet, Roadster menawarkan fleksibilitas sekaligus kenyamanan yang lebih tinggi. Sebuah pernyataan bahwa performa dan estetika dapat berjalan beriringan.

Tatler Asia
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Above Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026

Santos-Dumont: Elegansi yang Tak Lekang Waktu

Sebagai salah satu desain paling legendaris Cartier sejak 1904, Santos-Dumont kembali dalam interpretasi yang semakin sophisticated. Model terbaru menghadirkan dial obsidian berlapis emas—material langka dengan permukaan iridescent yang memancarkan kedalaman visual yang unik. Dipadukan dengan bracelet emas kuning yang terinspirasi dari awal abad ke-20, jam ini membawa nuansa klasik yang tetap relevan.

Dengan detail khas seperti angka Romawi, sekrup terlihat, dan crown cabochon biru, Santos-Dumont tetap setia pada DNA-nya—sebuah keseimbangan antara sejarah dan modernitas.

Tatler Asia
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Above Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026
Dari Baignoire hingga Roadster, Cartier menghidupkan ikon-kon legendaris pada Watches & Wonders 2026

Tortue: Siluet Klasik dengan Sentuhan Kontemporer

Terakhir, Tortue—yang pertama kali diperkenalkan pada 1912—kembali dengan pendekatan yang lebih lembut dan modern. Proporsi yang lebih membulat memberikan kesan elegan, sementara variasi material mulai dari emas kuning, rose gold, hingga white gold menghadirkan pilihan yang beragam.

Detail klasik seperti angka Romawi dipadukan dengan elemen kontemporer seperti embossed dial dan minute track bertitik. Dalam versi high jewellery, Cartier melangkah lebih jauh dengan pavé diamonds, desain Panthère, hingga teknik champlevé enamel yang kompleks.

Melalui keseluruhan koleksi ini, Cartier sekali lagi menunjukkan bahwa jam tangan bukan sekadar instrumen waktu. Ia adalah refleksi identitas, ekspresi seni, dan bukti keahlian yang diwariskan lintas generasi.


BACA JUGA:

Audemars Piguet menghidupkan kembali Jumping Hour dalam balutan desain Neo Frame

Panerai merayakan kemitraan bersejarah dengan Marina Militare lewat koleksi Submersible terbaru

Panerai kembali menjadi official timekeeper di Salone del Mobile bersama “Luminor” Terbaru

Topics