Cover Daftar Tatler Most Influential 2025 menampilkan 60 sosok berpengaruh dari Indonesia. Termasuk di antaranya Didik Nini Thowok, Najwa Shihab, Aleta Baun (foto: Adrian Mulya), E. Aminudin Aziz, dan Andra Matin

Dari seniman dan inovator sosial hingga penggerak bisnis, para honourees Tatler Most Influential 2025 Indonesia hadir dari beragam bidang, memperlihatkan kreativitas, empati, dan kepemimpinan yang berpengaruh

Indonesia tengah berada di persimpangan penting dalam perjalanannya menuju kemajuan. Meski tengah melewati berbagai tantangan politik dan ekonomi global, negeri ini terus menunjukkan ketangguhan dan daya cipta yang luar biasa. Di balik headline seputar inflasi dan fluktuasi pasar, muncul gelombang baru figur-figur yang menggerakkan perubahan melalui seni, budaya, bisnis, dan aktivisme sosial. Mereka bukan hanya simbol ketahanan, tetapi juga bukti bahwa kemajuan Indonesia kini didefinisikan oleh keberagaman talenta dan ketulusan niat untuk berkontribusi.

Baca lebih banyak: Tatler Most Influential 2025: inilah para pemimpin Malaysia yang berada di garis depan industri mereka

Tatler Asia
Above Maestro tari legendaris Didik Nini Thowok
Tatler Asia
Above Avip Priatna, konduktor dan pendidik musik yang telah menjadi pilar penting dalam dunia paduan suara dan orkestra Indonesia

Tercatat sektor seni dan budaya, misalnya, begitu menonjol tahun ini. Di Yogyakarta ada sosok maestro tari legendaris Didik Nini Thowok yang telah mengabdikan lebih dari lima dekade hidupnya untuk perkembangan seni tari Indonesia, terkhusus tarian cross-gender. Lebih dari sekadar penari, Didik adalah seniman multitalenta yang juga pantas menyandang predikat budayawan, koreografer, aktor, pemain pantomim, pelawak, dan guru. Di Jakarta, ada pula sosok Avip Priatna, konduktor dan pendidik musik yang telah menjadi pilar penting dalam dunia paduan suara dan orkestra Indonesia. Lulusan Universitas Musik dan Seni Pertunjukan Wina ini dikenal sebagai pendiri Jakarta Concert Orchestra (JCO), Batavia Madrigal Singers (BMS), dan The Resonanz Children’s Choir (TRCC)—tiga institusi yang menandai kebangkitan musik klasik di tanah air.

Mengarah ke timur Indonesia, ada Aleta Baun atau yang kerap dipanggil Mama Aleta pemimpin komunitas adat dari Mollo, Nusa Tenggara Timur, yang dikenal luas karena advokasinya dalam perlindungan lingkungan dan pemberdayaan perempuan. Begitu pula dengan kiprah Butet Manurung yang  merintis program literasi bagi Orang Rimba, masyarakat nomaden di hutan pedalaman di Jambi. Ia menjadi sosok edukator dan aktivis yang dikenal luas karena upayanya menjangkau komunitas adat marjinal di Indonesia. Bagus Muljadi, seorang akademisi mampu memanfaatkan kanal YouTube Chronicles untuk mengeksplorasi isu engineering dan keberlanjutan, secara khusus menyoroti potensi unik Indonesia sebagai "laboratorium dunia baru".

Aktivisme sosial di Indonesia menunjukkan wajah yang semakin inovatif: dari inisiatif akar rumput yang memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan gender hingga proyek sosial yang memanfaatkan teknologi untuk menjangkau komunitas terpencil.

Tatler Asia
Above Mama Aleta pemimpin komunitas adat dari Mollo, Nusa Tenggara Timur (Foto: Adrian Mulya)
Tatler Asia
Above Bagus Muljadi adalah Assistant Professor tetap di bidang Teknik Kimia dan Lingkungan di University of Nottingham, dengan afiliasi bersama Virginia Tech di AS

Dunia bisnis di Indonesia akan selalu menarik diperhatikan, apalagi lanskap bisnis lokal tampak semakin dinamis dan berkembang pesat. Pertumbuhan startup digital, merek gaya hidup lokal, dan perusahaan yang mengusung nilai keberlanjutan memperlihatkan wajah baru dari semangat kewirausahaan Indonesia. Banyak di antaranya dipimpin oleh generasi muda yang memandang bisnis bukan hanya sebagai alat ekonomi, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan dampak sosial yang nyata. 

Tatler Asia
Above Nurhayati Subakat pendiri ParagonCorp, perusahaan di balik merek-merek kosmetik besar
Tatler Asia
Above Andanu Prasetyo dikenal luas sebagai sosok di balik Toko Kopi Tuku, yang menjadi pionir gerakan kopi lokal

Salah satu figur visioner yang menonjol adalah Nurhayati Subakat, pendiri dan penggerak di balik ParagonCorp, perusahaan di balik merek-merek besar seperti Wardah, Make Over, dan Emina. Nurhayati berhasil membawa ParagonCorp menjadi pemimpin pasar kosmetik lokal sekaligus pemain penting di tingkat regional. Sementara itu, generasi muda pengusaha juga memperlihatkan semangat baru dalam lanskap F&B Indonesia. Andanu Prasetyo, sosok di balik meledaknya tren kopi susu yang hadir dengan brand Toko Kopi Tuku. Langkah cerdasnya membeli hak penamaan stasiun MRT Cipete Tuku menjadi salah satu contoh strategi pemasaran jenius yang mampu mengawinkan brand storytelling, identitas dan kebanggaan lokal. Edward Tirtanata, pendiri Kopi Kenangan, telah membuktikan bahwa brand lokal bisa bersaing secara global. Dengan strategi bisnis yang inovatif dan pemanfaatan teknologi digital, ia membawa Kopi Kenangan menjadi salah satu jaringan kopi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. 

Kenali sosok-sosok lainnya dari Indonesia yang masuk dalam daftar Tatler Most Influential 2025

Tatler Asia
Above Veddriq Leonardo atlet panjang tebing yang telah menorehkan prestasi luar biasa di ajang internasional
Tatler Asia
Above Rizki Juniansyah, lifter muda berbakat, tak hanya mendapat emas di Olimpiade 2024. Baru-baru ini ia merebut dua emas di Kejuaraan Dunia 2025

Di ranah olahraga, perhatian publik seringkali terpusat pada sepak bola dan bulu tangkis, dua cabang olahraga yang telah lama mendominasi panggung nasional. Namun, tahun-tahun terakhir menghadirkan babak baru bagi dunia olahraga Indonesia melalui munculnya dua atlet muda yang menorehkan prestasi luar biasa di ajang internasional. Keduanya merupakan peraih medali emas Olimpiade 2024 di sektor panjat tebing dan angkat besi. Mereka adalah  Veddriq Leonardo  yang juga berhasil mendapatkan medali emas dan memecahkan rekor dunia nomor speed putra dengan catatan waktu 5.01 detik pada ajang Piala Dunia Panjat Tebing 2023 di Korea Selatan. Hal ini semakin  menegaskan dominasi Indonesia dalam nomor speed climbing. Dan juga Rizki Juniansyah, lifter muda berbakat, mengukir namanya sebagai salah satu bintang baru angkat besi dunia.

Para honourees Tatler Most Influential 2025 Indonesia berasal dari berbagai bidang yang berbeda, namun memiliki kesamaan dalam satu hal: mereka menekuni hal yang digeluti sepenuh hati sehingga menghasilkan kontribusi bermakna. 

Seperti di negara lain dalam jaringan Tatler Asia, 60 tokoh Indonesia tahun ini dinilai berdasarkan empat pilar utama: impact, relevance, longevity, dan leadership. Kriteria ini mencerminkan pandangan bahwa pengaruh tidak hanya diukur dari seberapa besar panggung yang dimiliki seseorang, tetapi juga seberapa dalam dampak yang mereka ciptakan bagi orang lain.