Cover Sebuah malam perayaan bagi perempuan yang membentuk masa depan Indonesia: Front & Female Awards 2026 di The Westin Jakarta

Front & Female Awards 2026 menjadi panggung bagi perempuan Indonesia yang membentuk masa depan melalui inovasi, kepemimpinan, dan dampak nyata

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Front & Female Awards 2026 digelar dan menghadirkan enam pemenang yang dipilih dari 18 finalis lintas bidang dan pencapaian luar biasa, mewakili enam kategori: Business Leaders, Innovation, Founders, Rising Champions, Social Impact, dan Wellbeing. 

Penghargaan ini diumumkan dalam sebuah perayaan yang mempertemukan para pemimpin, kreator, dan changemakers di The Westin Jakarta pada 12 Maret 2026. Acara Front & Female Awards 2026 didukung oleh BMW dan Frank & Co. 

Para finalis dan pemenang  Front & Female Awards 2026 dalam enam kategori dipilih melalui proses seleksi bersama tim editorial Tatler Indonesia dan para advisory panel yang terdiri dari lima tokoh perempuan terkemuka dari berbagai sektor: jurnalisme, diplomasi internasional, industri kreatif, sains, dan bisnis. Mereka adalah jurnalis dan pendiri Narasa, Najwa Shihab; Diplomat dan Mantan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi; ilmuwan dan pelopor genetika forensik sekaligus salah satu pendiri  Eijkman Institute for Molecular Biology, Herawati Sudoyo; Grace Tahir  pengusaha dan investor yang aktif di berbagai sektor, mulai dari media hingga layanan kesehatan termasuk Everest Media; dan sineas Mira Lesmana. 

arrow left arrow left
arrow right arrow right
Photo 1 of 7 Para pembicara pada sesi quickfire session. Dari kiri: Retno Marsudi, Herawati Sudoyo, dan Neneng Goenadi
Photo 2 of 7 Noryawati Mulyono (CEO Biopac) salah satu finalis di kategori Innovation
Photo 3 of 7 Tamara Gondo (CEO Liberty Society) salah satu finalis di kategori Social Impact
Photo 4 of 7 Dayu Dara Permata (CEO Pinhome) salah satu finalis di kategori Founders
Photo 5 of 7 Reda Gaudiamo (penulis dan musisi) salah satu finalis di kategori Well-Being
Photo 6 of 7 Tasya Farasya (Founder & CEO MOP Beauty) salah satu finalis di kategori Bisnis
Photo 7 of 7 Ajeng Kamaratih selaku MC bersama Gerrie Beh, Managing Director Tatler Malaysia dan Indonesia

Sebelum acara dimulai para tamu yang hadir dapat mencoba rangkaian koleksi perhiasan dari Frank & Co. untuk dipakai sepanjang acara. Beberapa finalis juga tampak hadir ke The Westin Jakarta bersama partner otomotif, BMW.

Acara diawali dengan momen buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan dengan three courses dinner dari The Westin Jakarta. Sonata - Gift Specialist memberi sentuhan tersendiri di tiap rangkaian bunga yang terpajang di tiap meja pada malam penghargaan Front & Female Awards 2026.

Baca juga selengkapnya: Meet the Advisory Panel Guiding the Front & Female Awards Indonesia 2026

arrow left arrow left
arrow right arrow right
Photo 1 of 4 BMW menjadi official car partner dalam Front & Female Awards 2026. Seri 735i M Sport siap mengantar jemput para finalis
Photo 2 of 4 Gerrie Beh selaku Managing Director Tatler Indonesia dan Malaysia mengenakan serangkaian perhiasan dari Frank & Co.
Photo 3 of 4 Yuni Jie, salah satu finalis dari kategori Social Impact mengenakan serangkaian perhiasan dari Frank & Co.
Photo 4 of 4 Koleksi perhiasan dari Frank & Co. yang melengkapi penampilan para tamu sepanjang malam penghargaan

Ruang aman bagi perempuan berkarya dan memimpin

Dalam sambutannya, Gerrie Beh selaku Managing Director Tatler Indonesia dan Malaysia, menegaskan visi di balik kehadiran Front & Female di Indonesia sebagai sebuah platform yang memperluas narasi tentang perempuan. Ia menyoroti bahwa malam tersebut bukan sekadar perayaan pencapaian, melainkan penghormatan bagi para perempuan yang membentuk wajah Indonesia modern. Mengutip Michelle Obama, ia mengingatkan bahwa tidak ada batas bagi perempuan untuk mencapai apa pun, sekaligus menekankan pentingnya visibilitas agar generasi berikutnya dapat melihat dan meyakini potensi mereka.

Pada sesi quickfire session sebelum para pemenang diumumkan, Tatler Indonesia duduk bersama dua advisory panel  Front & Female Indonesia Awards 2026  Retno Marsudi dan Herawati Sudoyo, bersama CEO Grab Indonesia yang juga merupakan salah satu Tatler Most Influential 2025, Neneng Goenadi. 

Tatler Asia
Above Retno Marsudi, Neneng Goenadi, Herawati Sudoyo dalam sesi fireside chat
Tatler Asia
Above Percakapan reflektif tentang kepemimpinan, integritas, dan pentingnya menciptakan ruang aman bagi perempuan untuk berkembang

Retno dalam sesi itu mendorong pentingnya perempuan untuk saling mendukung agar tercipta lebih banyak pemimpin perempuan di berbagai bidang. “Perempuan juga harus teguh dalam menjaga integritas dan menjadi pembela prinsip dan nilai.” 

Senada dengan Retno, Neneng Goenadi mengingatkan pentingnya mentorship agar para perempuan dalam meniti kariernya tidak merasa sendiri. Herawati Sudoyo, sebagai salah satu peneliti kawakan di dunia sains yang juga menceritakan pengalamannya menjadi segelintir perempuan peneliti yang ada di industri yang didominasi pria. Ia berharap dengan munculnya banyak pemimpin perempuan lintas bidang dapat mendorong terciptanya makin banyak ruang aman bagi para perempuan bergerak, berkarya, dan memimpin. 

Ragam spektrum kontribusi: kesehatan perempuan, sains, dan seni budaya

Tatler Asia
Above Suasana hangat dan intimate sepanjang malam Front & Female Awards 2026. Table setting oleh Sonata - Gift Specialist
Tatler Asia
Above Trophy Front & Female Awards 2026 yang dibuat oleh seniman Rony "Rebellionik" Rahardian dari material daur ulang

Para pemenang tahun ini mencerminkan spektrum kontribusi yang luas. Dari pemimpin yang menghadirkan perubahan di sektor kesehatan hingga inovator yang menjembatani sains dengan masyarakat, mereka menunjukkan bahwa dampak dapat tercipta melalui berbagai jalur: baik di ruang rapat, laboratorium, komunitas, maupun ruang kreatif.

Salah satu benang merah yang menonjol tahun ini adalah semakin kuatnya inisiatif yang berfokus pada kesehatan perempuan yang lebih inklusif dan berpusat pada kebutuhan mereka—terlihat melalui pendekatan yang dihadirkan oleh Brawijaya Healthcare, Ovy Health, dan Filmore. 

Di sisi lain, kontribusi dari ranah seni dan budaya juga menunjukkan peran penting dalam membentuk narasi perempuan, mulai dari podcast yang membuka ruang percakapan jujur, hingga karya sastra dan film yang mengangkat pengalaman perempuan ke panggung yang lebih luas, seperti yang dilakukan Reda Gaudiamo, Nadya Hutagalung, Kamila Andini dan Pancatera.

Tak kalah penting, kemajuan juga didorong oleh inovasi ilmiah dan teknologi yang dipelopori oleh para perempuan di garis depan riset, seperti Sastia Prama Putri, Taniawati Supali, dan Noryawati Mulyono, yang melalui karya mereka menghadirkan solusi nyata bagi kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan.

Baca selengkapnya: 18 finalis Front & Female Awards Indonesia 2026

Tatler Asia
Above 18 finalis Front & Female Awards 2026
Tatler Asia
Above Momen kebersamaan para tamu yang saling terhubung dalam semangat kolaborasi dan perayaan
Tatler Asia
Above Front & Female Awards 2026 dilangsungkan di The Westin Jakarta

Enam Pemenang, Kontribus Lintas Sektor

arrow left arrow left
arrow right arrow right
Photo 1 of 9 Amira Ganis meraih Business Leadership Award untuk Front & Female Awards Indonesia 2026
Photo 2 of 9 Sastia Prama Putri yang berada di Jepang diwakilkan oleh sang ibu menerima penghargaan Front and Female Awards 2026 di kategori Innovation
Photo 3 of 9 Sastya Wardani sebagai Founder Award memperluas akses terhadap kesehatan reproduksi perempuan melalui inovasi digital
Photo 4 of 9 Farwiza Farhan meraih Front & Female Awards Indonesia 2026 untuk kategori Social Impact
Photo 5 of 9 Komunitas Ibu Arsitek sebagai penerima Wellbeing Award menegaskan pentingnya ruang kolaboratif bagi perempuan profesional
Photo 6 of 9 kolektif Pancatera meraih Rising Champion Award
Photo 7 of 9 Pancatera berfoto bersama sang produser
Photo 8 of 9 Sastia Prama Putri mengirimkan video speechnya, dipersembahkan untuk sang ibu
Photo 9 of 9 Farwiza Farhan setelah menerima Front & Female Awards Indonesia 2026 untuk kategori Social Impact

Enam pemenang Front & Female Awards Indonesia 2026 merepresentasikan spektrum kontribusi yang luas lintas sektor. Sastia Prama Putri sebagai penerima Innovation Award menghadirkan terobosan dalam riset metabolomik yang menjembatani sains dengan masyarakat. Sementara Amira Ganis sebagai peraih Business Leadership Award mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih humanis dan inklusif. Di ranah teknologi kesehatan, Sastya Wardani sebagai Founder Award memperluas akses terhadap kesehatan reproduksi perempuan melalui inovasi digital. Komunitas Ibu Arsitek sebagai penerima Wellbeing Award menegaskan pentingnya ruang kolaboratif bagi perempuan profesional. Sementara Farwiza Farhan sebagai Social Impact Award menunjukkan bagaimana konservasi lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan perempuan. Melengkapi daftar ini, kolektif Pancatera sebagai Rising Champion Award menghadirkan ruang dialog yang jujur dan inklusif bagi perempuan modern. 

Bersama-sama, mereka membentuk fondasi bagi masa depan yang lebih inklusif, setara, dan berdaya.