Kepiawaian Andra Matin dalam merancang bangunan arsitektur tropis vernakular yang ramah lingkungan dapat Anda temukan di Artotel Leguna Magelang.
Magelang selalu punya cara untuk memikat jiwa yang haus akan ketenangan. Namun, kali ini cerita tidak datang dari lorong batu candi, melainkan dari sebuah bangunan persegi megah yang berdiri tegak menghadap empat penjuru mata angin. Artotel Leguna Magelang bukan sekadar hotel; ia adalah sebuah surat cinta untuk lanskap Jawa Tengah, yang dirancang oleh arsitek kenamaan Indonesia, Andra Matin.
Melangkah masuk ke dalamnya, tamu akan segera disambut oleh kemegahan atrium oval yang menjulang dari lantai mezanin hingga puncak atap. Atrium ini adalah jantung dari sang hotel, sebuah interpretasi modern dari kemegahan stupa Candi Borobudur. Bentuknya yang mengerucut ke atas, ditutup dengan kaca transparan, mengundang cahaya alami masuk dan memandikan lobi dengan pendar yang hangat. Di sekelilingnya, terdapat lubang-lubang segitiga yang disusun secara artistik—sebuah referensi visual pada rongga stupa dan arca yang legendaris.

Above Arsitektur yang terinspirasi oleh Candi Borobudur
Kejeniusan Andra Matin tidak berhenti pada estetika semata. Jendela-jendela berbentuk segitiga asimetris pada fasad bangunan bukan sekadar elemen visual, melainkan solusi arsitektur hijau. Bukaan ini memungkinkan sirkulasi udara alami mengalir bebas di sepanjang koridor kamar, sehingga meminimalisasi penggunaan pendingin ruangan dan energi. Di sini, kemewahan terasa lebih bermakna karena ia selaras dengan alam.
Baca juga: Andra Matin dan seni melihat yang sederhana
Bagi pencinta seni, Artotel Leguna Magelang ini adalah galeri hidup. Komitmen untuk merayakan talenta lokal diwujudkan melalui kurasi karya lima seniman muda Indonesia yang tersebar di area publik hingga ke dalam 111 kamar tamu. Setiap sudut hotel seolah memiliki cerita tersendiri untuk dibisikkan kepada para penghuninya.
Pengalaman menginap pun semakin lengkap dengan sajian kuliner di Jihva All Day Dining. Mulai dari sarapan yang menggugah selera hingga makan malam romantis, setiap hidangan disajikan dengan cita rasa lokal dan internasional yang memanjakan lidah. Sore hari adalah waktu terbaik untuk menuju rooftop pool. Sambil menyesap minuman segar, Anda bisa berenang dengan latar belakang pemandangan kota Magelang yang asri serta perbukitan yang menyelimuti kaki langit.
Baca juga: 20 Hotel Terbaik Tatler Best Indonesia 2026

Above Restoran JIHVA All Day Dining di Magelang
Jika tubuh membutuhkan relaksasi setelah seharian menelusuri peninggalan sejarah di Jawa Tengah, fasilitas spa dan pusat kebugaran tersedia untuk memulihkan energi. Di Artotel Leguna Magelang, kita tidak hanya menginap; kita diajak untuk menyelami narasi sejarah yang diterjemahkan melalui lensa modernitas. Sebuah destinasi yang membuktikan bahwa inovasi dan tradisi, jika disatukan dengan cinta, akan menghasilkan harmoni yang abadi.
Jangan lewatkan:
The new language of travel: Pelita Air dan seni perjalanan nyaman tanpa hambatan
Menyeimbangkan hidup lewat staycation di cakrawala The Westin Jakarta









