Kelas pound fit di retret keluarga
Cover Kelas pound fit di retret keluarga The Gaia Hotel Bandung
Kelas pound fit di retret keluarga

Memasuki tahun ketiga, Active Wellness Retreat kembali hadir di The Gaia Hotel Bandung. Mengusung tema “Wellness Begins at Home”, retret tiga hari ini mengajak keluarga modern mendefinisikan ulang arti kebugaran sejati di tengah sejuknya dataran tinggi Bandung.

Ada alasan mengapa Bandung selalu berhasil menarik kita untuk kembali. Di balik hiruk-pikuk kota, dataran tingginya menawarkan ketenangan yang seolah meminta kita untuk sejenak melambatkan ritme hidup. Di sinilah, dikelilingi oleh udara gunung yang bersih dan lanskap hijau yang menenangkan, The Gaia Hotel Bandung kembali menghadirkan inisiatif kebugaran ikonisnya: Active Wellness Retreat (AWR) 2026.

Berlangsung dari tanggal 14 hingga 16 Mei 2026, agenda tahunan yang telah memasuki edisi ketiga ini berevolusi dengan narasi yang lebih hangat. Jika dua tahun sebelumnya AWR berfokus pada kekuatan dan ketangkasan audiens dewasa, tahun ini The Gaia Hotel Bandung membawa perspektif baru yang menyentuh esensi terdalam dari kesejahteraan: keluarga. Melalui tema "Wellness Begins at Home", retret ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan sehat sejak dini, menjadikannya sebuah rutinitas yang berkelanjutan di dalam rumah.

Jangan lewatkan: Menjemput jeda di Bandung bersama DENZA D9: saat privasi dan teknologi berpadu dalam ruang bergerak

Tatler Asia
Membiasakan si kecil untuk aktif sejak dini menjadi bagian penting
Above Membiasakan si kecil untuk aktif sejak dini menjadi bagian penting
Tatler Asia
Nutrisi yang berimbang penting untuk kesehatan keluarga
Above Nutrisi yang berimbang penting untuk kesehatan keluarga
Membiasakan si kecil untuk aktif sejak dini menjadi bagian penting
Nutrisi yang berimbang penting untuk kesehatan keluarga

Terinspirasi oleh filosofi Active/Rest milik hotel, liburan imersif selama tiga hari dua malam ini dikemas dengan begitu apik. Di hari pertama, para tamu disambut dengan analisis komposisi tubuh yang dilanjutkan dengan diskusi panel bersama para pakar terkemuka. Sebut saja Emilia Achmadi (ahli diet klinis), Pritta Tyas (psikolog keluarga), Vishal Dasani (pelatih tidur bersertifikat), dan Mia Fitri (pelatih kesehatan). Kehadiran mereka memberikan pandangan holistik—mulai dari nutrisi, pola tidur berkualitas, hingga koneksi emosional antar-anggota keluarga.

Memasuki hari kedua, energi positif kian terasa lewat sesi olahraga pagi yang terpisah untuk dewasa dan anak-anak. Menariknya, retret ini tidak membiarkan para orang tua bergerak sendiri. Lewat aktivitas pengayaan seperti lokakarya memasak sehat dan seni pertukangan kayu (woodworking), ikatan emosional antara orang tua dan anak diasah lewat kolaborasi yang menyenangkan. Untuk menyempurnakan pemulihan fisik, para tamu juga dimanjakan dengan sesi konsultasi eksklusif dan perawatan restoratif di Sepik Spa yang menenangkan.

arrow left arrow left
arrow right arrow right
Photo 1 of 3 Liburan keluarga holistik di The Gaia Hotel Bandung
Photo 2 of 3 Liburan keluarga holistik di The Gaia Hotel Bandung
Photo 3 of 3 Liburan keluarga holistik di The Gaia Hotel Bandung
Liburan keluarga holistik di The Gaia Hotel Bandung

Retret ditutup dengan manis pada hari ketiga melalui sesi olahraga ringan dan permainan keluarga, yang diakhiri dengan piknik sarapan di area rooftop ikonik milik Gaia.

Melalui AWR 2026, The Gaia Hotel Bandung kembali membuktikan posisinya bukan sekadar tempat menginap mewah, melainkan sebuah destinasi gaya hidup yang menginspirasi. Di sini, liburan keluarga bertransformasi menjadi sebuah perjalanan yang bermakna, meninggalkan memori indah serta bekal gaya hidup sehat yang siap dibawa pulang ke rumah.

BACA JUGA

Kris Dayanti bicara musik, keluarga, politik, olahraga, dan bagaimana tiga kata sederhana menjadi pusat semesta hidupnya

Dari 'sleep tourism' hingga ‘quietcations’: 4 tren wisata untuk mereka yang lelah

Rasakan seni hidup perlahan di Regent Bali Canggu

Eve Tedja
Travel & Dining Editor, Tatler Indonesia
Tatler Asia

Since embarking on her career as a food journalist in 2012, she has penned hundreds of articles delving into culinary trends, chef profiles, and gastronomic destinations across Asia. Born and raised in Bali, Eve is dividing her time between Bali and Jakarta.