Etihad meluncurkan penerbangan dari Medan ke Abu Dhabi, membuka akses bagi para wisatawan menuju lebih banyak destinasi daripada sebelumnya
Sejak 3 Oktober 2025, sebuah babak baru dalam sejarah perjalanan udara Indonesia resmi dimulai. Etihad Airways, maskapai kebanggaan Abu Dhabi, akan meluncurkan penerbangan langsung dari Medan menuju Abu Dhabi—membuka akses bagi para wisatawan ke lebih dari 100 destinasi ikonis di Afrika, Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika.
Banyak yang mengatakan bahwa era keemasan perjalanan telah berlalu. Namun di Tatler, kami percaya sebaliknya. Justru inilah masa di mana dunia terasa begitu dekat, seakan berada di genggaman tangan kita. Dan Etihad, dengan reputasi dan dedikasinya terhadap kenyamanan serta kemewahan, adalah bukti nyata bahwa perjalanan hari ini adalah bentuk baru dari golden age of travel.

Above Etihad meluncurkan penerbangan dari Medan ke Abu Dhabi, membuka akses bagi para wisatawan menuju lebih banyak destinasi daripada sebelumnya
Terbang Lebih Tinggi dalam Kemewahan
Sebagai penerima berbagai penghargaan bergengsi dari World Travel Awards, Etihad terus menegaskan dirinya sebagai pelopor dalam pengalaman penerbangan kelas dunia. Maskapai ini tidak hanya mengantarkan penumpang dari titik A ke titik B, tetapi mengundang mereka untuk menikmati perjalanan itu sendiri.
Pasar Medan akan dilayani oleh A321LR yang menghadirkan First Suites—jenis kabin pertama di kelasnya (biasanya hanya ditemukan pada pesawat berbadan lebar seperti A380 atau wide-body lainnya). Kini, konfigurasi tersebut dihadirkan pada pesawat narrow-body yang telah di retrofit untuk memberikan pengalaman kemewahan yang setara, bahkan lebih baik.
Bayangkan layanan “Dine Anytime” yang memberi keleluasaan penuh kapan pun Anda ingin menikmati santapan di udara. Atau fasilitas premium yang dirancang untuk menciptakan kenyamanan setara hotel bintang lima. Penumpang kelas bisnis dan first suites bahkan dapat bersantai dengan loungewear dan sandal Giorgio Armani yang mewah, serta menikmati paket amenities eksklusif berisi perawatan wellness dari ESPA, tersaji dalam tas elegan yang terinspirasi oleh keindahan gurun Liwa di Abu Dhabi.
Bagi mereka yang terbang di First Suites, pengalaman ini melampaui segala ekspektasi. Layanan mewah termasuk concierge dan chauffeur untuk pengalaman First yang lebih mewah, ottoman yang dapat berubah menjadi tempat tidur penuh, hingga lemari pribadi menciptakan kenyamanan dan privasi sempurna di ketinggian 30.000 kaki.

Above Etihad meluncurkan penerbangan dari Medan ke Abu Dhabi, membuka akses bagi para wisatawan menuju lebih banyak destinasi daripada sebelumnya
Membuka Sayap ke Eropa dan Dunia
Di akhir 2024, Etihad mengumumkan ekspansi besar dengan membuka sepuluh rute baru. Rute-rute ini dipilih dengan cermat berdasarkan aspirasi dan impian para pelanggannya. Kehadiran rute baru ini bukan hanya memperluas akses menuju pelayanan kelas dunia Etihad, tetapi juga memperkuat posisi Abu Dhabi sebagai hub internasional utama bagi para wisatawan Asia menuju Eropa, Afrika, Timur Tengah, hingga Amerika.
Namun Abu Dhabi bukan hanya persinggahan singkat. Kota ini adalah destinasi yang menakjubkan. Bandara Internasional Zayed, dengan terminal barunya yang dirancang oleh Kohn Pedersen Fox, segera masuk jajaran bandara paling ikonis di dunia sejak dibuka pada 2023. Dengan atap futuristik nan efisien yang terinspirasi lanskap gurun, bandara ini bahkan dinobatkan sebagai Most Beautiful Airport di ajang Prix Versailles 2024.
Para pengunjung juga dapat merasakan konektivitas tanpa hambatan melalui Bandara Internasional Zayed, bersama fasilitas canggih terkini termasuk concierge, home check-in, Global chauffeur dan First lounge.

Above Etihad meluncurkan penerbangan dari Medan ke Abu Dhabi, membuka akses bagi para wisatawan menuju lebih banyak destinasi daripada sebelumnya
Kemewahan yang Memanjakan
Bagi Anda yang memilih untuk singgah, Abu Dhabi menawarkan spektrum pengalaman yang tak terlupakan. Pecinta seni dapat melangkah ke Louvre Abu Dhabi atau merasakan imersi digital di TeamLab Phenomena, sementara tahun depan Guggenheim dan Zayed National Museum dijadwalkan membuka pintu, menandai babak baru kebangkitan budaya di Pulau Saadiyat.
Untuk pecinta adrenalin, Ferrari World menghadirkan Formula Rossa—roller coaster tercepat di dunia—dan taman hiburan Yas Island lainnya menambah deretan atraksi spektakuler. Di sisi lain, mereka yang mendambakan ketenangan dapat melarikan diri ke Saadiyat Beach, salah satu pantai paling indah di Uni Emirat Arab, atau sekadar bersantai di Corniche dengan pasir putih dan laut biru jernih hanya sepuluh menit dari bandara.
Sebagai tambahan, Etihad menghadirkan penawaran eksklusif bagi wisatawan yang singgah di Abu Dhabi: dua malam menginap gratis di hotel-hotel bergengsi seperti The Abu Dhabi Edition, Dusit Thani, atau Bab Al Qasr. Sebuah alasan sempurna untuk memperpanjang perjalanan dan benar-benar merasakan keindahan kota ini.
Dengan layanan tiada banding, bandara ikonis yang menjadi simbol masa depan perjalanan, serta destinasi yang menyatukan budaya, seni, dan kemewahan—Etihad membuktikan bahwa era keemasan perjalanan bukanlah masa lalu, melainkan saat ini.
BACA JUGA:
Perjalanan ikonis monogram Louis Vuitton rayakan 130 tahun di Bangkok
9 destinasi Asia yang wajib dikunjungi bagi pecinta kucing
Jelajahi dunia di Tahun Kuda: Inilah perjalanan wisata ideal berdasarkan shio Anda
Topics




