Cover Ultra-trail du Month-blanc jadi salah satu ultramarathon dengan pemandangan paling indah (Foto: UTMB)

Ultramaraton merupakan bagian dari maraton dengan lintasan di alam terbuka. Mendapat sebutan ultra karena jarak dan medan tempuh yang lebih berat

Di antara sekian banyak pilihan olahraga, lari masih jadi salah satu yang paling digemari. Bukan hanya karena mudah dilakukan, tapi juga karena manfaatnya yang besar untuk kesehatan. Tapi belakangan ini, lari sudah bukan sekadar soal keringat dan kalori. Banyak pelari yang mencari lebih, entah itu tantangan, pengalaman, bahkan keindahan alam yang memanjakan mata.

Salah satu bentuk lari yang kian populer adalah ultramaraton. Sesuai namanya, ini adalah lomba lari jarak jauh yang jaraknya melampaui maraton tradisional yang biasanya 42,195 km. Jarak ultramarathon sendiri setidaknya 50 km dan bahkan bisa melampaui 150 km. Buat sebagian orang, mungkin terdengar gila. Tapi bagi para pelari, ini adalah bentuk petualangan dan pembuktian diri yang luar biasa. Jika Anda tertarik mencoba tantangan ini, berikut ini lima event ultramaraton dengan pemandangan yang luar biasa indah.

Baca juga: Hotel-hotel di New York tempat para selebriti menginap dan bersiap untuk Met Gala

Ultra-trail du Month-blanc (UTMB) di Pegunungan Alpen

Tatler Asia
Above Pemandangan di track UTMB (Foto: UTMB)

Dianggap sebagai salah satu ultramaraton paling bergengsi dan paling kompetitif di dunia, event UTMB menawarkan pemandangan spektakuler dari pegunungan Alpen. Para peserta disuguhkan panorama puncak bersalju, lembah hijau yang luas, dan desa-desa kecil bergaya Eropa klasik yang terjaga keasliannya. Rute ini mempunyai jalur sejauh 170 kilometer yang melintasi tiga negara, Prancis, Italia, dan Swiss, dengan total jalur pendakian lebih dari 10.000 meter.

Marathon des Sables di Gurun Sahara, Maroko

Tatler Asia
Above Berada di tengah gurun Sahara (Foto: Marathon des Sables)

Melakukan ultramaraton di Gurun Sahara ini bukan ajang perlombaan sembarangan. Para peserta diwajibkan membawa ransel yang berisi kebutuhan hidup sendiri seperti makanan, minuman, pakaian, perlengkapan tidur dan lain-lain. Kebutuhan yang mereka bawa sebagai bekal perjalanannya dengan jarak tempuh 250 kilometer melalui 6 babak. Meskipun medan yang ekstrem dan suhu yang sangat terik, rute perjalanan ini membawa para pelari melihat pemandangan bukit pasir membentang yang berbeda dari biasanya dan pemandangan langit malam hening yang penuh bintang.

Everest Marathon di Nepal

Tatler Asia
Above Ultramaraton melawan dingin (Foto: Everest Marathon)

Pernah terbayang berlari di kaki Gunung Everest? Anda dapat merasakan sendiri sensasinya dengan mengikuti Tenzing Hillary Everest Marathon. Ultramaraton ini dimulai di Base Camp Everest pada ketinggian 5.364 meter di atas permukaan laut dan melewati jalur Sherpa di Lembah Khumbu. Hal ini menjadikannya salah satu lomba lari dengan ketinggian tertinggi di dunia. Maraton ini melewati berbagai tempat bersejarah dan pemandangan indah termasuk Tengboche Monastery, hutan Rhododendron, dan berakhir di Namche Bazaar. 

Western States Endurance Run di California, AS

Tatler Asia
Above Hadapi berbagai tantangan (Foto: HOKA)

Western States Endurance Run adalah lomba lari trail 100 mil pertama di dunia. Diadakan di resort ski Palisades Tahoe di Olympic Valley dan berakhir di Placer High School di Auburn, California. Dalam kurun waktu 24 jam, para peserta diharuskan untuk menempuh jarak 100 mil atau sekitar 160,9 km. Para peserta akan melewati jalur yang terbagi menjadi enam bagian dan akan melewati hujan yang tertutup salju, sungai, jalan setapak, jalan terjal dan curam, bahkan jalanan raya.

Rinjani 100 di Lombok, Indonesia

Tatler Asia
Above Ultramaraton kebanggaan Indonesia (Foto: Instagram / @rinjani100.ultra)

Terakhir lokasinya ada di Indonesia. Para peserta akan ditantang melewati trail race yang melelahkan namun juga mengesankan karena pemandangannya yang begitu indah. Salah satu track yang dilalui terletak di kawasan taman nasional dan gunung berapi. Medannya pun juga bervariasi, mulai dari savana, area berpasir, hutan, kebun, perbukitan, hingga puncak gunung. Selain itu, di ketinggian para peserta akan diperlihatkan keindahan dari Gunung Rinjani.

Topics