Cover Dampak buruk minuman manis terhadap wajah (Foto: Kaizen Nguyen / Unsplash)

Mengonsumsi gula secara berlebih ternyata juga dapat berpengaruh pada kesehatan kulit dan juga mempercepat penuaan.

Gula memang manis, namun efeknya jika dikonsumsi berlebihan justru lebih pahit dari yang Anda mungkin bayangkan. Sering kali kita mendengar bahwa gula, termasuk yang ada di dalam minuman sehari-hari yang Anda konsumsi, memiliki pengaruh yang buruk pada tubuh. Tahukah Anda bahwa efeknya bukan hanya berpengaruh pada kesehatan organ dalam? Bahkan, konsumsi gula berlebih dapat merusak kesehatan kulit, mempercepat penuaan, dan menyebabkan masalah kulit lainnya

Baca juga: Minyak nilam Indonesia: Kunci utama di balik parfum premium dunia

Dalam jurnal yang dipublikasikan oleh The American Journal of Clinical Nutrition yang berjudul Nutrition and Aging Skin: Sugar and Glycation membahas tentang hubungan antara konsumsi gula (terutama glukosa dan fruktosa) dan penuaan kulit. Penelitian ini mengungkapkan bahwa gula dapat mempercepat penuaan kulit melalui proses yang dikenal sebagai Glikasi. Proses glikasi terjadi ketika gula (glukosa dan fruktosa) mengikat protein seperti kolagen dan elastin, mengarah pada pembentukan AGEs (Advanced Glycation End-products). AGEs ini membuat kulit kehilangan elastisitas dan menyebabkan keriput serta kulit kusam.

Disimpulkan dari jurnal tersebut pengurangan konsumsi gula dapat membantu memperlambat proses glikasi dan menjaga kulit tetap sehat, elastis, dan tampak lebih muda. Para peneliti menyarankan untuk lebih memilih sumber gula alami, seperti buah-buahan, dan menghindari gula tambahan yang berlebihan. Lalu, bagaimana cara mengurangi konsumsi gula?

1. Mengonsumsi buah dan sayur

Tatler Asia
Above Mengonsumsi gula alami dari buah (Foto: Francesca Hotchin)

Makan buah-buahan yang mengandung gula alami dinilai lebih sehat. Terlebih lagi di dalamnya terdapat banyak vitamin, misalnya buah alpukat, pumpkin, ubi, stroberi yang mempunyai vitamin E, vitamin C, Beta-karoten. Kandungan ini baik untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini. Konsumsi juga sayuran secara rutin, karena sayuran mengandung antioksidan yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

2. Pilih minuman yang rendah gula

Idealnya, gula dari minuman bisa lebih dari 5–10% dari total kebutuhan kalori harian, atau sekitar lebih dari 1–2 sendok teh. Jika Anda ingin menjaga kadar gula, sebaiknya Anda mememasan minuman dengan kategori less sugar. Namun, tetap lebih baik  memperbanyak minum air putih minimal 2 liter per hari. 

3. Minuman antioksidan tinggi

Tatler Asia
Above Minuman antioksidan untuk melindungi kulit kusam (Foto: Na visky / Unsplash)

Minuman yang kaya antioksidan dapat melindungi kulit dari kerusakan dan penuaan. Misalnya minuman teh hijau, air kelapa, atau jus delima. Pastikan ketika mengonsumsinya tidak atau menggunakan sedikit saja gula. Antioksidan sangat banyak memiliki manfaat kesehatan seperti mengurangi kadar gula darah, melindungi sel dari kerusakan dan menjaga kesehatan kulit.

4. Perhatikan asupan protein

Dengan memperhatikan asupan protein bisa mencegah kulit kusam dan mempercepat penuaan dini. Sumber protein biasa terdapat pada telur, ikan, dan produk susu. Protein berperan penting dalam regenerasi sel, termasuk sel-sel kulit. Asam amino dari protein membantu pembentukan kolagen dan elastin yang menjaga kulit tetap kencang, lembab dan bercahaya.

Topics