Deretan wine terbaik yang cocok dinikmati untuk perayaan akhir tahun ini
Saatnya memasuki penghujung tahun. Undangan pesta dan perayaan intim bersama keluarga serta kerabat sudah mulai berdatangan. Tak ada perayaan yang lebih baik, selain menikmatinya dengan hidangan yang tepat, termasuk dengan pilihan wine. Wine memang menjadi minuman yang identik untuk dinikmati sebagai bentuk perayaan. Baik itu red wine, white wine, atau champagne. Dalam berbagai tradisi, keluarga dan teman-teman terdekat akan berkumpul bersama dan menikmati hidangan yang sudah disesuaikan dengan wine terbaik. Di beberapa negara, tradisi ini dilakukan dalam malam Thanksgiving, lalu saat menjelang Natal, dan juga Tahun Baru.
Kali ini, kami telah memilihkan beragam wine terbaik yang tepat, untuk kamu yang sedang mempersiapkan perayaan akhir tahun.
Wolf Blass' Fire & Blood Cabernet Shiraz

Above Rangkaian wine kolaborasi series "House of Dragons". Foto: Wolfblass Wines
Kesuksesan prekuel seri Game of Thrones, House of the Dragon, menghadirkan kolaborasi eksklusif bersama Wolf Blass. Wolf Blass menghadirkan wine dengan tiga desain berbeda yang terinspirasi dari cerita seri tersebut. Seri ‘House of the Dragon’ ini diinterpretasikan dengan perpaduan Cabernet Sauvignon (52%) dan Shiraz (48%) khas Australia. Cabernet memberi rasa yang lebih ringan dan elegan, sementara Shiraz mengimbanginya dengan memberi rasa fruity dengan tekstur velvety pada langit-langit mulut. Kombinasi ini kemudian mengalami proses mature dengan campuran kayu ek Prancis dan Amerika. Wine ini dapat dinikmati bersama dengan beberapa menu utama, seperti steak, barbekyu, dan cured meat.
Wolf Blass pertama kali memperkenalkan seri ini pada Juni 2022 di Australia dan kini, bersama DSP Wines, membawanya untuk hadir di tengah pasar pecinta wine di Indonesia.
Fuenteseca Organic 2019 White Wine

Above Wine beraroma adas dan kulit buah aprikot. Foto: Original Cv es.
White wine asal Spanyol ini bisa menjadi kandidat baru pada perayaan tahun ini. Wine ini direkomendasikan untuk dinikmati bersamaan dengan hidangan pembuka. Berwarna kuning pucat dengan sedikit warna kehijauan, ciri khas wine ini ada pada aroma adas bercampur dengan kulit buah aprikot. Finishing-nya cukup tahan lama, sehingga dapat dinikmati dengan obrolan ringan tanpa rasa terburu-buru untuk masuk ke hidangan utama.
Baca Juga: Best Whiskies for Festive Season
Calendula Real Gran Reserva 2014

Above Wine ini cocok dijadikan teman menyantap steak. Foto: Expo Lookvin.
Jika hidangan utamamu adalah daging dan steak, maka wine klasik dari Spanyol ini sangat cocok sebagai pendampingnya. Wine ini memiliki warna merah ceri yang cerah, dengan aroma khas buah aprikot dan cokelat. Cédula Real Gran Reserva juga digambarkan memiliki rasa pada palate sebagai round, broad, and well balanced. Oleh karenanya, wine ini sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi pada masa-masa festive karena bagi para pecinta wine, Cédula Real Gran Reserva pantas untuk dicicipi pada acara-acara khusus.
Calvet Chablis

Above Calvet Chablis cocok dipasangkan dengan hidangan berbasis seafood. Foto: Instagram.
Ingin sesuatu yang berbeda dari tahun sebelumnya? Pilih hidangan utama non daging dan steak. Misalnya, mengganti dengan hidangan ikan dan seafood atau tuna sashimi dan raw salmon. Untuk itu, maka wine Calvet Chablis adalah pilihan tepat. Wine yang berasal dari Prancis ini terkenal dengan dominan rasa mineral dan aroma sitrus.
Baca Juga: How To Pair Your Red Wine & Cheese
Champagne Laurent Perrier

Above Selain minuman, Laurent Perrier cocok dijadikan sebagai hidangan penutup. Foto: La Marina Alta.
Tak hanya mempersiapkan wine untuk hidangan pembuka dan utama, hidangan penutup juga tak boleh tertinggal. Utamanya, dalam memilih wine untuk hidangan penutup, harus selaras dengan rasa hidangan itu sendiri. Misalnya, kamu menyajikan es krim, maka pilihlah wine dengan aftertaste yang manis juga. Hal ini dilakukan untuk menjaga rasa itu sendiri. Champagne Laurent Perrier bisa jadi cocok untuk dihidangkan bersama semangkuk es krim. Perpaduan antara Pinot Noir, Chardonnay, dan Pinot Meunier ini, menghasilkan rasa sampanye murni yang segar.
L’Occhiolino Sparkling Red Lambrusco

Above Wine ini menampilkan paduan rasa buah beri dan kismis. Foto: Laith Waites.
Seringkali obrolan masih ingin dilanjutkan, meski santap hidangan telah usai. Tidak ada salahnya untuk membuka sebotol wine untuk menjaga obrolan tetap menyenangkan. Rekomendasi datang dari L’Occhiolino Sparkling Red Lambrusco, dengan perpaduan rasa buah beri dan kismis, memberi aftertastes manis dan lebih rendah alkohol (hanya 7,5%). Menjadikannya cocok untuk diminum dalam suasana yang lebih santai dan intim.



