Everyone loves to relax in the evening with some lovely red wine and cheese

camille-brodard-f6Wpz1QPFZI-unsplash (1).jpg

Foto: Dok. Unsplash/Camille Brodard

Wine and cheese, sudah menjadi pairing F&B paling dicari di seluruh dunia. Yang menyenangkan, jika kamu tahu teknik pairing yang terbaik, maka kamu pun bisa membuat wine and cheese pairing mu sendiri dan menikmati weekend santai bersama orang-orang terdekat dengan wine and cheese terbaik.

Faktanya, memasangkan wine dan keju tidak semudah itu. Kadang red wine justru menghilangkan rasa dari keju, atau bahkan membuat rasa wine menjadi kurang enak saat dipadankan dengan keju yang tidak tepat. Hal ini biasanya disebabkan oleh tanin. Zat alami pada kulit dan batang buah anggur. Rasanya sepat seperti teh tawar yang kental. Jadi sebelum membuka botol anggurmu yang mahal, baca dulu tips berikut ini!

1/4 Heavy With Heavy

aleisha-kalina-cDlaWUDRzTY-unsplash (1).jpg

Foto: Dok. Unsplash/Aleisha Kalina

Kebanyakan red wine yang kita konsumsi bercitarasa ‘dry and heavy’. Tipe wine ini lebih cocok dipasangkan dengan daging, steak, namun tidak dengan keju. Heavy wines akan mendominasi rasa keju yang lebih ringan, seperti Double Crème. Namun jika kamu ingin memasangkan heavy red wine dengan keju, sebaiknya dipasangkan dengan keju yang memiliki rasa kuat seperti aged cheese, Aged Gouda atau Extra Mature Cheddar. Aged Italian cheese seperti Parmesan, Pecorino dan Grana Padano, juga bisa dipasangkan dengan red wine yang dry and heavy.

2/4 Light Reds With Light Cheeses

melissa-walker-horn-kBtP2IWiYSI-unsplash (1).jpg

Foto: Dok. Unsplash/Melissa Walker Horn

Jika kamu mau memasangkan jenis keju dengan rasa yang lebih ringan seperti Double Crème, red smear cheese dan jenis white mold cheese lainnya, jenis wine yang dipilih sebaiknya yang memiliki rasa lebih fruity dan ringan. Pinot Noir or Gamay are especially lovely! Kamu juga tidak akan pernah salah jika memilih Bourgogne atau Beaujolais yang berasal dari northeastern France. Atau, jika kamu pecinta bubbles (Champagne), coba pilih Italian Lambrusco untuk keju ringan. 

3/4 Cheese Likes Sweetness

calvin-shelwell-it-VGwoQ6XQ-unsplash (1).jpg

Foto: Dok. Unsplash/Calvin Shelwell

Tidak jarang juga kita menemukan dried fruit, anggur, dan raisin untuk dipasangkan dengan anggur. And for good reason: cheese loves sweet company, and this also applies to the wine – even when it’s red. Amarone membuat red wine dari anggur yang dikeringkan dan membuat rasa menjadi heavy namun manis. Fortified wine seperti port, sherry and Madeira juga cocok dipasangkan dengan rich cheese. Pasangan klasik adalah English Stilton dan port.

4/4 Match The Style

kelsey-knight-udj2tD3WKsY-unsplash (1).jpg

Foto: Dok. Unsplash/Kelsey Knight

Salah satu tips yang baik untuk red wine and cheese pairing adalah, sesuaikan dengan style wine dan cheese-nya. Semakin unik wine nya, pasangkan dengan keju yang unik pula. Semakin light wine nya, semakin light pula kejunya. Semoga tips ini berguna untuk kamu pecinta wine and cheese!