Event peluncuran koleksi perhiasan mewah dan eksklusif Beautés du Monde dari Cartier (translated by Adelia Ayu)
Dalam salah satu single hitsnya, penyanyi asal Amerika Serikat – Macy Gray bernyanyi tentang tidak peduli seberapa sering dunia membiarkan kita terjatuh, kita harus selalu menemukan cara untuk melihat keindahan dari dunia. Bagi Cartier, keindahan ada di setiap sudut dunia, termasuk di Ibu kota Spanyol.
Pada 14 Juni lalu di Madrid, Cartier meluncurkan koleksi Beautés du Monde High Jewelry di sebuah acara yang meriah. Ekshibisi tersebut diadakan di Embassy – sebuah bangunan arsitek fundamental dari dua arsitek ternama – WS Bryant asal Inggris dan Luis Blanco-Soler asal Madrid, Spanyol. Di acara tersebut, 100 items dari bagian pertama koleksi Beautes du Monde ditampilkan bersama dengan item seleksi dari High Jewellery, Cartier Tradition dan Haute Horlogerie.

Foto: Dok. Gutter Credit/Cartier
Di hari berikutnya, rangkaian selebrasi lain dari Beautés du Monde berlokasi di Gardens of the Palacio de Liria. Bekas tempat tinggal dari XIX Duke of Alba tersebut bertransformasi menjadi tempat perayaan pesta yang mewah. Para tamu terhormat yang diundang Cartier di event ini adalah Golshifteh Farahani, Yara Shahidi, Vanessa Kirby, Jisoo dan Emma Chamberlain. Acara makan malam dibuka oleh President sekaligus CEO Cartier – Cyrille Vigneron yang diikuti dengan pertunjukkan dari koreografer Blanca Li dan konser musik dari Black Eyed Peas pada tengah malam.

Foto: Dok. Francois Goize/Cartier
Singapura menjadi destinasi berikutnya untuk peluncuran Beautés du Monde setelah Spanyol. Diadakan pada tanggal 12 dan 13 Juli di Capella, Singapura,sebanyak 200 item hasil kreasi Cartier dipamerkan pada event tersebut. Cecile Naour sebagai Chief Executive Officer, South East Asia dan Oceania serta Anne Yitzhakov sebagai Managing Director Singapura, Malaysia dan ASEAN menjadi hosts dan grup vokal Sister Sledge turut tampil di acara tersebut.
THE COLLECTION
Cartier telah menjadi bukti nyata dari beauty diversity dan hal itu tertuang sempurna dalam koleksi Beautés du Monde High Jewellery. Terdapat beberapa jenis flora dan fauna yang ada dalam koleksi ini seperti water lily, coral reef snakes dan iguana. Hal tersebut tampak pada Nouchali yang merupakan interpretasi sempurna dari water lily. Setiap butir chalcedony bead berwarna lilac disusun satu per satu dan membentuk kesan lembut dan efek drop yang ringan. Kalung berukuran panjang ini dihiasi dengan centre stone berupa rubellite 10.61 karat.

Foto: Dok. Gutter Credit/Cartier
Seekor ular yang powerful dan hypnotic diterjemahkan sempurna dalam lima butir Ceylon sapphire Cabochons. Warna biru yang intens berpadu serasi dengan seni apik yang memancarkan energi dari ular. Kalung Water Aspis di pieces ini juga menjadi interpretasi sempurna ular dengan lekuk yang indah.
Jangan lupakan set Iwana dengan tekstur dan dimensi khusus yang menerjemahkan keindahan seekor iguana hijau. Berlian yang disusun berbentuk segitiga menciptakan sebuah open work di dalamnya yang menonjolkan permukaan dari tiga buah Colombian emerald 43.45 karat. Sebagai simbol dari gaya dan skill dari Cartier, batu emerald segi empat dibentuk menyerupai tulang belakang Iguana yang menjadi muse Cartier. Kalung ini terlihat natural dengan kulit karena posisi yang presisi dan perakitan motif yang disambung dengan elemen metal berukuran kecil.

Foto: Dok. Gutter Credit/Cartier
Selain kalung, Sang Maison juga dengan bangga menunjukkan tujuh cincin mewah yang melalui penanganan desain istimewa layaknya pengerjaan seni patung yang menghasilkan sejumlah gaya. Salah satunya adalah Viridia. Cincin platinum ini dihiasi dengan berlian cushion-shaped mewah 12,5 karat berwarna hijau kekuningan yang dipadukan dengan Asscher dan butiran berlian berbentuk brilliant cut.
Di dalam koleksi ini juga terdapat Yasifan Ring – cincin emas putih cabochon-cut 28.43 karat berhiaskan batu permata Paraiba dari Mozambik. Cincin ini memancarkan kilauan yang cantik melalui batu rubi cabochon-cut dan taburan berlian brilliant-cut.




