Longchamp memperbarui kemitraannya dengan Anaka, menandai tahun ketiga kolaborasi yang menempatkan para pengrajin perempuan di Madagaskar sebagai inti dari inisiatif ini
Dalam rangka Spring/Summer 2026 sekaligus perayaan International Women’s Day, Longchamp kembali melanjutkan kolaborasinya dengan Anaka untuk tahun ketiga berturut-turut. Lebih dari sekadar proyek musiman, inisiatif ini menjadi pernyataan konsisten rumah mode asal Prancis tersebut terhadap nilai yang sejak awal mendefinisikannya: transmisi keahlian, penghormatan pada savoir-faire, dan pendekatan kreatif yang bertanggung jawab.
Madagaskar, dengan kekayaan alam dan tradisi kriya yang mengakar kuat, menjadi pusat dari kolaborasi ini. Di sana, para perempuan mewarisi keterampilan mengolah serat alami—raffia, sisal, jerami, dan katun—melalui teknik merajut, menenun, merenda, hingga bordir yang diwariskan lintas generasi. Dari warisan inilah lahir workshop LANA, yang didirikan oleh Narindra. Pada 2020, ia membentuk NGO LANA ANAKA, yang berfokus pada pendidikan anak, kemandirian ekonomi perempuan, serta perlindungan lingkungan dan regenerasi ekosistem lokal.

Above Dalam rangka International Women’s Day, Longchamp memperbarui kemitraannya dengan Anaka, menandai tahun ketiga kolaborasi yang menempatkan para pengrajin perempuan di Madagaskar sebagai inti dari inisiatif ini

Above Dalam rangka International Women’s Day, Longchamp memperbarui kemitraannya dengan Anaka, menandai tahun ketiga kolaborasi yang menempatkan para pengrajin perempuan di Madagaskar sebagai inti dari inisiatif ini
Hari ini, kemitraan tersebut memungkinkan 40 pengrajin—sebagian besar perempuan—bekerja penuh waktu dan memperoleh penghidupan layak dari keahlian mereka. Dampaknya juga dirasakan oleh 66 anak yang mendapatkan akses pada pendidikan, layanan kesehatan, pangan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Above Dalam rangka International Women’s Day, Longchamp memperbarui kemitraannya dengan Anaka, menandai tahun ketiga kolaborasi yang menempatkan para pengrajin perempuan di Madagaskar sebagai inti dari inisiatif ini
Dari sisi desain, koleksi ini menghadirkan siluet ikonis dengan sentuhan tangan yang autentik. Le Roseau Raffia tampil sebagai tote berukuran besar yang dirajut utuh dari raffia alami, disempurnakan dengan toggle kayu serta handle kulit yang mencerminkan warisan leather craftsmanship Longchamp. Sementara itu, Le Pliage Filet diinterpretasikan ulang dengan pita raffia kepang tangan dalam palet warna yang terinspirasi cahaya senja dan kilau laut. Koleksi ini dilengkapi topi musim panas anyaman raffia serta gantungan kunci dekoratif yang menghadirkan semangat ringan dan personal.

Above Dalam rangka International Women’s Day, Longchamp memperbarui kemitraannya dengan Anaka, menandai tahun ketiga kolaborasi yang menempatkan para pengrajin perempuan di Madagaskar sebagai inti dari inisiatif ini
Melalui kolaborasi ini, Longchamp menunjukkan bahwa kemewahan modern tak lagi hanya berbicara tentang estetika, tetapi juga dampak. Di persimpangan antara tradisi dan inovasi, fashion dan filantropi, tercipta narasi baru: bahwa tas yang kita kenakan dapat sekaligus menjadi simbol solidaritas, keberlanjutan, dan pemberdayaan perempuan.
BACA JUGA:
ami Paris hadirkan jiwa Paris ke SoHo lewat kolaborasi ikonis bersama Balthazar
Tory Burch FW26: saksikan livestream runway show langsung dari New York Fashion Week
Audemars Piguet menghidupkan kembali Jumping Hour dalam balutan desain Neo Frame
Topics




