Penghormatan atas dedikasi Karl Lagerfeld sebagai fashion designer multitalenta.
Namanya begitu sering digaungkan. Hasil rancangannya selalu mengundang decak kagum. Dialah Karl Lagerfeld, desainer busana asal Jerman. Ia mengawali karir di bidang fesyen dengan menjadi Direktur Kreatif untuk Jean Patou pada 1957. Setelahnya, berturut-turut Karl bergabung dengan rumah mode Chloé, Fendi, dan Chanel, juga membuat label namanya sendiri. Sosok yang dianggap sebagai sebagai tokoh desainer paling ikonik ini akan dijadikan tema Museum Seni Metropolitan 2023 bertajuk ‘Karl Lagerfeld: A Line of Beauty’.

Foto: Dok. fashionweekdaily.com
Ada sekitar 150 desain dari Karl Lagerfeld, dari hasil kolaborasinya bersama merek fashion ternama yang akan ditampilkan dalam Met Museum 2023. Pameran busana yang bertujuan untuk mengenang, sekaligus mengeksplorasi kembali hasil karya Karl Lagerfeld ini bakal dibuka untuk umum dari 5 Mei hingga 16 Juli 2023, tepatnya di Metropolitan Museum, The Met Fifth Avenue. Berikut adalah pilihan karya-karya yang akan diperlihatkan pada pameran tersebut.
1/3 Chanel

Foto: Dok. Irving Penn & metmuseum.org
Chanel menjadi salah satu merek fashion ternama yang sering dipakai oleh sejumlah selebritas dunia dan mendiang Karl Lagerfeld adalah sosok di balik rancangan tersebut. Pada Met Museum 2023, beberapa busana hasil kolaborasi epik sang desainer dengan Chanel akan dihadirkan, termasuk hasil sketsa pakaian.
Evening Ensemble, gaun berwarna putih-emas ini pertama kali dirilis untuk koleksi musim gugur atau musim dingin di tahun 1990-an. Gaun tersebut mengingatkan kita akan gaya berbusana perempuan Kerajaan saat abad pertengahan di benua Eropa.
Lambat laun, rancangan sang desainer terus berubah dan modern, seperti koleksi ready to wear berwarna pastel yang diluncurkan untuk koleksi musim semi atau musim panas pada tahun 2019 silam.
2/3 Chloé

Foto: Dok. thefrontrowview.com (1); assets.vogue.com (2)
Selain menghadirkan busana dari rumah mode Chanel, Met Museum juga menampilkan hasil kolaborasi mendiang Karl Lagerfeld dengan rumah mode asal Perancis, yakni Chloé. Ia bekerja bersama desainer lain di Chloé selama 3 tahun, sebelum akhirnya menjabat creative director. Hasil karya dari Karl Lagerfeld yang paling ikonik di brand ini adalah koleksi musim panas atau musim semi di tahun 1983. Salah satu motif yang cukup menarik perhatian dari pecinta busana adalah gambar violin yang berada di tengah.
Menurut Max Hollein, Direktur Marina Kellen The Met mengakui bahwa desain dari Karl Lagerfeld sangat menawan dan luar biasa. Hal ini membuktikan jika imajinasi dan kreativitas sang desainer tak terbatas.
3/3 Fendi

Foto: Dok. assets.vogue.com (1); popsugar-assets.com
Mendiang Karl Lagerfeld memulai kerja samanya dengan Fendi sejak tahun 1965. Kala itu, ia bergabung dengan rumah mode asal Italia sebagai kepala desainer untuk koleksi ready to wear dan bulu. Tak terhitung, berapa banyak busana yang dihasilkan oleh sang desainer.
Oleh karena itu, beberapa hasil karya Karl Lagerfeld di Fendi akan dipajang di Met Museum 2023, termasuk koleksi ready to wear di musim gugur tahun 2019.




