ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
Cover ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”

Kuntum oleh ARI for MASARI melambangkan cinta yang berkembang dengan keyakinan dan kedewasaan

Setiap kisah cinta memiliki momen ketika ia tak lagi sekadar janji, melainkan tumbuh menjadi sesuatu yang utuh. Dari sanalah ARI for MASARI melanjutkan narasinya. Bertajuk “Kuntum”, koleksi terbaru ini hadir sebagai kelanjutan dari koleksi sebelumnya, “Taruntum”—sebuah kisah visual tentang bunga yang baru mulai mekar. Jika Taruntum menangkap detik pertama sebuah pertumbuhan, Kuntum merayakan tahap berikutnya: saat kuncup berubah menjadi bunga yang merekah sepenuhnya, melambangkan cinta yang berkembang dengan keyakinan dan kedewasaan.

Narasi tersebut diterjemahkan secara puitis ke dalam detail desain. Bordir halus, potongan lembut, dan permainan volume dalam koleksi ini terinspirasi langsung dari kelopak bunga. Mengalir, berlapis, namun tetap memiliki struktur. Setiap siluet terasa feminin tanpa kehilangan ketegasan, menciptakan keseimbangan yang menjadi benang merah ARI for MASARI.

Tatler Asia
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
Above ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
Tatler Asia
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
Above ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”

Palet warnanya memperkuat cerita alam yang diusung. Nuansa olive green, kuning, khaki, merah, biru navy, cokelat, hingga putih tampil berani namun tetap membumi. Warna-warna ini bukan sekadar elemen estetika, melainkan refleksi dari perjalanan emosional: hangat, kuat, dan penuh kehidupan.

Di balik keindahan visualnya, Kuntum tetap berpijak pada realitas perempuan modern. Praktikalitas menjadi prinsip utama, dengan rancangan yang mudah ditata ulang untuk berbagai momen. Oversized blazer dipadukan dengan pencil skirt menghadirkan kesan profesional yang modern, sementara blus dengan rok flare menawarkan siluet yang lebih lembut dan ekspresif. Setiap busana dirancang untuk menemani transisi hari, dari pagi yang penuh agenda hingga malam yang sarat perayaan, tanpa perlu berganti identitas.

Tatler Asia
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
Above ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
Tatler Asia
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
Above ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”
ARI for MASARI: ketika cinta mekar dalam koleksi “Kuntum”

Kenyamanan pun menjadi bagian tak terpisahkan dari koleksi ini. Pemilihan material seperti katun, seersucker, dan organdi bertekstur kusut memastikan setiap potongan terasa ringan dan menyenangkan saat dikenakan. Bahan-bahan ini memungkinkan busana bergerak mengikuti tubuh, menghadirkan rasa bebas yang sejalan dengan semangat Kuntum itu sendiri.

Melalui Kuntum, ARI untuk MASARI tidak hanya mempersembahkan koleksi busana, tetapi juga sebuah metafora tentang cinta yang tumbuh—perlahan, indah, dan penuh makna. Sebuah perayaan tentang bagaimana perempuan berkembang, menemukan kekuatannya, dan mekar dengan caranya sendiri.


BACA JUGA:

Byredo membuka babak pertamanya di Indonesia lewat Plaza Indonesia

Saksikan Dior Winter 2026-2027 Men’s Show langsung dari Paris di sini

Louis Vuitton menandai 130 tahun monogram dengan ikon warisan dan koleksi kapsul baru

Topics