Teknologi Pembuatan Parfum Kahf
Cover Teknologi Pembuatan Parfum Kahf. Kahf DECODE berangkat, dengan membangun ekosistem edukatif agar memudahkan para pria untuk mengenal jenis dan kecenderungan kulitnya
Teknologi Pembuatan Parfum Kahf

Di tengah meningkatnya minat perawatan kulit pria di Indonesia, Kahf DECODE hadir sebagai jawaban cerdas atas satu pertanyaan mendasar: bagaimana memahami kebutuhan diri

Dalam beberapa tahun terakhir, industri perawatan untuk pria di Indonesia tumbuh signifikan. Namun pertumbuhan ini membawa paradoks: semakin banyak pilihan, semakin banyak pula pria yang merasa bingung menentukan apa yang benar-benar mereka butuhkan. Data internal Kahf menunjukkan bahwa banyak pria masih kesulitan mengenali kondisi kulit, rambut, hingga preferensi gaya dan aroma mereka sendiri. Dari sinilah Kahf DECODE berangkat, dengan membangun ekosistem edukatif yang mencoba menghempas kebingungan itu dengan pendekatan berbasis sains dan teknologi.

Baca juga: Wardah Skinverse Clinic 2025: Teknologi klinis, sentuhan personal, dan masa depan kecantikan Indonesia

Tatler Asia
Ketika Bryan Domani sebagai Brand Ambassador KAHF mencoba  Kahf DECODE Your Skin Type
Above Ketika Bryan Domani sebagai Brand Ambassador KAHF mencoba Kahf DECODE Your Skin Type
Ketika Bryan Domani sebagai Brand Ambassador KAHF mencoba  Kahf DECODE Your Skin Type

Diluncurkan sebagai pengalaman grooming yang imersif, Kahf DECODE memadukan riset dermatologi, pemahaman gaya hidup pria modern, dan kecerdasan buatan untuk membantu setiap individu menemukan apa yang disebut Kahf sebagai “your code”. 

Di dalamnya, terdapat berbagai teknologi yang dirancang untuk bekerja sebagai pemandu untuk memahami karakter kulit, bentuk tubuh, hingga preferensi wewangian secara personal dan relevan dengan keseharian. Skintelligence BodySync AI, misalnya, menganalisis bentuk tubuh untuk memberikan rekomendasi outfit yang proporsional dan mudah diaplikasikan. Scent Finder membantu pria menemukan aroma yang paling selaras dengan karakter mereka, tanpa harus mencoba puluhan botol parfum

Tatler Asia
Sesi talkshow Kahf Decode bersama M. Akbar Wedyadhana, Kahf Global Expert Globe & Pakar Dermatologi Internasional dr. Hassan Galadari, Group Head of Brand Development PC & Innovation Andrie Kurniarahman, CEO The Goods Dept Anton Wirjono
Above Sesi talkshow Kahf Decode bersama M. Akbar Wedyadhana, Kahf Global Expert Globe & Pakar Dermatologi Internasional dr. Hassan Galadari, Group Head of Brand Development PC & Innovation Andrie Kurniarahman, CEO The Goods Dept Anton Wirjono
Sesi talkshow Kahf Decode bersama M. Akbar Wedyadhana, Kahf Global Expert Globe & Pakar Dermatologi Internasional dr. Hassan Galadari, Group Head of Brand Development PC & Innovation Andrie Kurniarahman, CEO The Goods Dept Anton Wirjono

Peluncuran Kahf DECODE juga menjadi panggung bagi inovasi produk terbaru Kahf. Face Wash Kahf hadir dengan formula yang diperbarui dan teknologi HydroBalance Core, dirancang untuk membersihkan tanpa mengorbankan kelembapan alami kulit pria yang cenderung lebih tebal. Sementara itu, Kahf Serum Niosome memperkenalkan teknologi Niosome, menjadikannya serum pria pertama di Indonesia yang membantu penyerapan bahan aktif secara lebih optimal. Dua produk ini mempertegas arah Kahf: praktis, berbasis riset, dan relevan dengan kebutuhan biologis pria.

Keseriusan Kahf dalam membangun literasi perawatan pria juga tercermin dari kehadiran Kahf Expert Board. Dermatolog internasional dr. Hassan Galadari menilai pendekatan Kahf sebagai langkah segar dalam edukasi men’s skincare: akurat secara ilmiah, namun tetap mudah dipahami. Perspektif serupa disampaikan dr. M. Akbar Wedyadhana dari PERDOSKI Jakarta, yang melihat Kahf DECODE sebagai inisiatif edukatif yang menjawab kebutuhan nyata pria Indonesia, bukan sekadar mengikuti tren global.

Lebih jauh, Kahf memperkuat fondasi ilmiahnya melalui kolaborasi riset dengan Universitas Gadjah Mada lewat ADAM Study. Penelitian ini memetakan kondisi kulit pria secara komprehensif, dari karakter biofisik hingga aspek psikologis dan kebiasaan perawatan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Kahf tidak hanya berbicara tentang penampilan, tetapi juga kualitas hidup.

 

Tatler Asia
Dari kiri ke kanan: dr. M. Akbar Wedyadhana, Ricky Harun, dr. Hassan Galadari, Bryan Domani, Andrie Kurniarahman, Iga Massardi, Anton Wirjono
Above Dari kiri ke kanan: dr. M. Akbar Wedyadhana, Ricky Harun, dr. Hassan Galadari, Bryan Domani, Andrie Kurniarahman, Iga Massardi, Anton Wirjono
Dari kiri ke kanan: dr. M. Akbar Wedyadhana, Ricky Harun, dr. Hassan Galadari, Bryan Domani, Andrie Kurniarahman, Iga Massardi, Anton Wirjono

Seluruh pengalaman Kahf DECODE dihadirkan secara langsung pada 26–30 November di Atrium Pondok Indah Mall 2, lengkap dengan berbagai stasiun interaktif berbasis AI dan sains. Namun esensinya melampaui lokasi dan tanggal. Kahf DECODE menandai pergeseran cara pandang: bahwa merawat diri tidak harus rumit, dan memahami diri bisa dimulai dari data, edukasi, serta pilihan yang tepat.