Conservationist & Regenerative Tourism Advocate
Wayan Wardika memulihkan ekosistem Bali melalui konservasi kunang-kunang, pertanian organik, dan pariwisata regeneratif
Lebih dari 22.000 kunang-kunang telah dilepasliarkan ke habitat alaminya melalui Bring Back the Light, sebuah inisiatif konservasi yang didirikan oleh Wayan Wardika di Desa Taro, Bali. Bagi Wardika, kunang-kunang merupakan indikator biologis yang mencerminkan kesehatan lingkungan, mulai dari kondisi tanah, air, hingga udara, sekaligus menjadi titik awal bagi upaya pemulihan ekosistem yang lebih luas.
Sebagai pelopor pertanian organik dan pariwisata berkelanjutan, ia mendampingi para petani lokal untuk beralih dari penggunaan pestisida kimia ke metode pertanian organik yang menerapkan prinsip ekonomi sirkular. Ia juga mengembangkan pariwisata regeneratif berbasis komunitas yang memberdayakan masyarakat setempat sekaligus mengajak wisatawan terlibat langsung dalam kegiatan konservasi. Dengan menghubungkan pemulihan habitat, mata pencaharian masyarakat, dan nilai-nilai budaya Bali, Wardika menjadikan pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama yang berakar pada komunitas dan kepedulian terhadap generasi mendatang.
Impacted Industries
Sustainability
