Retno Marsudi

Menteri Luar Negeri Indonesia (2014-2024) dan Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air

Tatler Asia

Retno Marsudi menjabat sebagai Menteri Luar Negeri wanita pertama selama satu dekade (2014-2024). Ia telah berkarier sebagai diplomat selama kurang lebih 40 tahun dan memimpin kebijakan luar negeri di masa yang penuh tantangan global

Selama sepuluh tahun menjabat sebagai Menteri Luar Negeri (2014–2024), ia menjadi perempuan pertama yang menempati posisi tersebut dan memimpin kebijakan luar negeri di masa yang penuh tantangan global. Dengan pengalaman lebih dari empat dekade di Kementerian Luar Negeri, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Duta Besar untuk Kerajaan Belanda dan Norwegia, serta Direktur Jenderal Amerika dan Eropa. Retno dikenal karena keteguhannya memperjuangkan perlindungan warga negara di luar negeri, memperkuat posisi Indonesia di forum internasional, dan memajukan diplomasi perdamaian, termasuk ketika dipercaya oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sebagai salah satu juru perdamaian untuk Palestina. Atas komitmennya pada kesetaraan dan kemanusiaan, ia menerima penghargaan Agent of Change dari UN Women dan Partnership Global Forum (PGF) pada 2017.

Sepanjang masa jabatannya, Retno menerima berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri, di antaranya The Ridder Grootkruis in de Orde van Oranje-Nassau dari Belanda (2015), El Sol del Peru dari Pemerintah Peru (2018), serta Malalai Medal of Honor dari Presiden Afghanistan (2020). Dari dalam negeri, ia meraih apresiasi dari Serikat Buruh Migran Indonesia, Elle Style Awards, iNews Indonesia Awards, Perhumas Indonesia, hingga PKPU Human Initiative. Pada November 2024, Retno kembali mencatat bab baru dalam kariernya ketika ditunjuk sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk isu Air, sebuah peran global yang menegaskan kepercayaan dunia terhadap kepemimpinannya.

Impacted Industries


  • Public Service & Law