Sejarawan
Dr. Hilmar Farid turut membentuk lanskap kebudayaan Indonesia melalui kebijakan pelestarian warisan budaya, riset sejarah, dan advokasi budaya selama puluhan tahun
Menjabat sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan Indonesia pada 2015 hingga 2024, Dr. Hilmar Farid memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan nasional di bidang kebudayaan dan mendorong perkembangan sektor kreatif Tanah Air. Meraih gelar doktor (Ph.D.) dari National University of Singapore, ia turut mendirikan Indonesian Social History Institute (ISSI) dan telah membagikan pemikirannya melalui berbagai forum akademis di institusi pendidikan dunia.
Saat ini, Hilmar menjabat sebagai Senior Research Fellow di Georgetown University dan Chairman Jalindonesia. Dalam kiprahnya, ia memadukan kajian sejarah dengan pengalaman di bidang administrasi publik. Melalui puluhan tahun penelitian, pengorganisasian kegiatan budaya, dan kepemimpinan dalam kebijakan publik, ia terus memperjuangkan peran warisan budaya bukan sekadar sebagai catatan masa lalu, melainkan sebagai kekuatan yang hidup untuk mendorong kemajuan sosial dan membentuk masa depan.
Impacted Industries
Education
