Novelis
Memberikan suara kepada komunitas pedesaan Indonesia melalui kisah-kisah yang melampaui batas negara dan generasi
Selama lebih dari lima dekade, Ahmad Tohari telah mengangkat kehidupan masyarakat pedesaan Indonesia melalui karya-karyanya, merekam tradisi budaya, realitas sosial, serta pergulatan hidup manusia yang tak lekang oleh waktu. Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk yang menjadi salah satu karya terkenalnya tidak hanya mengabadikan warisan budaya Banyumas, tetapi juga memperkenalkan kompleksitas kehidupan masyarakat pedesaan Jawa kepada pembaca internasional.
Karya-karyanya telah diterjemahkan ke dalam 10 bahasa dan diterbitkan di 12 negara. Sepanjang perjalanan kariernya, ia juga menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk SEA Write Award pada 1995 serta Lifetime Achievement Award dari SATUPENA dan Denny JA Foundation pada 2024.
Puluhan tahun setelah pertama kali diterbitkan, karya-karya Ahmad Tohari masih terus dibaca, menemukan pembaca baru, dan menjadi bahan perbincangan lintas generasi. Melalui kisah-kisah yang mengangkat kehidupan masyarakat yang kerap luput dari sorotan, Tohari menjadikan pengalaman lokal sebagai bagian penting dari warisan budaya Indonesia sekaligus khazanah sastra dunia.
Impacted Industries
The Arts