Dengan ragam pilihan resor cantik, budaya menarik, dan lanskap yang mendamaikan hati, Swiss tawarkan sejumlah destinasi menawan yang bisa kamu kunjungi
Kenapa Swiss? Tentu kamu bertanya-tanya mengapa negara ini sering jadi tujuan wisata bagi banyak pelancong baik dari dalam maupun Luar Negeri. Tentu jawabannya tak sulit karena Swiss memang punya pemandangan dramatis layaknya lukisan. Sebut saja pegunungan yang rupawan, danau jernih nan biru, hingga deretan kota tua yang manis, tentu membuat siapa saja terpana tanpa kata-kata.
Mengombinasi segala keindahan tersebut, variasi kuliner yang tersedia pun ikut membahagiakan palet rasa karena makanan tradisional Swiss mayoritas dibuat dari bahan-bahan lokal yang segar dan organik. Tak heran jika negara ini begitu dicinta oleh para pengunjungnya apalagi saat dinikmati sambil melihat pemandangan seperti di alam mimpi dan menghirup udara pegunungan yang fresh.
Well, jika kamu belum tahu, cara terbaik untuk mengeksplor kekayaan lanskap Swiss ialah dengan menggunakan kereta! Terdengar klise memang, namun hal ini benar adanya karena kereta Swiss sungguh bergerak seperti arah jarum jam, yaitu mengitari seluruh bagian negara secara amat komprehensif. Begitu efisien karena sistem yang terbangun tak cuma berhenti di kereta yang terus bergerak keliling Swiss tapi juga ada kereta gantung yang memungkinkanmu melihat Swiss dari ketinggian.
That’s why, mengeksplorasi Swiss takkan pernah jadi lebih mudah karena semua sudah tertata dengan baik sesuai dengan kebutuhan wisatawan. Namun, destinasi mana saja yang layak dikunjungi jika kamu baru pertama kali liburan ke Swiss? Berikut 7 diantaranya.
Baca lagi: 6 Exotic Visa-Free Destinations
Grindelwald

Above Padang rumput indah penuh bunga yang menghadap ke gunung. Foto: Dok. Getty
Sebagai salah satu tempat tercantik di Eropa, Grindelwald punya pemandangan dramatis yang bahkan begitu legendaris karena puncak Gunung Eiger yang menjulang tinggi terpampang jelas di atas pedesaan. Indah sekali!
Bahkan di musim liburan, kamu akan ditawarkan sajian lokal dengan spektrum rasa yang beraneka ragam mulai dari kenikmatan anggur putih Fendant du Valais hingga hidangan lain yang menyenangkan untuk disantap. Semua akan kamu temukan di tempat ini. Lalu untuk melihat cantiknya emandangan Grindelwald yang sesungguhnya, kamu bisa berjalan sekitar 300km pada walking trails yang mengedepankan view Bernese Oberland. Tak heran jika destinasi ini sudah jadi tempat liburan masyarakat Eropa sejak abad ke-18 saking cantiknya.
Interlaken

Above Panorama seperti lukisan. Foto: Dok. Getty
Terletak di antara Danau Thun dan Brienz di Bernese Oberland, destinasi ini punya keunggulan paling istimewa yaitu dikelilingi oleh tiga gunung besar Eiger, Mönch, dan Jungfrau. Jadi, pemandangannya tentu jauh dari kesan biasa saja. Tak cuma itu, Interlaken juga punya lebih dari 45 jalur kereta gunung yang mengarah ke trek pendakian padat. Jika kamu ingin naik kereta gantung atau chairlifting, maka kamu bisa memulainya dari Jungfrau Railway ke arah Jungfraujoch yang juga dikenal sebagai “Puncak Eropa” atau justru arahkan perjalanan ke sebuah danau dengan armada kapal penumpang dan lanjutkan menikmati air terjun di Danau Brienz sambil melihat istana dongeng di sekitar Danau Thun.
Baca lagi: 5 kapal pesiar mewah untuk mengarungi lautan
Wengen

Above Mencari ketenangan dan keheningan yang menyenangkan. Foto: Dok. Getty
Jika tujuan utamamu ke Swiss adalah untuk mencari ketenangan dan keheningan, maka desa bebas kendaraan ini ternaung pada sebuah lembah cerah bermentari di bawah kaki Gunung Jungfrau. Bisa diakses dari jalur kereta Wengernalp (an old-world nostalgia) sambil menikmati pemandangan hotel-hotel dan penginapan époque, liburanmu ke tempat ini tentu harus disempurnakan dengan berjalan kaki sambil menikmati rute panoramik antara Wengen dan Klein Scheidegg berlatarkan gunung Eiger, Mönch, dan juga Jungfrau.
Lucerne

Above Banyak tempat menarik untuk disinggahi di Swiss. Foto: Dok. Getty
Sudah bosan dengan pemandangan gunung dan danau, kamu bisa arahkan tujuan ke Lucerne di mana pemandangan rumah-rumah tepi laut berhiaskan jembatan kayu peninggalan abad pertengahan bisa kamu lihat di sini. Memadukan vibe antara hiruk-pikuk kota dan keindahan alam yang menawan, kota bebas kendaraan ini dipenuhi pula dengan gereja tua yang indah dan alun-alun yang manis. Meski demikian, modernitas juga terlihat di sini di mana kota ini mendapat reputasi baik untuk inovasi desain Pusat Kebudayaan dan Konvensi tepi danau yang futuristik rancangan arsitek asal Prancis, Jean Novel, yang juga merancang Louvre Abu Dhabi.
Montreux

Above Danau nan cantik. Foto: Dok. Getty
Kota ini dikenal sebagai tempatnya festival jazz dan ragam konser yang dilaksanakan pada taman-taman dan panggung di sekitar resor. Namun meski demikian, Montreaux merupakan kota yang tak melulu tentang musik tapi juga tentang berhektar-hektar kebun anggur yang banyak tumbuh di pinggir danau. Jadi kamu bisa menikmati kota ini sambil menikmati iklim yang sejuk dan menghirup aroma pohon pinus, cemara, palem, dan berbagai tanaman Mediterania lainnya.
Baca lagi: Nyalakan kembali semangat bertualangmu dengan koleksi Tumi terbaru
Zermatt

Above Refleksi Gunung Matterhorn yang 'surgawi'. Foto: Dok. Getty
Memiliki gunung yang paling terkenal di dunia yaitu Matterhorn, Zermatt punya banyak chalet kayu cantik yang sudah ada sejak abad ke-16. Jalan menuju kota ini pun indah karena berliku-liku dan dipenuhi dengan padang rumput berbunga. Persis seperti ‘surga’, destinasi yang dikelilingi gunung ini juga punya akses ke Matterhorn Glacier Paradise dengan menggunakan kereta gantung dan juga kereta gunung. Ketika sampai, kamu akan menemukan lebih dari 150 restoran yang menyenangkan untuk disinggahi.
Gstaad

Above Banyak dikitari oleh gereja tua yang mengagumkan. Foto: Dok. Getty
Pemandangan gunung yang menakjubkan dan pesona tradisional Swiss hanyalah dua alasan mengapa pengunjung berkali-kali kembali ke resor Gstaad yang indah. Jadi, ada lebih dari 300 km jalan setapak untuk dijelajahi, jalur sepeda gunung, dan rute backpacking cantik yang paling baik dinikmati dengan beberapa perhentian di beberapa titik untuk piknik sambil menikmati fondue yang dapat kamu ambil dari sebuah perusahaan susu lokal.
Baca lagi:
Wajib Kunjungi 5 Resort dan Spa Terbaik di Dunia
Unique Theme Parks in the World
The Suite Spot: Inside a Luxurious Balinese Resort That Is the Epitome of Conscious Living




