Cover ‘Jumbo’ jadi film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa (Foto: Instagram / jumbofilm_id)

Hanya dalam 14 hari penayangan, film ‘Jumbo’ menembus angka 3 juta penonton dan menjadi animasi terlaris sepanjang masa

Film Jumbo resmi mencatat sejarah baru dalam industri perfilman Indonesia. Hanya dalam 14 hari penayangan, film animasi ini berhasil menembus angka 3 juta penonton hingga membuatnya menjadi film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa dan mengalahkan Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir. Selain mencetak rekor dan banyak mendapat apresiasi positif, film Jumbo juga akan tayang di 17 negara. Hasil karya animasi tersebut dibuat oleh ratusan kreator Indonesia. Di balik kesuksesan ini, ternyata ada sederet fakta menarik yang menunjukkan betapa istimewanya Jumbo. Berikut lima fakta menarik di antaranya.

Baca: Coachella 2025: Jennie, Lisa, dan artis Asia lainnya tampil memukau dengan gaya fashion yang berani

Diproduksi oleh 420 kreator Indonesia

Salah satu kebanggaan terbesar dari film Jumbo yang diproduksi oleh Visinema Studios adalah seluruh proses produksinya melibatkan 420 kreator lokal. Dari penulis naskah, animator, pengisi suara, hingga tim pascaproduksi, semuanya merupakan talenta Indonesia. Ini menjadi bukti bahwa kreativitas anak bangsa mampu bersaing secara global, bahkan di industri animasi yang selama ini didominasi oleh studio-studio besar bertaraf internasional.

Waktu pembuatan hingga 5 tahun

Produksi film Jumbo bukan proses yang singkat. Film ini mulai dikerjakan sejak masa pandemi COVID-19, yaitu pada April 2020. Dengan segala keterbatasan saat itu, seperti bekerja jarak jauh, tantangan teknis, hingga menjaga semangat tim di tengah krisis, Jumbo berhasil rampung setelah lima tahun. Proses panjang ini akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa dan layak diapresiasi.

Sutradara Ryan Adriandhy dan doa di tanah suci

Sang sutradara, Ryan Adriandhy, membagikan momen menyentuh saat ia menuliskan daftar doa khusus untuk film Jumbo ketika sedang beribadah di Mekkah. Dalam unggahan media sosialnya, Ryan menunjukkan secarik kertas berisi daftar harapan untuk film yang telah ia perjuangkan bersama tim selama bertahun-tahun. Ia harus berbangga, karena debut penyutradaraannya direspons hangat oleh penonton di Indonesia.

Mengalahkan ‘Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir’

Pencapaian luar biasa lainnya adalah keberhasilan Jumbo sebagai film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa. Dengan capaian 3 juta penonton hanya dalam waktu dua minggu, Jumbo menjadi fenomena tersendiri di bioskop tanah air. Jumlah penonton tersebut jauh melampaui Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017) yang mendapat 642.312 penonton selama penayangannya di bioskop. Tidak hanya sukses secara angka, film ini juga mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Siap tayang di 17 negara

Kesuksesan di dalam negeri membuka jalan bagi Jumbo untuk menembus pasar internasional. Film ini dijadwalkan tayang di 17 negara, menjadikannya salah satu film animasi Indonesia dengan distribusi global terluas. Beberapa negara tersebut di antaranya Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Rusia, Ukraina, dan negara lainnya yang akan diumumkan nanti secara resmi oleh pihak produksi film Jumbo. Ini bukan hanya kemenangan bagi tim produksi, tetapi juga langkah besar untuk mengenalkan kualitas karya Indonesia pada dunia.

Topics