Kolaborasi merek BTS di tahun 2026 mengungkapkan bagaimana para anggota BTS membentuk dunia mode, teknologi, dan kecantikan global.
Kesepakatan brand yang melibatkan anggota BTS tetap menjadi topik pembicaraan yang konstan di tahun 2026, bahkan ketika aktivitas kolektif grup tersebut bergeser fokus. Jauh dari dorongan yang hiruk pikuk dan didorong oleh fandom di awal tahun 2020-an, kolaborasi merek BTS saat ini lebih terlihat seperti kalibrasi ulang yang tenang namun disengaja, dengan setiap anggota menempati posisi yang berbeda di bidang mode, teknologi, barang mewah, dan gaya hidup. Anggota BTS tidak lagi hanya menjadi "wajah selebriti" untuk kampanye; mereka semakin sering muncul sebagai avatar gaya, duta produk, dan bahkan kolaborator kreatif, terutama di ruang yang berdekatan dengan mode. Tahun ini, perpecahan itu menjadi lebih jelas: beberapa anggota BTS condong ke kode catwalk kelas atas, sementara yang lain merasa nyaman di bidang kecantikan, teknologi, atau penceritaan merek konsumen sehari-hari. Bagi audiens yang terbiasa melihat anggota BTS secara massal, kemitraan individu ini sekarang menawarkan pemahaman yang lebih rinci tentang bagaimana masing-masing memposisikan diri mereka di pasar global.
Baca selengkapnya: Advokasi kesehatan mental Suga: semua tentang Mind Program dan Min Yoongi Center
RM: seni dan kemewahan
Pada tahun 2026, RM terus berada di persimpangan antara high fashion dan branding berbasis seni, dengan Bottega Veneta dan Art TV Samsung termasuk di antara kemitraan yang menarik perhatian. Kolaborasi merek BTS ini memposisikannya sebagai figur kurator, berkolaborasi dengan label yang menekankan keahlian dan kemewahan yang bersahaja daripada logo yang mencolok. Para anggota BTS sering diminta untuk menjual aspirasi gaya hidup atas nama merek, dan dalam kasus RM, hal itu terwujud dalam nada yang lebih intelektual dan dekat dengan galeri. Kolaborasinya tahun ini juga menyoroti bagaimana anggota BTS dapat menjembatani budaya pop Korea dan lembaga desain internasional, sebuah sudut pandang yang banyak digarap oleh brand global.
Suga: teknologi dan audio
Kolaborasi merek BTS Suga di tahun 2026 berfokus pada bidang teknologi dan audio, terutama sebagai duta resmi untuk earbud Galaxy Buds4 Pro dari Samsung. Kemitraan ini memperluas hubungan yang sudah ada dengan merek tersebut, setelah sebelumnya menggarap ulang nada dering "Over The Horizon" milik Samsung, dan kini memposisikan Suga sebagai suara untuk suara premium dan gaya hidup yang berpusat pada perangkat seluler. Para anggota BTS sering digunakan untuk menandakan "keberlangsungan yang keren" untuk elektronik konsumen, dan keterkaitan Suga dengan lini Buds sesuai dengan pola tersebut. Kesepakatannya tahun ini juga menunjukkan bahwa anggota BTS dapat melampaui hype peluncuran produk sementara dan masuk ke peran ekosistem jangka panjang, terutama di pasar di mana teknologi audio dan gaya hidup seluler saling tumpang tindih.
Jangan lewatkan: 'Arirang' oleh BTS: apa yang diungkapkan produser dan penulis lagu tentang suara lagu tersebut
J-Hope: mode dan olahraga
J-Hope tetap sangat terikat dengan tren fashion sambil juga bermain-main dengan energi pakaian olahraga di tahun 2026, muncul dalam kolaborasi sepatu kets yang akan segera diluncurkan dengan Louis Vuitton. Sepatu kets BUTTERSOFT berbahan suede merah muda, yang dirancang bersama Pharrell, menonjolkan citra dirinya yang berpusat pada performa dan perannya sebagai duta merek dengan rumah mode Prancis tersebut. Rumor tentang potensi peran sebagai duta global Nike di akhir tahun telah menambah spekulasi tentang bagaimana anggota BTS didekati oleh raksasa pakaian olahraga. Kolaborasi merek BTS ini menggarisbawahi bagaimana gaya J-Hope diterjemahkan ke dalam produk nyata, bukan hanya citra kampanye.
V: mode dan gaya hidup
Kolaborasi merek BTS V di tahun 2026 mencerminkan spektrum penuh mode dan gaya hidup kelas atas, mulai dari Celine dan Cartier hingga Snow Peak Apparel dan Compose Coffee. Sebagai duta global untuk Celine, ia terus memberikan sentuhan elegan kelas runway pada peragaan busana dan kampanye iklan, sementara kemitraan gaya hidup membawa citranya ke konteks yang lebih kasual dan sehari-hari. Para anggota BTS sering digambarkan sebagai ikon gaya, dan daftar kesepakatan V saat ini sangat bergantung pada interpretasi tersebut, menggabungkan penempatan produk mewah dengan merek yang lebih mudah diakses dan berorientasi pada konsumen. Kolaborasi merek BTS ini juga menunjukkan bagaimana satu anggota dapat secara bersamaan menempati ruang yang berdekatan dengan mode haute couture dan kategori produk sehari-hari yang lebih biasa.
Jimin: kecantikan dan mode
Kolaborasi merek BTS Jimin di tahun 2026 didominasi oleh kemitraan yang berfokus pada kecantikan dan mode, termasuk kerja sama dengan Dior Beauty dan lini perawatan kulit Korea, Lador. Kerja samanya dengan merek-merek ini menekankan estetika glamor lembut yang berfokus pada kulit, yang selaras dengan citra publik dan visualnya di layar. Para anggota BTS sering digunakan untuk memperluas jangkauan demografis lini kecantikan, dan dalam kasus Jimin, hal itu terlihat dalam kampanye yang menonjolkan citra close-up dan tekstur. Kolaborasi merek BTS ini juga menunjukkan bagaimana merek kecantikan Korea semakin memilih masing-masing anggota sebagai wajah yang berbeda, daripada mengandalkan grup sebagai satu kesatuan.
Jin: fashion dan makanan mewah
Jin tetap sering hadir di pekan mode besar dan mempertahankan sejumlah kemitraan kelas atas dan gaya hidup pada tahun 2026, termasuk Gucci dan Fred Jewelry. Selain itu, ia juga terkait dengan merek-merek di sektor kecantikan, makanan, dan perjalanan, seperti Laneige, Visit Seoul, dan Ottogi Jin Ramen, yang menggunakan namanya sebagai daya tarik. Anggota BTS sering digunakan untuk mengesahkan faktor "keren" suatu merek, tetapi perpaduan kesepakatan Jin lebih condong ke arah keahlian tradisional dan penceritaan gaya pariwisata. Merek minuman kerasnya sendiri, IGIN, juga terjual habis saat peluncuran, menandakan bagaimana anggota BTS sekarang dapat meluncurkan lini produk mereka sendiri yang berjalan bersamaan atau berdampingan dengan pekerjaan endorsement mereka.
Jungkook: jam tangan dan fashion
Kolaborasi merek BTS dengan Jungkook pada tahun 2026 ditandai dengan penunjukannya sebagai duta global untuk produsen jam tangan Swiss, Hublot. Kemitraan ini memposisikannya sebagai figur utama untuk jam tangan presisi dan menghubungkan citra musisi tersebut dengan narasi inovasi dan keahlian merek. Para anggota BTS seringkali dianggap sebagai simbol status untuk merek-merek yang berorientasi pada kaum muda, tetapi dalam hal ini Jungkook digunakan untuk menghubungkan Hublot dengan audiens yang lebih muda dan lebih berpusat pada budaya pop. Kolaborasi merek BTS ini juga menggambarkan bagaimana merek-merek mewah semakin nyaman menunjuk anggota individu sebagai wajah global, daripada hanya memperlakukan BTS sebagai sebuah kelompok.
This story was originally written in English by Chonx Tibajia.
Artikel ini awalnya ditulis dalam bahasa Inggris oleh Chonx Tibajia dan diterbitkan pada 24 Maret 2026. Read the original story here.




