What we should know about Elon Musk’s latest satellite launch

Foto: Dok. NASAspaceflight.com
Nama Elon Musk kembali mencuat di lini masa karena Twitter dan peluncuran satelit SpaceX yang dilakukan perusahaan tersebut minggu lalu (27/10). Satelit bernama “Starlink Group 4-31” ini diluncurkan SpaceX Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base, California didampingi 53 unit satelit Starlink lainnya. DIlansir dari situs berita resmi NASA – NASAspaceflight.com, “Starlink Group 4-31” ini membawa beragam misi operasional.
Menjadi trending topic di seluruh dunia, terutama Amerika Serikat, peluncuran “Starlink Group 4-31” ditunggu publik karena kecanggihannya dalam menanggulangi bencana alam dan pertahanan Negara. Dengan perbaikan teknologi di berbagai hal seperti inter-satellite communication links dan tambahan daya, berikut sederet fakta menarik mengenai satelit “Starlink Group 4-31” milik Elon Musk.
1/4 Berawal dari layanan internet

Foto: Dok. universetoday.com
Siapa sangka, proyek satelit Starlink berawal dari sebuah proyek percepatan penyebaran servis internet. Pemerintah Amerika Serikat memberikan kucuran dana sebesar 885,5 Juta US Dollar untuk mendirikan sebuah perusahaan satelit bernama Starlink yang bertujuan untuk membantu percepatan penyebaran internet di daerah terpencil. Berbeda dengan servis internet yang menggunakan kabel, Starlink menggunakan low-orbit satellites dalam pengoperasiannya.
2/4 Mampu menanggulangi bencana alam

Foto: Dok. cnet.com
Sebagai salah satu satelit tercanggih yang ada di dunia, “Starlink Group 4-31” berbasis sistem Starlink yang terbukti canggih menanggulangi bencana alam dan human-made disasters. Hal ini terbukti saat bencana alam Hurricane Ian di Florida Selatan, Amerika Serikat serta perang yang pecah di Ukraina. Salah satu bentuk bantuan nyata yang dilakukan satelit Starlink adalah memberi high-speed internet tanpa kabel dan gelombang radio yang memudahkan pencarian korban serta bantuan logistik.
3/4 Turut membantu pertahanan Negara

Foto: Dok. northcom.mil
Selain menanggulangi bencana alam, satelit berjenis Starlink keluaran SpaceX ini juga turut berperan dalam pertahanan Negara. Hal ini terlihat saat Elon meminta kepada Kementerian Pertahanan Amerika Serikat dan Pentagon untuk membiayai pengembangan satelit Starlink untuk pertahanan Negara. Salah satu misi yang dibawa sang pengusaha adalah membantu Ukraina berperang melawan Rusia. Seperti yang telah diketahui, satelit ini berhasil memberikan akses internet gratis kepada para korban perang di Ukraina.
4/4 Perbaikan di berbagai area

Foto: Dok. chron.com
Sebagai satelit terbaru yang diluncurkan SpaceX, “Starlink Group 4-31” telah melalui proses improvisasi di berbagai sektor. Perbaikan di area inter-satellite communication links, tambahan daya dan cakupan bandwidth yang luas menjadikan satelit ini yang tercanggih di seri Starlink. Selain perbaikan beberapa area, satelit v1.0 yang digunakan “Starlink Group 4-31” menggunakan sun shield yang mampu mengurangi brightness level satelit ini saat diluncurkan ke luar angkasa.




