Intip berbagai hunian pribadi yang ditinggali atau dirancang oleh figur legendaris di dunia kreatif

A Gilded Age, Tiffany-Designed Mansion

08141011-w32-ma3594-ayermansion-6r_cover_1000x1500.jpg

Foto: Dok. Tatler Asia

Digambarkan sebagai satu-satunya rumah yang dirancang oleh Tiffany di dunia, mansion lima lantai di Boston ini, yang dipasarkan dengan harga US$17 juta pada bulan Mei lalu, memiliki masa lalu yang menarik.

Bangunan yang telah selesai pada tahun 1902—dan menjadi Landmark Bersejarah Nasional AS sejak tahun 2005—dirancang oleh Louis Comfort Tiffany, seorang seniman terkenal abad ke-20 yang juga merupakan putra dari Charles Tiffany—pendiri brand perhiasan mewah Tiffany & Co. Bangunan tersebut kemudian dikenal sebagai Ayer Mansion setelah kolektor seni dan pebisnis Amerika Frederick Ayer diketahui merupakan sosok dibalik pembangunan bangunan mewah tersebut. 

 

SnapCrab_NoName_2022-7-11_12-50-40_No-00.png

Foto: Dok. Tatler Asia

Menampilkan enam kamar tidur dan 13 kamar mandi di dalam ruangan interior yang memiliki luas 15.000 kaki persegi, mansion ini juga turut menampilkan sejumlah detail dan desain unik yang telah dipertahankan selama bertahun-tahun. Ubin mosaik di bagian luar—karya Tiffany—adalah fitur yang menonjol, sama halnya dengan stained glass window, desain lampu yang dipersonalisasi, dan tangga oval yang indah.

SnapCrab_NoName_2022-7-11_12-52-54_No-00.png

Foto: Dok. Tatler Asia

Dalam foto  rendering yang dirilis oleh agen listing properti bernama LandVest, mereka menunjukkan bagaimana tampilan rumah setelah perombakan. Seorang seniman terkenal, Tiffany dikenal karena koleksi stained glass-nya. Dua lampu kaca aslinya masing-masing telah terjual lebih dari US$3 juta di lelang dalam beberapa tahun terakhir.

Karl Lagerfeld’s French Riviera Escape

08140743-03outdoor-areas_cover_1500x1031.jpg

Foto: Dok. Tatler Asia

Almarhum yang berjasa dalam dunia mode, Karl Lagerfeld, yang merupakan direktur kreatif Chanel dari 1983 hingga kematiannya pada tahun 2019, menghabiskan musim panas di Villa la Vigie yang mewah di Monaco.

Vila bergaya Belle Époque, yang awalnya dibangun pada tahun 1902 dan dilaporkan dibeli dan direnovasi oleh Lagerfeld pada tahun 1988, sekarang tersedia untuk disewa melalui Edge Retreats. Harga sewa mulai dari US$17.388 per malam, dan biayanya mencapai US$52.165 per malam saat high season.

Jacuzzi, taman yang terawat, dan ruang biliar hanyalah sebagian dari beberapa fasilitas di dalam vila enam kamar tidur, empat kamar mandi, yang memiliki ruang interior 6.458 kaki persegi dan teras berukuran tambahan 2.551 kaki persegi.

Bangunan yang terletak dekat pelabuhan tersebut menawarkan pemandangan Laut Mediterania yang indah. Tidak hanya itu, bangunan mewah tersebut juga bersebelahan dengan Monte Carlo Beach Club. 

Gianni Versace’s Manhattan Townhouse

08162239-1_cover_1000x1500.jpg

Foto: Dok. Tatler Asia

Deretan kompleks kecil yang berisi rumah-rumah yang dibangun secara berderet di Kota New York ini, yang dipasarkan dengan harga US$70 juta awal tahun ini, menampilkan interior yang dirancang oleh mendiang perancang busana Italia Gianni Versace yang mengakuisisi properti tersebut pada tahun 1995.

Ketika dibangun pada tahun 1950, mansion ini menawarkan ruang interior seluas 14.175 kaki persegi dan memiliki tujuh kamar tidur dan sepuluh kamar mandi yang tersebar di enam lantai. Terlihat juga sebuah taman berukuran tambahan 3.025 kaki persegi di dalamnya.

08162241-9_cover_1500x999.jpg

Foto: Dok. Tatler Asia

Estetika avant-garde yang berani terlihat dalam seluruh sudut rumah karya mendiang desainer ini. Hal ini juga termasuk dengan dinding kanvas yang dilukis dengan tangan yang mengambil inspirasi dari bangsawan neoklasik Inggris, serta langit-langit yang memberi penghormatan kepada kubah Kapel Sistina.

Rumah besar itu dan sentuhan Versace-nya telah diperbaiki dengan cermat oleh pemiliknya saat ini, menurut Sotheby's International Realty yang mencantumkan properti tersebut.

Pierre Cardin’s Eclectic Palace

08164102-palais-bulles-2021-zazzo-9241-11_cover_1490x1500.jpg

Foto: Dok. Tatler Asia

Le Palais Bulles, atau Bubble Palace, dulunya milik mendiang desainer Italia Prancis Pierre Cardin. Terletak di perbukitan Théoule-sur-Mer dekat Cannes, Prancis, bangunan yang menghadap ke laut ini menonjol karena tampilannya yang retro-futuristik dari bentuknya yang menyerupai bola merah muda—sebuah mahakarya dari arsitek Antti Lovag.

Berukuran sekitar 13.000 kaki persegi, bangunan megah ini memiliki sepuluh kamar tidur, 11 kamar mandi, serta auditorium outdoor pribadi, lounge, kolam renang, dan taman. Rumah tersebut tersedia untuk disewa untuk berbagai acara. Mulai dari pertunjukan hingga catwalk show menurut situs resminya.

Don’t Miss: A Home Neighbouring Yves Saint Laurent’s Famous Gardens

08164837-dsc01203_cover_1500x1125.jpg

Vila ini berdiri bersebelahan dengan Taman Majorelle yang terkenal di Marrakech, Maroko, dan dipasarkan pada bulan Mei dengan harga yang disesuaikan dengan permintaan.

Dibangun pada tahun 1960, properti ini—dicat dengan apa yang dikenal sebagai “Majorelle Blue”, warna yang terlihat di banyak bagian taman tetangganya—acapkali salah dilaporkan sebagai salah satu properti yang pernah ditinggali oleh mendiang desainer Prancis legendaris Yves Saint Laurent. 

Untuk lebih jelasnya, properti ini tidak pernah memiliki hubungan dengan Saint Laurent, yang memiliki Taman Majorelle. Karena lokasinya yang berdekatan dengan taman, rumah tersebut  sekarang menjadi daya tarik yang besar untuk umum—menawarkan kemungkinan untuk mengoperasikan "bisnis bernilai tinggi" menurut Moroko Sotheby's International Realty.

Vila ini memiliki enam kamar tidur dan tujuh kamar mandi dengan luas interior 6.996 kaki persegi, di atas tanah seluas 0,37 hektar. Interiornya menampilkan ubin tradisional Maroko dan batu paving terakota, teras yang menghadirkan konsep al fresco dining, dan kolam renang pribadi yang dikelilingi oleh hehijauan yang indah.